<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Majari Magazine &#187; students</title>
	<atom:link href="http://majarimagazine.com/tag/students/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://majarimagazine.com</link>
	<description>No.1 Magazine and Forum for Indonesian Chemical Engineering Students. Articles about chemical process technology, fuel utilization, global issues, environmental issues, safety and health, university profile, scholarships, comic, and video.</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Aug 2010 04:50:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Zero Energy Building</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2009/06/zero-energy-building/</link>
		<comments>http://majarimagazine.com/2009/06/zero-energy-building/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 02:04:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Inra Sumahamijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[energy]]></category>
		<category><![CDATA[global]]></category>
		<category><![CDATA[global warming]]></category>
		<category><![CDATA[press release]]></category>
		<category><![CDATA[students]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/?p=1877</guid>
		<description><![CDATA[SD Jean-Louis di Perancis, sekolah ini adalah sekolah pertama yang mampu memproduksi energi dengan jumlah yang sama dengan energi yang sekolah tersebut konsumsi. Dengan kata lain, sebuah sekolah "Zero Energy", dimana para siswanya juga dididik betapa pentingnya melindungi planet kita ini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1878" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a rel="attachment wp-att-1878" href="http://majarimagazine.com/2009/06/zero-energy-building/zerocarbonschool-majarimagazine/"><img class="size-thumbnail wp-image-1878" src="http://majarimagazine.com/wp-content/uploads/2009/06/zerocarbonschool-majarimagazine-150x150.jpg" alt="Zero Carbon School" width="150" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">Jean-Louis Elementary- Zero Carbon School</p></div>
<p>Sebuah bangunan yang berbeda dari biasanya, mungkin itu kesan pertama bagi orang yang melihat sekolah SD <em>Jean-Louis</em> di Perancis. Sekolah ini adalah sekolah pertama yang mampu memproduksi energi dengan jumlah yang sama dengan energi yang sekolah tersebut konsumsi. Dengan kata lain, sebuah sekolah &#8220;<em>Zero Energy</em>&#8220;, dimana para siswanya juga dididik betapa pentingnya melindungi planet kita ini.</p>
<h3>Back-to-school tahun 2007</h3>
<p>Konstruksi dimulai pada tahun 2005, sekolah yang mendapatkan penghargaan pemenang pertama pada kategori &#8220;<em>Enviromental Quality of Construction</em>&#8221;  pada acara tahunan Enviromental Awards ke 10 Perancis tahun 2006, memakan biaya total 7 milyar Euro. Hasilnya, bangunan bertingkat 2 dengan 5 ruang kelas TK dan 7 ruang kelas SD dibuka tepat waktu sebelum tahun ajaran 2007-2008. Didalam sekolah yang memiliki luas fasilitas 3000 meter persegi, terdapat taman bermain seluas 800 meter persegi dan lahan untuk menanam berbagai sayuran dan buah. Sekolah ini juga mendapatkan penghargaan pertama pada kategori &#8220;<em>Enviromental Policy &#8211; Clean Energy</em>&#8221; pada acara Oxygen Awards bulan November 2006.</p>
<h3>Inovasi ide pembuatan bangunan</h3>
<p>Konsep utama dibalik pembuatan sekolah ini adalah untuk menciptakan bangunan yang dapat memproduksi energi sebanyak atau mungkin lebih dari energi yang dibutuhkan oleh sekolah tersebut selama beroperasi.  Sekolah ini didesain agar menghadap matahari pada saat musim dingin, untuk mendapatkan panas yang cukup sebagai pengganti penghangat ruangan. Untuk  mengurangi penggunaan lampu penerangan, lorong dan ruang kelasdi lantai atas dilengkapi dengan dinding dan lantai kaca, dan sekolah tersebut juga menggunakan banyak jendela besar untuk memaksimalkan penggunaan cahaya penerangan alam. Sebagai tambahan, sebanyak 650 meter persegi panel surya digunakan pada atap dan gerbang sekolah tersebut.</p>
<p>Walaupun demikian, lokasi yang berada pada pinggiran kota paris membuat sekolah ini tidak dapat bergantung sepenuhnya pada radiasi matahari dimusim dingin. Maka dari itu,digunakan double  flux system yang menakjubkan untuk mengembalikan panas dari udara sekitar, sebelum panas tersebut lolos keluar. <em>Space heating</em>, digunakan dengan cara mengekstrak aliran air tanah pada kedalaman 70 meter dibawah sekolah tersebut.</p>
<p>Tentu saja, disini air-lah yang memainkan peranan penting. Sekolah ini memiliki tanah permeable yang melapisi, sehingga aliran air tanah akan terisi kembali setiap kali hujan. Bagian atas dari bangunan sekolah ditutupi dengan tumbuh-tumbuhan, didesain untuk mengisolasi bangunan dan memperlambat penguapan air hujan. Setelah di <em>recovery</em>, sebagian air digunakan untuk berkebun. Pada akhirnya, tiga perempat dari air panas digunakan untuk kamar mandi dan toilet, dengan pemanas yang berasal dari 30 meter persegi panel surya di atap gedung.</p>
<h3>Siswa yang <em>Eco-educated</em></h3>
<p>Sekolah ini tidak hanya bergantung pada teknologinya dalam mengimbangi kebutuhan enegi. Konsumsi energi juga bergantung pada kebiasaan penghuni sekolah. Untuk menghindari penggunaan kendaraan bermotor di sekitar sekolah, sebuah &#8220;<em>walking bus</em>&#8221; diletakkan disuatu tempat untuk semua siswa  yang berangkat kesekolah jalan kaki. Diperpustakaan, sebuah layar TV plasma enampilkan secara real-time konsumsi elektrik dan produksi elektrik dari gedung sekolah ini, sehingga siswa mampu mengontrol &#8220;energi behaviour&#8221; mereka oleh mereka sendiri.</p>
<p>Sedikit konsumsi, hasilkan lebih &#8211; Sebuah tantangan untuk seluruh kota<br />
Sekolah ini mengkonsumsi setengah dari energi yang diperlukan oleh bangunan tradisional, tapi ini hanya sebagian kecil dari program besar yang dicanangkan dikota Limeil-Brévannes. Sebenarnya, program utamanya adalah dalam lima tahun untuk membangun distrik baru, &#8220;<em>Quartier des Temps Durables</em>&#8221; (&#8220;<em>The Sustainable Time Zone</em>&#8220;). Dengan lokasi di bekas lahan kosong industri, area tersebut akan mengutamakan pengembangan ketahanan dan standar ecological.</p>
<p>Sebuah contoh yang baik untuk diterapkan.</p>
<blockquote><p>Sumber:<br />
Disadur dari <a href="http://www.planete-energies.com" target="_blank">planete-energies.com</a></p></blockquote>
<img src="http://majarimagazine.com/?ak_action=api_record_view&id=1877&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majarimagazine.com/2009/06/zero-energy-building/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Optimasi dalam Automatisasi</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2009/05/optimasi-dalam-automatisasi/</link>
		<comments>http://majarimagazine.com/2009/05/optimasi-dalam-automatisasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 May 2009 08:51:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Devy Nandya Utami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[consultant]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[process design]]></category>
		<category><![CDATA[products]]></category>
		<category><![CDATA[students]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/?p=1780</guid>
		<description><![CDATA[Industri di tahun 1990-an sampai sekarang mengalami kemajuan pesat seiring dengan teknologi yang terus menemukan celah-celah baru dalam pengembangannya. Mekanisasi dan automatisasi semakin menggeser peran manusia dalam pengerjaan proses industri.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1782" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://media.thyssenkrupp.com/images/173/KU_01.jpg"><img class="size-medium wp-image-1782" src="http://majarimagazine.com/wp-content/uploads/2009/05/plant-300x189.jpg" alt="Plant dengan penerapan aset-aset terintegrasi dan diversifikasi produk" width="300" height="189" /></a><p class="wp-caption-text">Plant dengan penerapan aset-aset terintegrasi dan diversifikasi produk</p></div>
<p>Industri di tahun 1990-an sampai sekarang mengalami kemajuan pesat seiring dengan teknologi yang terus menemukan celah-celah baru dalam pengembangannya. Cara-cara tradisional yang menggunakan tenaga manusia sudah semakin ditinggalkan, bahkan bagi beberapa jenis industri rumah tangga. Mekanisasi dan automatisasi semakin menggeser peran manusia dalam pengerjaan proses industri. Efek dari hal ini lebih terasa lagi dalam pabrik skala besar. Para operator <em>plant</em> mengalami tantangan besar karena peningkatan automatisasi, meningkatnya diversifikasi struktur produk, dan kecenderungan integrasi aset-aset industri.</p>
<p>Seiring dengan peningkatan kompleksitas <em>plant, </em>meningkat pula kebutuhan akan prosedur produksi dan perawatan yang lebih terorganisir dan efisien. Strategi modern yang dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi aset sambil meningkatkan ketersediaan, kehandalan, dan keamanan adalah sebuah keharusan. Manajemen Kinerja Aset (Asset Performance Management) yang efisien dapat membantu untuk memenuhi kebutuhan ini, memastikan peningkatan proses bisnis dan memberikan kontribusi penting untuk meningkatkan nilai proses.</p>
<p><em>Asset Performance Management</em> merupakan metode holistik untuk optimasi teknologi dan organisasi proses tertentu. Tujuannya adalah untuk mencegah <em>downtime</em> dan kerugian, yang berujung pada perolehan produksi yang terukur dan berkelanjutan. Seperti juga pencapaian aset utilitas yang paling efektif, fokus utama adalah pada rasio biaya/keuntungan yang seimbang.</p>
<h3><strong>Overall Equipment Efficiency (OEE)</strong></h3>
<p>Langkah pertama dalam mengidentifikasi potensi peningkatan adalah menganalisis situasi saat ini. Apa aset atau komponen yang paling penting? Hubungan teknis apa yang ada? Di mana &#8216;<em>bottle neck</em>&#8216; terjadi dalam proses produksi, di mana kelemahan dalam teknis dan prosedur organisasi? Pada tahap mana berulang kali timbul masalah yang membuat sisa proses lebih sulit dan berpengaruh negetif terhadap aset kinerja? Semua pertanyaan-pertanyaan ini harus terlebih dahulu dijawab oleh pakar dalam optimasi pemeliharaan. Begitu pula analisis mendatail dari semua proses yang terjadi pada <em>plant, </em>kunci indikator spesifik dapat digunakan untuk mengevaluasi situasi saat ini.</p>
<p>Indikator yang paling penting untuk menilai profitabilitas perusahaan adalah <em>Overall Equipent Efficiency </em>(OEE). Metrik ini memberikan informasi mengenai output dari mesin sebenarnya dibandingkan output yang diinginkan. Meskipun perencana produksi mendasarkan perencanaan jadwal produksi pada jumlah unit maksimum, pada kenyataannya, hal-hal di luar dugaan terjadi lagi dan lagi, tidak bisa diantisipasi pada tahap perencanaan. Misalnya, dalam kasus <em>bottling plant</em>, jenis botol tertentu dapat menyebabkan keterlambatan pada <em>conveyor belt </em>karena satu <em>gripper </em>botol mengganggu transportasi karena sedikit perbedaan dalam bukaan botol. Pada saat perencanaan, tidak akan pernah diduga bahwa jenis kontainer ini akan menimbulkan masalah. Kini, anggota staf yang bertanggung jawab menentukan apakah <em>gripper </em>harus diganti atau apakah jenis kontainer yang berbeda harus digunakan.</p>
<p>Seperti halnya kinerja keseluruhan mesin (<em>overall performance of a machine</em>), OEE dapat digunakan untuk menentukan efektivitas dari lini produk atau <em>plant</em> selengkapnya. Dalam menilai suatu <em>plant</em>, indeks OEE terdiri dari metrik pada kerugian selama plant <em>downtime</em>, <em>changeover</em>, dan prosedur <em>setup</em> (ketersediaan), metrik pada kerugian selama <em>deviance</em> dari jadwal yang direncanakan, <em>downtime</em> yang lebih kecil dan waktu <em>idle </em>(tingkat kinerja), dan metrik pada waktu yang hilang akibat kerusakan komponen dan pemeliharaan (kualitas).</p>
<p>Setelah penyebab kerugian dari aspek teknis telah diidentifikasi, langkah berikutnya adalah untuk lebih memahami prosedur organisasi untuk menemukan potensi optimisasi yang tersembunyi. Dalam semua kasus, pada tahap ini berkonsultasi spesialis eksternal bisa membantu, misalnya konsultan manajemen. Spesialis eksternal memiliki pandangan yang objektif dan independen serta dapat memberikan nasihat berharga karena pengalaman mereka dalam proyek-proyek dengan tantangan serupa.</p>
<p>Konsultan spesialis menganalisis produktivitas dan mengevaluasi baik proses teknologi maupun organisasi, serta kondisi hubungan kontraktor dan mitra perusahaan. Dengan dasar ini, mereka dapat mengembangkan strategi pemeliharaan dan produksi yang dapat diimplementasikan oleh operator plant. Mereka mendukung optimasi pemeliharaan dengan membantu staf untuk mencapai tujuan mereka dan memastikan bahwa OEE dikembangkan, produktivitas plant meningkat, dan biaya produksi per unit turun. Ini memungkinkan fleksibilitas yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di masa yang akan datang dan <em>margin</em> profit dapat ditingkatkan.</p>
<p>Penyebab kerugian yang paling frekuentif:</p>
<ol>
<li><em> Downtime</em>: penghentian yang disebabkan kegagalan atau kerusakan mesin; setup waktu saat perubahan jenis produk, waktu yang dibutuhkan untuk mengganti alat dan mereset parameter mesin</li>
<li> <em>Speed losses</em>: waktu <em>idle</em> dan penghentian kecil karena masalah teknis; menurunkan waktu kerja (diidentifikasi dengan perbedaan waktu yang direncanakan dan waktu sebenarnya)</li>
<li> <em>Process error</em>: kesulitan awal di antara <em>start up </em>dan stabilisasi proses, penurunan pada kualitas produk-produk awal sebelum sistem mencapai keadaan tunak</li>
</ol>
<p>Disadur dari: <a href="http://www.engineerlive.com/Process-Engineer/Plant_Management">http://www.engineerlive.com/Process-Engineer/Plant_Management</a> (<em>Asset performance management: improving process productivity)</em></p>
<img src="http://majarimagazine.com/?ak_action=api_record_view&id=1780&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majarimagazine.com/2009/05/optimasi-dalam-automatisasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>American Institute of Chemical Engineers</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2009/04/american-institute-of-chemical-engineers/</link>
		<comments>http://majarimagazine.com/2009/04/american-institute-of-chemical-engineers/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 02:09:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Inra Sumahamijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web Picks]]></category>
		<category><![CDATA[press release]]></category>
		<category><![CDATA[software]]></category>
		<category><![CDATA[students]]></category>
		<category><![CDATA[universities]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/?p=1558</guid>
		<description><![CDATA[The only institution run by chemical engineers for chemical engineers. Founded in 1908 with more than 40,000 members from 93 countries until now. We can access information on recognized and promising chemical engineering processes and methods through knowledge gained from AIChE’s eLibrary.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-1559" href="http://majarimagazine.com/2009/04/american-institute-of-chemical-engineers/aiche-majarimagazine/"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1559" src="http://majarimagazine.com/wp-content/uploads/2009/04/aiche-majarimagazine-150x150.gif" alt="aiche-majarimagazine" width="150" height="150" /></a>Good day, dearest reader..</p>
<p><strong>Majari Picks: Web-of-the-Month is <a href="http://www.aiche.org/">American Institute of Chemical Engineers</a></strong></p>
<p>Today, if you&#8217;re thinking about a Chemical Engineering professional organization, the word AIChE should pop up on your mind. As far as I know, AIChe is the world&#8217;s leading organization for chemical engineering professionals. The only institution run by chemical engineers for chemical engineers. Founded in 1908 with more than 40,000 members from 93 countries until now.</p>
<p>As a member, we can access information on recognized and promising chemical engineering processes and methods through knowledge gained from AIChE’s eLibrary. Connecting with a global network of intelligent, resourceful colleagues and their shared wisdom. Find learning opportunities from recognized authorities. We can also views their latest chemical engineering news on CEP publication.</p>
<p>Unfortunately, some of AIChe benefits like <a href="http://www.aiche.org/Students/Scholarships/index.aspx">scholarships</a>, <a href="http://www.aiche.org/Students/Awards/index.aspx">awards and competitions</a>, <a href="http://www.aiche.org/Students/Conferences/index.aspx">conference and events</a>, are only eligible for US citizen. But <a href="http://www.aiche.org/Students/Tools/index.aspx">tools</a>, <a href="http://www.aiche.org/CareerResources/">career resources</a>, <a href="http://www.aiche.org/students/tools/knovelam.aspx">eLibrary</a> and more are online worldwide available.</p>
<p>And favorite options from AIChe is their <strong>FREE</strong> <a href="http://www.aiche.org/JoinNow/">member registration</a> for both, students and professionals.</p>
<p>See you again later on Majari Picks!<br />
Salam Majari Kanayakan.</p>
<img src="http://majarimagazine.com/?ak_action=api_record_view&id=1558&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majarimagazine.com/2009/04/american-institute-of-chemical-engineers/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>New Hall College Scholarship, University of Cambridge</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2008/12/new-hall-college-scholarship-university-of-cambridge/</link>
		<comments>http://majarimagazine.com/2008/12/new-hall-college-scholarship-university-of-cambridge/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2008 18:03:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Inra Sumahamijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[students]]></category>
		<category><![CDATA[universities]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/?p=817</guid>
		<description><![CDATA[New Hall College, University of Cambridge menyediakan bantuan dana beasiswa untuk kandidat siswa setiap tahunnya. Jika Anda telah memilih New Hall sebagai kampus pilihan pertama di formulir aplikasi, Anda berhak untuk mengikuti program beasiswa ini yang disediakan oleh The Korner studentship, New Hall Campus dan BP Centenary. ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_818" class="wp-caption alignleft" style="width: 140px"><img class="size-thumbnail wp-image-818" src="http://majarimagazine.com/wp-content/uploads/2008/12/13085-004-4664a6b5-150x150.jpg" alt="Corpus Christi College, University of Cambridge, England. Shostal " width="130" height="130" /><p class="wp-caption-text">Corpus Christi College, University of Cambridge, England. Shostal </p></div>
<p><em>New Hall College, University of Cambridge menyediakan bantuan dana beasiswa untuk kandidat siswa setiap tahunnya. Jika Anda telah memilih New Hall sebagai kampus pilihan pertama di formulir aplikasi, Anda berhak untuk mengikuti program beasiswa ini yang disediakan oleh The Korner studentship, New Hall Campus dan BP Centenary. </em></p>
<p>New Hall has generous funding available for graduates, especially in relation to the size of its graduate population. Gifts by BP enable us to offer support to a number of overseas candidates each year. The Körner studentship and the college’s own Overseas Bursaries provide further funding opportunities. For UK and EU students, we can fully support up to 2 PhD students through the University’s Domestic Research Studentship Schemes.</p>
<p>If you have selected New Hall as your College of first choice on your graduate application form and would like to apply for one of our BP Centenary Awards, a Stephan Körner Graduate Scholarship or an Overseas Bursary, please complete our online application form.</p>
<p>Further details of all these scholarship awards are given below.</p>
<ol>
<li><strong>BP Centenary Studentships</strong><br />
<table border="0">
<tbody>
<tr>
<th>Duration</th>
<td>3 years</td>
</tr>
<tr>
<th>Eligibility</th>
<td>Overseas students who select Murray Edwards as their College of first choice and are embarking on a PhD course.</td>
</tr>
<tr>
<th>Subject</th>
<td>Any</td>
</tr>
<tr>
<th>Value</th>
<td>£8000 per year</td>
</tr>
<tr>
<th>Number</th>
<td>2</td>
</tr>
<tr>
<th>Notes</th>
<td>Preference will be given to students from Russia, Ukraine and countries of the former Soviet Union; China; the Middle East, particularly Egypt; Southern Africa and South Asia.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</li>
<li><strong>BP Centenary Bursaries (PhD)</strong><br />
<table border="0">
<tbody>
<tr>
<th>Duration</th>
<td>3 years (renewal subject to satisfactory progress)</td>
</tr>
<tr>
<th>Eligibility</th>
<td>Overseas students who select Murray Edwards as their College of first choice and are embarking on a PhD course.</td>
</tr>
<tr>
<th>Subject</th>
<td>Any</td>
</tr>
<tr>
<th>Value</th>
<td>£2000 per year</td>
</tr>
<tr>
<th>Number</th>
<td>6</td>
</tr>
<tr>
<th>Notes</th>
<td>Preference will be given to students from Russia, Ukraine and countries of the former Soviet Union; China; the Middle East, particularly Egypt; Southern Africa and South Asia.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</li>
<li><strong>BP Centenary Bursaries (MPhil / LLM)</strong><br />
<table border="0">
<tbody>
<tr>
<th>Duration</th>
<td>1 years</td>
</tr>
<tr>
<th>Eligibility</th>
<td>Overseas students who select Murray Edwards as their College of first choice and are embarking on an MPhil or LLM course.</td>
</tr>
<tr>
<th>Subject</th>
<td>Any</td>
</tr>
<tr>
<th>Value</th>
<td>£2000</td>
</tr>
<tr>
<th>Number</th>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<th>Notes</th>
<td>Preference will be given to students from Russia, Ukraine and countries of the former Soviet Union; China; the Middle East, particularly Egypt; Southern Africa and South Asia.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</li>
<li><strong>The Stephan Körner Graduate Scholarship</strong><br />
<table border="0">
<tbody>
<tr>
<th>Duration</th>
<td>1 or 3 years</td>
</tr>
<tr>
<th>Eligibility</th>
<td>Students who select Murray Edwards as their College of first choice and are embarking on an MPhil or a PhD course.</td>
</tr>
<tr>
<th>Subject</th>
<td>Philosophy, Classics and Law</td>
</tr>
<tr>
<th>Value</th>
<td>£3500 per year</td>
</tr>
<tr>
<th>Number</th>
<td>1</td>
</tr>
<tr>
<th>Notes</th>
<td>The online application form (see above) should be submitted at the same time as the University GRADSAF, and should arrive no later than 1 April.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</li>
</ol>
<p>Each BP Centenary Award is matched by an equal grant from the Cambridge Commonwealth Trust or Cambridge Overseas Trust, thus doubling the sums available. Please fill the <a title="Online Application Form" href="http://www.newhall.cam.ac.uk/grad-admiss/form-bursaries.html" target="_blank">online application form</a>.</p>
<p>Any queries about any of the above should be addressed to the Tutorial Administrator: <a title="mail" href="mailto:graduates@newhall.cam.ac.uk" target="_blank">graduates@newhall.cam.ac.uk</a></p>
<img src="http://majarimagazine.com/?ak_action=api_record_view&id=817&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majarimagazine.com/2008/12/new-hall-college-scholarship-university-of-cambridge/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>UK Ambisi Kurangi CO2, Minim Chemical Engineer</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2008/12/uk-ambisi-kurangi-co2-minim-chemical-engineer/</link>
		<comments>http://majarimagazine.com/2008/12/uk-ambisi-kurangi-co2-minim-chemical-engineer/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2008 13:33:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Inra Sumahamijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[green]]></category>
		<category><![CDATA[students]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/?p=508</guid>
		<description><![CDATA[United Kingdom menetapkan target pengurangan emisi dari 60 hingga 80 % ditahun 2050. Akan tetapi, IChemE (Institution of Chemical Engineers) mengecam UK atas rencana pengurangan emisi karbon yang diduga membahayakan karena kurangnya investasi dibidang pendidikan Teknik Kimia oleh negara tersebut.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-714" title="Vent Stack and CO2 Pollution" src="http://majarimagazine.com/wp-content/uploads/2008/12/co2pollution1-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /><em>United Kingdom menetapkan target pengurangan emisi dari 60 hingga 80 % ditahun 2050. Akan tetapi, IChemE (Institution of Chemical Engineers) mengecam UK atas rencana pengurangan emisi karbon yang diduga membahayakan karena kurangnya investasi dibidang pendidikan Teknik Kimia oleh negara tersebut.</em></p>
<p>England, 2008. Dr. David Brown, chief executive dari IChemE menanggapi perihal beberapa Universitas ternama di UK yang belum melakukan investasi dibidang keteknik-kimiaan dengan kondisi lulusan yang gagal memenuhi kebutuhan perindustrian: &#8220;Insinyur teknik kimia akan berada dibarisan depan dalam perang menghadapi perubahan iklim (climate change), tapi hal ini tidak cukup melihat kuantitas SDM lulusan dari universitas kita&#8221;, tegas Brown.</p>
<p>Menurut Brown bangku kuliah di bidang Teknik Kimia harus ditambahkan agar dapat memenuhi kebutuhan siswa dan praktisi industri. Demi tercapainya hal itu, Brown mengkritik dari segi minimnya investasi yang dilakukan oleh pemerintah UK.</p>
<p>Pada data sementara <a title="www.ucas.ac.uk" href="http://www.ucas.ac.uk">UCAS</a>, terungkap bahwa hanya 1645 orang siswa memilih jurusan Teknik Kimia di UK tahun 2008, terjadi peningkatan 13% dibanding tahun sebelumnya dan 75% lebih banyak dari tahun 2001.</p>
<p>Berdasarkan rekomendasi Brown, praktisi Teknik Kimia dimasukkan kedalam list &#8220;Minim Profesi&#8221; oleh Badan penasehat keimigrasian bulan agustus lalu, sehingga di negara tersebut membolehkan perekrutan praktisi Teknik Kimia dari negara manapun untuk memenuhi kebutuhan industri. Peraturan ini akan diberlakukan dibarengi dengan sistem imigrasi baru UK bulan november ini.</p>
<p>Di lain pihak, Departemen hubungan lingkungan, pangan dan kependudukan UK (<a title="www.defra.gov.uk" href="http://www.defra.gov.uk" target="_blank">DEFRA</a>), menginformasikan, emisi CO2 UK ditahun 2005 mencapai  554.2juta ton. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh AMEC, UK dapat mengurangi total emisi CO2 lebih dari 6% dengan &#8220;menangkap&#8221; dan menyimpan CO2 dari kota Yorkshire dan Humber sebagai salah satu kota metropolitan di UK yang dapat memproduksi emisi CO2 sekitar 90juta ton hanya dari sektor industrinya.</p>
<p>Pengurangan 6% tersebut setara dengan mengurangi 14 juta mobil dari jalan raya ditahun 2030  (Emisi per mobil rata-rata 2.57 ton CO2 per tahun, red.).</p>
<p>Penelitian yang dilakukan oleh <a title="www.amec.co.uk" href="http://www.amec.co.uk" target="_blank">AMEC</a>, dengan sebuah grup dari Badan Pengembangan Daerah <a title="en.wikipedia.org/wiki/Yorkshire" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Yorkshire" target="_blank">Yorkshire </a>- Yorkshire Forward dan dibantu oleh beberapa stakeholder, berhasil menemukan metode untuk mengurangi emisi CO2. Metode CCS (Carbon Capture and storage) yang diajukan adalah berupa pembangunan jaringan infrastruktur yang menghubungkan industri penghasil limbah CO2 dengan fasilitas penyimpanan CO2 didekat pantai utara North Sea.</p>
<p>Proses sederhana metode CCS <em><em>(Carbon</em> Capture and Storage)</em> adalah dengan memisahkan gas CO2 dan diberikan tekanan sampai berbentuk cairan, kemudian dipindahkan dengan sistem pipa ke tempat penyimpanan sehingga CO2 dapat disimpan secara permanen.</p>
<p>Didier Pfleger, Chief Operating Officer dari AMEC, optimis akan keberhasilan metode ini. &#8220;Keberhasilan jaringan infrastruktur ini akan menjadi yang pertama di UK dan penelitian kami membuktikan kalau ini akan berhasil. Metode ini adalah suatu kemajuan dalam mengurangi emisi CO2&#8243;. Didier juga menambahkan pentingnya kemampuan dibidang teknik untuk menjawab tantangan dari efek pemanasan global.</p>
<p>Alastair Rennie, pimpinan proyek AMEC menambahkan, &#8220;Metode jaringan infrastruktur ini akan menyimpan sekitar 24 hingga 54 juta ton CO2 tiap tahunnya pada tahun 2030 dan mencapai 60juta ton pada tahun 2040. Berdasarkan harga sekarang, diperkirakan investasi yang dibutuhkan mencapai  2milyar pound sterling&#8221;.(inra/<a title="www.processingtalk.com" href="http://www.processingtalk.com" target="_blank">PT</a>, <a title="Ensiclopaedia Britannica" href="http://www.britannica.com" target="_blank">EB</a>, <a title="en.wikipedia.org" href="http://en.wikipedia.org" target="_blank">WP</a>, <a title="science.howstuffworks.com/" href="http://science.howstuffworks.com/" target="_blank">HSW</a>)</p>
<img src="http://majarimagazine.com/?ak_action=api_record_view&id=508&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majarimagazine.com/2008/12/uk-ambisi-kurangi-co2-minim-chemical-engineer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>World&#8217;s Best Chemical Engineering Universities</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2008/05/worlds-best-chemical-engineering-universities/</link>
		<comments>http://majarimagazine.com/2008/05/worlds-best-chemical-engineering-universities/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 May 2008 17:39:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ertanto Vetra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ask Majari]]></category>
		<category><![CDATA[students]]></category>
		<category><![CDATA[universities]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/?p=317</guid>
		<description><![CDATA[I'm still a year 10 student in Jakarta, and I've been quite interested in chemical engineering for a long time. My question is, can you help me list some of the world's best chemical engineering universities? ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="thumb tright">
<div class="thumbinner" style="width: 102px;"><img class="thumbimage" src="http://majarimagazine.com/wp-content/uploads/thumbs/coffecup.jpg" alt="Ask Majari!" /></p>
<div class="thumbcaption">You have any problem with your school stuff? Any question about current chemical engineering issues? Accompanied with a glass of warm coffee, <strong><a href="/ask-majari">Ask Majari</a></strong> will try their best to help you.</div>
</div>
</div>
<p><img src="http://majarimagazine.com/wp-content/uploads/Q.gif" alt="" align="left" /><em>I&#8217;m still a year 10 student in Jakarta, and I&#8217;ve been quite interested in chemical engineering for a long time. My class uses an international curriculum, and we won&#8217;t take the UAN exam in the 12th grade, thus forcing us to go to universities in overseas. My question is, can you help me list some of the world&#8217;s best chemical engineering universities? I&#8217;ve NUS and NTU in mind, but besides that, I don&#8217;t really know others.</em></p>
<p><em>Thank you for your help, Majari!</em></p>
<p><em>Regards,<br />
Anthony Thio</em></p>
<p><img src="http://majarimagazine.com/wp-content/uploads/A.gif" alt="" align="left" />We are very impressed that you&#8217;ve been doing such a great preparation before entering universities overseas. We hope you can do well and be admitted in the university of your choice. By the way, about your question, we&#8217;ve done some &#8216;research&#8217; and here is Majari World&#8217;s Best Chemical Engineering Universities. We have listed some great schools from all over the world, categorized by continents, considering that the location of the university is also one major factor for you.</p>
<h3>USA and Canada</h3>
<ol>
<li><strong>Massachusetts Institute of Technology</strong><br />
MIT is located in Boston, USA. MIT graduates and faculty are noted for their technical acumen (72 affiliated Nobel Laureates, 47 National Medal of Science recipients, and 29 MacArthur Fellows) and entrepreneurial spirit. The Department of Chemical Engineering at MIT have the largest chemical engineering faculty in the United States covering chemical engineering broadly, and in great depth. You may find further information about Che MIT <a href="http://web.mit.edu/cheme/">here</a>. For undergraduates, they have B.Sc degree in Chemical Engineering dan Chemical-Biological Engineering. For graduate school, they have M.S. CEP degree (Master of Science in Chemical Engineering Practice), Ph.D. CEP, and also Ph.D.</li>
<li><strong>University of California &#8211; Berkeley</strong><br />
UC Berkeley is located in Berkeley, a city on the east shore of San Francisco Bay in Northern California, in the United States. By the 1930s, Berkeley had established itself as a premier research university, and today counts sixty-one Nobel Laureates among its faculty, researchers and alumni.The College of Chemistry offers undergraduate degrees in chemistry, chemical biology, and chemical engineering, as well as double majors in chemical engineering and materials science and engineering, and in chemical engineering and nuclear engineering. A new option is a concentration in materials chemistry. The college offers doctoral programs in chemistry and chemical engineering, and a master&#8217;s program in chemical engineering, including a concentration in product development. You may find further information about chemical engineering at UC Berkeley <a href="http://cheme.berkeley.edu/">here</a>.</li>
<li><strong>University of Toronto</strong><br />
The University of Toronto (U of T) is a public research university in the city of Toronto, Ontario, Canada. The university is consistently placed among the leading academic institutions of the world. Newsweek magazine places the university first in Canada, and 18th worldwide, 9th among public universities, and among the top 5 universities outside the United States. The University is also affiliated with 9 Nobel laureates (6 alumni), the most of any Canadian university. Chemical Engineering and Applied Chemistry at the University of Toronto is one of the oldest and largest departments of its kind in North America. It has a rich history dating back to John Dalton of Dalton&#8217;s Atomic Theory and a modern reputation based on its state-of-the-art research achievements. You may find more information about chemical engineering at University of Toronto <a href="http://www.chem-eng.utoronto.ca/">here</a>.</li>
</ol>
<h3>Europe</h3>
<ol>
<li><strong>University of Cambridge</strong><br />
The University of Cambridge (often Cambridge University), located in Cambridge, England, is the second-oldest university in the English-speaking world. Academically, Cambridge is consistently ranked in the world&#8217;s top 5 universities. It has produced 83 Nobel Laureates to date, more than any other university in the world according to some counts. University of Cambridge offers BA/MEng in Chemical Engineering, MPhil in Advanced Chemical Engineering, and PhD in Chemical Engineering. More information about chemical engineering at Cambridge <a href="http://www.cheng.cam.ac.uk/">here</a>.</li>
<li><strong>ETH Zürich</strong><br />
The ETH Zürich (German: Eidgenössische Technische Hochschule Zürich), often called Swiss Federal Institute of Technology, is a science and technology university in the City of Zürich, Switzerland. ETH Zürich is a science and technology university with an outstanding research record. Twenty-one Nobel Laureates are connected with ETH Zürich. ETH Zürich is consistently ranked as one of Europe’s leading universities. Department of Chemistry and Applied Biosciences (D-CHAB) at the Swiss Federal Institute of Technology (ETH) Zürich offers the undergraduate course in chemistry, chemical and bio-engineering, biotechnology, and pharmaceutical sciences. You may find more about ETH Zürich <a href="http://www.chab.ethz.ch/index_EN">here</a>. All of the undergraduate lectures are conducted in German.</li>
<li><strong>Technische Universität München</strong><br />
Technische Universität München (TUM) (English: Technical University of Munich) is a German university, part of the Deutsche Forschungsgemeinschaft, a society of Germany&#8217;s leading research universities in Munich. TUM is among the highest acclaimed universities in Germany, producing several Nobel Laureates including Gerhard Ertl who in 2007 received the Nobel Prize in Chemistry. The Department of Chemistry TUM offers undergraduates courses in chemistry, food chemistry, biochemistry, chemical engineering, and advanced material science. You may find more information about TUM <a href="http://www.chemie.tu-muenchen.de/base/index_e.htm">here</a>. All of the undergraduate lectures are conducted in German.</li>
</ol>
<h3>Asia</h3>
<ol>
<li><strong>Tokyo University</strong><br />
The University of Tokyo (<em>Tokyo daigaku</em>), abbreviated as Todai, is a major research university located in Tokyo, Japan. Five alumni of University of Tokyo have received the Nobel Prize, and in the 2007 University Ranking published by The Times Higher Education Supplement, University of Tokyo was ranked 17th in the world and 1st in Asia. For undergraduate students, they offer Materials Engineering, Applied Chemistry, Chemical System Engineering, and Chemistry and Biotechnology program. More information about University of Tokyo may be found <a href="http://www.u-tokyo.ac.jp/index/k00_e.html">here</a>. Most of the undergraduate lectures at the University of Tokyo, including those for international students, are conducted in Japanese.</li>
<li><strong>National University of Singapore</strong><br />
The National University of Singapore is Singapore&#8217;s oldest university. It is the largest university in the country in terms of student enrollment and curriculum offered. NUS is consistently listed in Top 100 World Universities and Top 5 in Asian. NTU Chemical Engineering is one of the largest chemical engineering departments in the world. Their strength in the classical core areas, such as process systems engineering, process control &amp; optimization, catalysis, reaction engineering, membrane science &amp; technology, transport phenomena and separation processes, is complemented by our equally strong activities in emerging areas such as functionalised &amp; smart materials, nanostructured materials and interfacial engineering. They offer a Bachelor of Engineering degree in Chemical and Biomolecular Engineering programme. You may find more information about chemical engineering at NUS <a href="http://www.chee.nus.edu.sg/">here</a>.</li>
<li><strong>Tsing Hua University China</strong><br />
Tsinghua University (THU, <em>Qinghuá Dàxué</em>), is a university in Beijing, People&#8217;s Republic of China. It is regarded as one of the best and most selective universities in China. In many years following, the school was often referred to as the &#8220;MIT of China&#8221;. Most Chinese university rankings place Tsinghua first in China. It attracts the most talented students of the nation and enjoys the best engineering and applied sciences programs in China, occupying a position similar to Berkeley, MIT, and Stanford in the US. They offer four-year undergraduate courses for B. Sc., two-year postgraduate course leading to M.Sc. and there-year postgraduate programs for Ph.D. degree in two disciplines: chemical engineering and biological engineering, polymer science and engineering. More information about chemical engineering in Tsing Hua may be found <a href="http://www.chemeng.tsinghua.edu.cn/english/index.htm">here</a>.</li>
</ol>
<h3>Australia</h3>
<ol>
<li><strong>University of Melbourne</strong><br />
The University of Melbourne, is a public university located in Melbourne, Victoria. The second oldest university in Australia, and the oldest in Victoria, its main campus is in Parkville, an inner suburb just north of the Melbourne CBD. Melbourne University is ranked amongst the top universities both in Australia and the world. University of Melbourne offers a Bachelor of Engineering degree, with specializations offered in a wide range of areas including: chemical engineering and also chemical and biomolecular engineering. You may found more information about chemical engineering at University of Melbourne <a href="http://www.eng.unimelb.edu.au/courses/ugrad/courses/be.html">here</a>.</li>
<li><strong>Monash University</strong><br />
Monash University is a public university with campuses located in Australia, Malaysia and South Africa. It is Australia&#8217;s largest university with about 55,000 students. Monash consistently ranks amongst the top universities in Australia and the world. In engineering, Monash was ranked number 1 in Australia and approximately number 16 in the world, according to the Times Higher Education Supplement 2004/2005. Information about chemical engineering at Monash university may be found <a href="http://www.eng.monash.edu.au/chemeng/">here</a>. Specializations available in chemical engineering at Monash are biotechnology, sustainable processing, and nanotechnology and materials.</li>
</ol>
<p>We hope the list above may help you choosing the best university for you future. Bottomline, universities may help you reaching your target, broaden your perspective, and enrich your knowledge; but remember, the secret of success is always in your heart.</p>
<p> <img src='http://majarimagazine.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Salam Majari Kanayakan.</p>
<blockquote><p><strong>References:</strong><br />
[1] web.mit.edu/cheme, en.wikipedia.org/wiki/Massachusetts_Institute_of_Technology,<br />
[2] en.wikipedia.org/wiki/University_of_California,_Berkeley, cheme.berkeley.edu,<br />
[3] chem-eng.utoronto.ca, en.wikipedia.org/wiki/University_of_Toronto,<br />
[4] chemie.tu-muenchen.de/base/index_e.htm,<br />
[5] chab.ethz.ch/index_EN,<br />
[6] www.cheng.cam.ac.uk/,<br />
[7] u-tokyo.ac.jp/index/k00_e.html,<br />
[8] chee.nus.edu.sg,<br />
[9] chemeng.tsinghua.edu.cn/english/index.htm,<br />
[10] eng.unimelb.edu.au/courses/ugrad/courses/be.html,<br />
[11] eng.monash.edu.au/chemeng/</p></blockquote>
<img src="http://majarimagazine.com/?ak_action=api_record_view&id=317&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majarimagazine.com/2008/05/worlds-best-chemical-engineering-universities/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>39</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Engineer versus Kompor</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2008/05/engineer-versus-kompor/</link>
		<comments>http://majarimagazine.com/2008/05/engineer-versus-kompor/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 May 2008 03:31:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Efrat Sadeli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[food]]></category>
		<category><![CDATA[life]]></category>
		<category><![CDATA[students]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/?p=335</guid>
		<description><![CDATA[Apakah yang akan Anda lakukan apabila saat duduk menunggu mie goreng di pinggir jalan, Anda melihat kompor si tukang mi rusak. Anda engineer? Sebenarnya, apa sih hal yang seharusnya dilakukan oleh seorang "engineer"?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://majarimagazine.com/wp-content/uploads/2008/05/kompor.jpg" alt="" title="kompor" width="200" height="210" class="left" /><em>Nggak</em> tahu ada angin apa, tiba-tiba saat lagi makan siang di pinggir jalan, saya memikirkan sebuah hal ini:<br />
<em>&#8220;Apakah yang orang pikirkan saat pertama kali mendengar kata engineer atau insinyur?&#8221;</em><br />
Hal yang pasti terbayang dalam benak kita adalah orang yang pandai merancang-bangun sebuah rumah atau gedung, yang kerap kita sebut sebagai insinyur sipil, atau mungkin sosok yang jago mengutak-atik mesin, yang biasa kita sebut sebagai insinyur mesin. Masih banyak ins­­­­inyur-insinyur lainnya &#8212; kalau mau disebut, insinyur listrik, insinyur kimia, insinyur perminyakan, dan <em>ahh </em>banyak <em>lah</em>.</p>
<p>Kita kembali ke acara makan siang saya tadi. Saat tukang mie lagi memasak, ternyata dia mengalami masalah dengan kompornya sehingga saya yang seharusnya bisa menikmati makanan dalam 10 menit terpaksa harus menunggu hingga 20 menit.<br />
<em>&#8220;I wonder kalau saja ada salah satu mahasiswa insinyur dipanggil untuk membetulkan kompor itu saat itu. Apakah dia bisa memperbaikinya?&#8221;</em> </p>
<p>Di bayangan saya, kemungkinan besar si mahasiwa insinyur itu akan berkata, <em>&#8220;Mas, makanannya lain kali saja,&#8221;</em> sambil pergi berlalu meninggalkan si tukang mie yang kebingungan dengan masalah kompornya. Wajar bukan? Sang mahasiswa insinyur datang untuk makan dan bukan untuk memperbaiki kompor.</p>
<p>Berbicara tentang insinyur (<em>engineer</em>), apabila kita merujuk pada kamus <em>Concise Oxford English Dictionary</em>, definisi kata &#8220;<em>engineer</em>&#8221; ialah:<br />
1) <em>a person qualified in engineering,</em><br />
2) <em>a person who maintains or controls an engine or machine,</em><br />
3) <em>a skillful contriver.</em> </p>
<p>Sedangkan definisi kata &#8220;<em>engineering</em>&#8221; ialah:<br />
1) <em>the branch of science and technology concerned with the design, building, and use of engines, machines, and structures; <strong>the practical application of scientific ideas and principles. </strong></em><br />
2) <em>a field of study or activity concerned with modification or development in a particular area. eg. software engineering.</em></p>
<p>Saya sengaja mencetak tebal kata-kata di atas untuk menekankan masalah &#8220;pengetahuan praktis&#8221; yang dimiliki oleh sang <em>engineer</em>. Dulu, jauh sebelum saya kuliah di institut teknologi terkemuka di Bandung, saya begitu terkagum-kagum dengan sebuah film yang berjudul <em>Macgyver</em>. Di film itu diceritakan bahwa ada seseorang yang bernama Macgyver, yang notebene bukan seorang <em>engineer, </em>namun mampu mengakali situasi dengan pengetahuan praktis yang dimilikinya. Sejak menonton film itu, muncul keingingan di benak saya untuk menjadi seorang insinyur karena kesannya yang sangat keren dan cerdik. Bayangkan saja apabila kita di setiap kesulitan selalu mendapati cara untuk menyiasati masalah dengan &#8220;pengetahuan-pengetahuan praktis&#8221;. Sangat hebat, bukan? Dan ada film lain yang cukup berpengaruh terhadap pandangan saya: &#8220;Si Doel Anak Sekolahan 1&#8243;. Walaupun lebih banyak bercerita tentang si Doel dan Zaenab versus Sarah, di film inilah saya pertama kali mengenal istilah &#8220;insinyur&#8221;.</p>
<p>Kalau dipikir-pikir, saya sering bertanya kepada diri saya sendiri apakah pengetahuan yang saya terima di insitut tersebut masih kurang cukup memadai untuk menangani sekedar masalah &#8220;kompor&#8221;. Salah satu dosen saya pernah berkata bahwa <em>know-how</em> jauh lebih berharga ketimbang <em>knowledge </em>. Bahkan ada pepatah yang mengatakan: <em>knowledge is not power, applied knowledge is real power.</em> Terkadang saya berpikir apakah yang saya saya terima di bangku kuliah cenderung kurang menekankan hal-hal yang bersifat praktis dan terlalu <em>njelimet </em>&#8212; <em>too much theory but less action</em>.</p>
<p>Apakah kuliah 4 tahun kita bisa dikatakan tidak bermanfaat? Ya <em>nggak </em>juga <em>sih</em>.. Kuliah 4 tahun tidak bisa dibilang <em>nggak </em>ada manfaatnya. Hal yang justru harus diperhatikan ialah pentingnya dibangun rasa kepedulian terhadap hal-hal yang terlihat sepele; dan hal itu dipupuk dari masa kuliah. Saya percaya apabila kepedulian semacam ini sudah dibangun dalam setiap diri mahasiswa, maka kedepannya akan benar-benar ada <em>practical engineer</em> yang bisa memberi solusi bagi masalah rakyat. Bukan tidak mungkin bila di masa depan ada jurusan <em>stove engineering</em>, insinyur yang tahu cara membuat kompor menjadi efisien dan mudah dibetulkan, atau mungkin juga <em>juice engineering</em>, insinyur pangan yang ahli dalam membuat jus menjadi makanan yang sehat dan bergizi dan bukan untuk skala pabrik saja tapi juga untuk skala rumah tangga. </p>
<p>Kita sebagai <em>engineer </em>dan calon <em>engineer </em>harus bersikap rendah hati dan mau terus belajar. Jangan sampai kita tahu cara membuat pesawat tapi bingung kalang kabut ketika kompor di rumah sendiri rusak.</p>
<img src="http://majarimagazine.com/?ak_action=api_record_view&id=335&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majarimagazine.com/2008/05/engineer-versus-kompor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Temu Alumni Teknik Kimia POLBAN</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2008/03/temu-alumni-teknik-kimia-polban/</link>
		<comments>http://majarimagazine.com/2008/03/temu-alumni-teknik-kimia-polban/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Mar 2008 03:59:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fauzan Aulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[students]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2008/03/temu-alumni-teknik-kimia-polban/</guid>
		<description><![CDATA[Temu Alumni Teknik Kimia POLBAN akan diselenggarakan pada hari Sabtu tanggal 15 Maret 2008 pada pukul 08:00 - 16:00 WIB.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://majarimagazine.com/wp-content/themes/catalyst/scripts/timthumb.php?src=http://majarimagazine.com/wp-content/uploads/old/polban.jpg&amp;w=200&amp;h=210&amp;zc=1&amp;q=80" alt="" class="left" />Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Bandung (ex. Politeknik Institut Teknologi Bandung) mengundang seluruh alumni jurusan Teknik Kimia POLBAN untuk berkumpul bersama dalam acara <strong>Temu Alumni Teknik Kimia POLBAN</strong> yang akan diselenggarakan pada hari Sabtu tanggal 15 Maret 2008 pada pukul 08:00 &#8211; 16:00 WIB.</p>
<p>Acara temu alumni akan diadakan di <strong>Gedung Teknik Kimia (lama) POLBAN</strong> dengan agenda presentasi wawasan industri (oleh alumni), makan siang bersama, temu alumni, dan olahraga futsal bersama. Temu alumni akan dihadiri juga oleh mahasiswa dan mahasiswi jurusan Teknik Kimia POLBAN.</p>
<p>Daftarkan diri anda lewat email ke <a href="mailto:chamidy@gmail.com">chamidy@gmail.com</a> atau via sms ke 08122351982</p>
<p>Contact Person: Harita &#8211; 08122351982</p>
<p>Regards,</p>
<p>Harita N Chamidy<br />
Jurusan Teknik Kimia &#8211; Polteknik Negeri Bandung<br />
+628122351982</p>
<img src="http://majarimagazine.com/?ak_action=api_record_view&id=287&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majarimagazine.com/2008/03/temu-alumni-teknik-kimia-polban/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dosen Pembimbing Sibuk Proyek?</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2008/01/dosen-pembimbing-sibuk-proyek/</link>
		<comments>http://majarimagazine.com/2008/01/dosen-pembimbing-sibuk-proyek/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Jan 2008 12:18:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ertanto Vetra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ask Majari]]></category>
		<category><![CDATA[life]]></category>
		<category><![CDATA[students]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2008/01/dosen-pembimbing-sibuk-proyek/</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang harus saya lakukan kalau ternyata dosen pembimbing penelitian saya sangat sibuk dengan proyeknya? Saya sudah dikejar deadline lulus! Berikut ini ialah Iman yang sedang berceloteh tentang cerita penelitiannya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="thumb tright">
<img src='http://majarimagazine.com/wp-content/uploads/2008/01/askmajari-iman.jpg' alt='askmajari-iman.jpg' />
</div>
<p><img src="http://majarimagazine.com/wp-content/uploads/Q.gif" align="left"/><em>Majari,</p>
<p>Pertanyaan gua simple bangett! Apa yang harus gua lakuin kalo gua dapet dosen penelitian yang SIBUKK banget? Hari ini proyek A, besok proyek B.. udah janji ketemu taunya gak dateng karena ada proyek C.. lusa proyek D.. dan terus ampe proyek Z. Oke gua tau dia tuh dosen yang terkenal di industri (*katanya). Jadi banyak perusahaan yang minta dia buat menganalisis banyak hal. Gua dah mencoba berusahaaa bgt untuk sabar. Oke emang gua yang butuh, tapi <strong>at least give me some of your time</strong> dong.</p>
<p>Jadi curhat.</p>
<p>What should I do??? Gua dah dikejar <strong>deadline </strong>lulus!</p>
<p>Salam,<br />
Iman<br />
-kelelahan-</em></p>
<div class="thumb tright">
<div class="thumbinner" style="width:102px;"><img src="http://majarimagazine.com/wp-content/uploads/thumbs/coffecup.jpg" alt="Ask Majari!" class="thumbimage" />
<div class="thumbcaption">Punya pertanyaan tentang kuliah? Isu hangat Teknik Kimia? Ditemani secangkir kopi hangat, <strong><a href="/ask-majari">Ask Majari</a></strong> akan mencoba membantu kamu. Semangat! Tiap masalah pasti ada solusinya!</div>
</div>
</div>
<p><img src="http://majarimagazine.com/wp-content/uploads/A.gif" align="left"/>Dear Iman, </p>
<p>Dosen yang terlalu sibuk mengerjakan proyek sebenarnya merupakan satu kasus yang cukup sering dialami oleh kita sebagai seorang mahasiswa. Namun perlu diingat bahwa proyek dosen sebenarnya bukanlah suatu hal yang negatif karena proyek dosen merupakan salah satu bentuk kerjasama paling nyata antara dunia industri dan dunia akademisi dimana kedua pihak berada dalam posisi saling menguntungkan.</p>
<p>Hal ini bisa menjadi masalah bila kesibukan dosen ini justru membuat dosen lupa akan kewajibannya sebagai seorang akademisi. Di satu sisi ia harus menjalankan kewajibannya sebagai seorang pengajar dan pembimbing namun di sisi lain ia juga memiliki hak untuk mengaplikasikan ilmu yang dia miliki dalam kegiatan proyek-proyek di industri. Sementara kita sebagai mahasiswa memiliki hak untuk medapatkan pengajaran dan bimbingan dari dosen kita. Agak dilematis memang, namun ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut:</p>
<ol>
<li>Pertama, perlu diingat bahwa mahasiswa jauh berbeda dengan siswa (ketika kita sekolah dulu). Sebagai seorang mahasiswa, kita dituntut lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung kepada dosen. Berbeda dengan masa ketika kita masih di sekolah, kita selalu mendapat bimbingan dari guru setiap saat dalam masa belajar mengajar. Oleh karena itu, cobalah sebisa mungkin untuk mengatasi masalah-masalah yang ada dengan mandiri. Coba telaah semua permasalahan dan telusuri semua literatur yang ada. Bila kita benar-benar tidak bisa mendapat jawaban, barulah berusaha untuk mencari bantuan pihak lain.</li>
<li>Coba berdiskusi dengan pihak lain, mungkin dengan rekan anda di kampus atau mungkin berdiskusi dengan teman-teman di Majari (*promosi, hehehe).</li>
<li>Bila cara-cara diatas masih belum berhasil juga, coba hubungi dosen pembimbing tsb dengan segala cara, coba buat janji untuk bertemu di kampus, bila tidak bisa, kita bisa mencoba untuk bertemu di rumah dosen tersebut (bila dosen ybs tidak keberatan), atau mungkin coba hubungi lewat email, sms, atau telepon. Coba ceritakan secara jelas dan ringkas permasalahan yang anda hadapi, sehingga dosen ybs bisa mengerti kondisi anda saat ini.</li>
<li>Bila memang ternyata dosen pembimbing itu sangat sulit dihubungi, kita bisa mencoba menghubungi dosen lain yang kira-kira memiliki kompetensi di bidang permasalahan kita. Jangan lupa untuk meminta dengan baik-baik bantuan dosen tersebut.</li>
<li>Bila cara-cara diatas masih belum bisa menyelesaikan masalah, mungkin sebaiknya kita segera menghubungi dosen koordinator penelitian di kampus anda, karena permasalahan kita secara tidak langsung juga merupakan tanggung jawab koordinator penelitian di kampus. Mungkin dosen koordinator tsb bisa merekomendasikan dosen lain sebagai pembimbing tambahan.</li>
</ol>
<p>Semoga langkah-langkah diatas bisa membantu dan memberi pencerahan bagi saudara Iman dan juga teman-teman yang lain yang mungkin memiliki permasalahan yang sama. Bila membutuhkan informasi atau bantuan lain rekan-rekan Majari akan siap membantu.</p>
<p>Semangat! Semua masalah pasti ada solusinya!<br />
Best regards.<br />
Salam Majari Kanayakan.</p>
<img src="http://majarimagazine.com/?ak_action=api_record_view&id=253&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majarimagazine.com/2008/01/dosen-pembimbing-sibuk-proyek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>UNTIRTA Chemical Engineering Day 2008</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/untirta-chemical-engineering-day-2008/</link>
		<comments>http://majarimagazine.com/2007/12/untirta-chemical-engineering-day-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Dec 2007 18:27:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Michael Hutagalung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[students]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/untirta-chemical-engineering-day-2008/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam rangka hari jadi jurusan Teknik Kimia UNTIRTA, HIMATEMIA dan IKA-TEMIA UNTIRTA akan menyelenggarakan UNTIRTA Chemical Engineering Day 2008.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://majarimagazine.com/wp-content/themes/catalyst/scripts/timthumb.php?src=http://majarimagazine.com/wp-content/uploads/old/events.jpg&amp;w=200&amp;h=210&amp;zc=1&amp;q=80" alt="" class="left" />Dalam rangka hari jadi jurusan Teknik Kimia Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HIMATEMIA) dan Ikatan Alumni Teknik Kimia (IKA-TEMIA) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa akan menyelenggarakan rangkaian acara yang diantaranya adalah seminar nasional, pameran industri kimia, lomba kimia tingkat SMA se Propinsi Banten, dan berbagai acara lainnya. Informasi selanjutnya mengenai rencananya penyelenggaraan event ini dapat diperoleh melalui:<br />
E-mail : <a href="mailto:pan_chemengday@yahoo.com">pan_chemengday@yahoo.com</a><br />
Phone : 0818 0850 6005 (Adit), 0856 116 0955 (Hilda), 0856 4560 9691 (Rieko)</p>
<img src="http://majarimagazine.com/?ak_action=api_record_view&id=180&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majarimagazine.com/2007/12/untirta-chemical-engineering-day-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Finding College Books Online</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/finding-college-books-online/</link>
		<comments>http://majarimagazine.com/2007/12/finding-college-books-online/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Dec 2007 16:10:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Majari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web Picks]]></category>
		<category><![CDATA[students]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/finding-college-books-online/</guid>
		<description><![CDATA[Majari Picks: Web-of-the-Month is Affordabook.com]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Good day, dearest reader..</p>
<p><strong>Majari Picks: Web-of-the-Month is <a href="http://www.affordabook.com/">Affordabook.com</a></strong></p>
<div class="thumb tleft">
<div class="thumbinner" style="width: 126px;"><img class="thumbimage" src="http://ecx.images-amazon.com/images/I/21Z3vsqegGL.jpg" alt="Bird's Transport Phenomena" /></p>
<div class="thumbcaption">Bird&#8217;s Transport Phenomena</div>
</div>
</div>
<p>Have you ever thought of <a href="http://www.affordabook.com/">buying college books online</a>? Perrys&#8217; Chemical Engineers&#8217; Handbook? Rules of Thumb for Chemical Engineers? <a href="http://www.affordabook.com/">Affordabook.com</a>, one of the leading <a href="http://www.affordabook.com/">online bookstore</a> on the internet can provide you with all our college needs with a very low price! With an impressive and complete range of catalog, <a href="http://www.affordabook.com/">Affordabook.com</a> will give you the right to choose the price and pick the shop where we want to buy the <a href="http://www.affordabook.com/">book </a>from!</p>
<p>Remember Bird? He must be somewhere in your mind if you have enrolled the Transport Phenomena subject. Yup, he is the writer of the Transport Phenomena textbook that is widely used in Indonesia. Bird&#8217;s Transport Phenomena, the original one of course, will cost us $26.77 ($8.78 shipping price included). Don&#8217;t you all know Perry? The one who wrote the &#8216;Bible&#8217; for Chemical Engineers? The hardcover version of the <a href="http://www.affordabook.com/">book </a>will cost us only $95.27 ($5.86 shipping price included). It is quite an investment for college students like us, indeed. But don&#8217;t you realize how useful the <a href="http://www.affordabook.com/">book </a>is?</p>
<p>See you again later on Majari Picks!<br />
Salam Majari Kanayakan.</p>
<img src="http://majarimagazine.com/?ak_action=api_record_view&id=155&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majarimagazine.com/2007/12/finding-college-books-online/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KPP-KL FAM PII Cilegon</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/kpp-kl-fam-pii-cilegon/</link>
		<comments>http://majarimagazine.com/2007/12/kpp-kl-fam-pii-cilegon/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Dec 2007 17:59:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wahyu Hidayat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[students]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/kpp-kl-fam-pii-cilegon/</guid>
		<description><![CDATA[Persatuan Insinyur Indonesia (PII) mengundang para mahasiswa teknik dan pertanian  dan lulusan Sarjana Teknik dan Pertanian untuk menjadi Anggota PII.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Persatuan Insinyur Indonesia (PII) mengundang para mahasiswa teknik dan pertanian yang telah menyelesaikan 120 SKS dan lulusan Sarjana Teknik dan Pertanian untuk menjadi Anggota PII yaitu dengan mengikuti acara <strong>Kursus Pembinaan Profesi dan Kunjungan Lapangan (KPP – KL)</strong>.</p>
<p><strong>Peserta</strong></p>
<ul>
<li>Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Teknik dan Pertanian (min. 120 sks)</li>
<li>Sarjana Teknik dan Pertanian</li>
</ul>
<p><strong>Waktu dan Tempat</strong><br />
Hari/Tgl : Rabu/12 Desember 2007<br />
Waktu : Pukul 08.00 – 19.00 WIB<br />
Tempat : Pusdiklat PT Krakatau Steel<br />
Jln. Jend. Soedirman km 4, Cilegon<br />
Samping Kampus Fakultas Teknik UNTIRTA</p>
<p><strong>Acara</strong></p>
<ol>
<li>Seminar</li>
<ul	<li>Pembukaan</li>
<li>Visi &#038; Misi Organisasi PII</li>
<li>AD/ART Organisasi PII</li>
<li>Etika Profesi Insinyur</li>
<li>Sertifikasi di PII</li>
<li>Inovasi Teknologi Industri dan Proses Bisnis</li>
</ul>
<li>Site Visit PT. Krakatau Steel</li>
<li>Pelantikan Pengurus PII Cabang Cilegon</li>
</ol>
<p><strong>Pendaftaran</strong><br />
Biaya mengikuti acara :</p>
<ul>
<li>Mahasiswa : Rp 50.000,-</li>
<li>ST/SP : Rp 150.000,-</li>
</ul>
<p>Biaya tersebut sudah termasuk : (<i>*untuk mahasiswa, dikenakan biaya tambahan sebesar Rp. 50.000,-</i>)</p>
<ul>
<li>Sertifikat, Lunch , Materi Seminar</li>
<li>Iuran anggota selama setahun*</li>
<li>Kartu Tanda Anggota (KTA) PII*</li>
</ul>
<p><strong>Pembicara</strong> (<i>*dalam konfirmasi</i>)</p>
<ul>
<li>Ir. Fazwar Bujang* (Dirut PT Krakatau Steel)</li>
<li>Ir. Lamhot Sinaga (Ketua Bidang Organisasi  &#038; Pengembangan Cabang Pusat PII)</li>
<li>Dr. Ir Pekik Argodahono (Ketua Komite Pembinaan PII)</li>
<li>Dr. Ir. Muhammad Said Didu (Sekretaris Kementrian BUMN)</li>
<li>Ir. A. Bukhari Saleh (Koordinator Komite Sertifikasi)</li>
</ul>
<h4>Informasi</h4>
<p>Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi :<br />
<strong>(FAM–PII) Forum Anggota Muda<br />
Persatuan Insinyur Indonesia</strong><br />
Jl. Halimun 39, Jakarta Selatan 12980<br />
Telp : (021)  83700644<br />
Fax : (021) 83700644<br />
CP : Widya (08568235819), Fuad (081808994495)<br />
E-mail : <a href="mailto:fam@pii.or.id">fam@pii.or.id</a></p>
<img src="http://majarimagazine.com/?ak_action=api_record_view&id=179&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majarimagazine.com/2007/12/kpp-kl-fam-pii-cilegon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kuliah Transport Phenomena?</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/11/kuliah-transport-phenomena/</link>
		<comments>http://majarimagazine.com/2007/11/kuliah-transport-phenomena/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Nov 2007 19:12:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ertanto Vetra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ask Majari]]></category>
		<category><![CDATA[students]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/11/kuliah-transport-phenomena/</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan gua simpel aja.. Hehehe.. Gua semester lalu dapet mata kuliah Transport Phenomena nih.. Tapi gua agak-agak gak nangkep.. Maksudnya tuh apaan sih? Gua gak ngerti ampe sekarang!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="thumb tright">
<div class="thumbinner" style="width:102px;"><img src="http://majarimagazine.com/wp-content/uploads/thumbs/coffecup.jpg" alt="Ask Majari!" class="thumbimage" />
<div class="thumbcaption">Punya pertanyaan tentang kuliah? Isu hangat Teknik Kimia? Ditemani secangkir kopi hangat, <strong><a href="/ask-majari">Ask Majari</a></strong> akan mencoba membantu kamu. Semangat! Tiap masalah pasti ada solusinya!</div>
</div>
</div>
<p><img src="http://majarimagazine.com/wp-content/uploads/Q.gif" align="left"/><em>Buat Majari,</p>
<p>Pertama-tama gua salut banget dan bangga banget jadi mahasiwa Teknik Kimia. Ngeliat ada majalah online dan forum kaya gini, gua jadi makin semangat kuliah di kampus!! Hahahaha.. Serius! Ternyata semuanya tuh gak membosankan ya.. Gua tuh dah mumet banget di kampus.. Pgn bolos aja rasanya tiap kuliah.. Hehehe.. Anyway, kenalin gua Rian, mahasiswa Teknik Kimia semester 7 dari Jogja.</p>
<p>Pertanyaan gua simpel aja.. Hehehe.. Gua semester lalu dapet mata kuliah <em>Transport Phenomena</em> nih.. Tapi gua agak-agak gak nangkep.. Maksudnya tuh apaan sih? Gua gak ngerti ampe sekarang! Yang ada gua stress dan berakhir dengan nilai E! Dan yang paling gua sesali ialah emang gua sama sekali gak ngerti tu mata kuliah maksudnya mau apa.. katanya neraca massa, energi, ama momentum.. tapi kok aneh ya? maksudnya tuh.. kok ngebahasnya ampe secara detil mikroskopik gt.. emang guna? Alhasil gua bakal mengulang semester depan.. itu matakuliah semester genap.. Huahh.. semoga semester depan gua bisa dapet A entah bagaimanapun caranya.. Hahaha..</p>
<p>Segitu aja pertanyaan gua.. semoga dapat menjelaskan dengan singkat dan mudah dimengerti.. ngejelasinnya jagan pake neraca momentum! Hahahaha&#8230;</p>
<p>Salam,<br />
Rian.</em></p>
<p><img src="http://majarimagazine.com/wp-content/uploads/A.gif" align="left"/>Buat Rian,</p>
<p>Makasih banget buat apresiasinya ama majalah online dan forum kita, semoga manfaat yang dirasakan ama Rian bisa juga dirasakan ama temen-temen Teknik Kimia se-Indonesia yang lain.</p>
<p>Transport phenomena ato dalam bahasa Indonesianya peristiwa perpindahan memang bisa dibilang salah satu ilmu yang cukup sulit dipahami dalam ruang lingkup ilmu-ilmu Teknik Kimia, jadi jangan khawatir, <em>you’re not alone</em>, hehe..</p>
<p>Kenapa kita harus belajar <em>Transport Phenomena</em>? <em>Transport phenomena</em> bisa dibilang merupakan salah satu ilmu dasar yang ada di Teknik Kimia, soalnya banyak banget konsep yang dipelajarin disana, ada neraca massa, energi, dan momentum. Dan yang mungkin bikin mumet adalah karena pembahasannya dilakukan secara analitis, sehingga perlu dilakukan tinjauan secara mikroskopik, jadinya tampak mumet banget kan penyelesaiannya, pake integral, diferensial, nentuin control volume, dan nilai-nilai batas.. ribet deh, hehehe..</p>
<p>Tp bukannya pada prakteknya nanti tuh banyaknya menggunakan metode-metode numerik dan empirik? Gak salah juga, emang sih dalam prakteknya nanti kita jarang memerlukan penyelesaian yang analitik karena penyelesaian numerik biasanya sudah cukup dan tidak memakan waktu yang lama seperti penyelesaian analitik, tapi memahami prinsip dasar yang terjadi dibalik fenomena yang ada seperti perpindahan massa secara mikroskopik juga penting terutama dalam menganalisa suatu masalah. Jadi memahami <em>Transport Phenomena</em> sangat penting dalam memahami konsep suatu permasalahan yang terjadi di lapangan nantinya. Semoga jawabannya gak terlalu mumet dan bisa membantu. Dan kalo ada suatu saat Rian nemuin kesulitan yang lain temen-teman Majari Kanayakan selalu siap membantu, hehehe..</p>
<p>Salam Majari Kanayakan.</p>
<img src="http://majarimagazine.com/?ak_action=api_record_view&id=146&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majarimagazine.com/2007/11/kuliah-transport-phenomena/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sebenernya Teknik Kimia tuh ngapain sih?</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/11/sebenernya-teknik-kimia-tuh-ngapain-sih/</link>
		<comments>http://majarimagazine.com/2007/11/sebenernya-teknik-kimia-tuh-ngapain-sih/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Nov 2007 10:19:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ertanto Vetra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ask Majari]]></category>
		<category><![CDATA[life]]></category>
		<category><![CDATA[students]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/11/sebenernya-teknik-kimia-tuh-ngapain-sih/</guid>
		<description><![CDATA["Saya mau nanya nih.. kira-kira sebenernya Teknik Kimia tuh ngapain sih? Di semester pertama ini saya masih gak 'ngeh' banget mau ngapain.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="thumb tright">
<div class="thumbinner" style="width:102px;"><img src="http://majarimagazine.com/wp-content/uploads/thumbs/coffecup.jpg" alt="Ask Majari!" class="thumbimage" />
<div class="thumbcaption">Punya pertanyaan tentang kuliah? Isu hangat Teknik Kimia? Ditemani secangkir kopi hangat, <strong><a href="/ask-majari">Ask Majari</a></strong> akan mencoba membantu kamu. Semangat! Tiap masalah pasti ada solusinya!</div>
</div>
</div>
<p><img src="http://majarimagazine.com/wp-content/uploads/Q.gif" align="left"/><em>Dear Majari,</p>
<p>Nama saya Aline, mahasiswa universitas terkemuka di Jakarta yang memiliki jurusan Teknik Kimia tentunya. Ini tahun pertama saya di jurusan Teknik Kimia dan saya masih bener-bener newbie banget di dunia saya yang baru ini. Teknik Kimia sebenarnya pilihan kedua saya di SPMB. Pilihan pertama saya Kedokteran. tapi saya keterimanya di Teknik Kimia. Pertama-tama agak kecewa banget sih.. tapi setelah dipikir-pikir, suka dan gak suka kan hanya persepsi. Toh kalo kita punya kemauan dan keyakinan, manusia bisa sukses di manapun dia ditempatkan.</p>
<p>Saya mau nanya nih.. kira-kira sebenernya Teknik Kimia tuh ngapain sih? Di semester pertama ini saya masih gak &#8216;ngeh&#8217; banget mau ngapain. Saya masih belajar kalkulus, fisika, dan kimia. Tapi apa ntar-ntarnya bakal gitu juga? Dan kerjaan saya tuh ntar bakal ngapain ya? Kalo temen saya ngeliat temen saya yang di Teknik Sipil, saya tau banget bahwa di masa depan dia bakal bisa merancang dan membangun jalanan megah dan gedung-gedung tinggi. Kalau saya melihat teman-teman saya di Teknik Mesin, saya tau benar bahwa dia bakal jadi ahli mesin yang amat handal. Katanya Teknik Kimia bikin pabrik? Bukannya pabrik itu dibangunnya sama orang Teknik Sipil dan Teknik Mesin? Saya bingung.</p>
<p>Dan kalau boleh, saya mau minta saran-saran nih supaya dapat sukses belajar di kampus. Kata orang-orang, Teknik Kimia tuh ilmunya berat banget. Saya jiper banget ngedengernya. Hehehe.. Mudah-mudahan ada saran yang dapat membantu.</p>
<p>Salam,<br />
Aline.</em></p>
<p><img src="http://majarimagazine.com/wp-content/uploads/A.gif" align="left"/>Dear Aline,</p>
<p>Pertanyaan Aline nih termasuk pertanyaan-pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh mahasiswa- mahasiswa yang baru masuk Teknik Kimia, jadi jangan khawatir karena sebagian besar dari kita pernah melewati masa-masa bimbang yang sama kok, hehehe..</p>
<p>Pada dasarnya semua bidang teknik tuh awalnya pasti belajar yang namanya kalkulus, fisika, dan kimia (kecuali di jurusan Teknik Arsitektur kali ya, hehe..), <strong>karena emang pelajaran itulah dasar dari bidang-bidang teknik yang ada</strong>, termasuk Teknik Kimia. Kalo mo dibilang sih anggap aja itu semua pelajaran SMA kelas 4, hehe..</p>
<p>Sementara kalo yg namanya teknik kimia gambarannya gimana ya.. sejujurnya saya juga ampe sekarang gak kebayang, hehe.. gak deng.. hahaha.. hmm, ilmu-ilmu dasar yg dipelajarin di teknik kimia tuh intinya ilmu-ilmu yang berhubungan dengan proses kimia. Proses kimia itu apa? simpelnya sih proses-proses yang dibutuhkan untuk mengubah suatu bahan baku menjadi produk yang diinginkan. Contoh ilmu yang terlibat banyak banget, ada <strong>mekanika fluida, perpindahan panas, perpindahan kalor, termodinamika, neraca massa, kinetika reaksi, proses pemisahan, evaluasi ekonomi, pengolahan limbah, n masih banyak lagi kok..</strong> eeiiittsss, tapi jangan takut dulu, nama-nama diatas gak seseram yang dibayangin kok, hehehe..</p>
<p>Belum kebayang ya?? ntar juga lama-lama sambil dijalanin juga kebayang kok, hehe..</p>
<p>Terus ntar kerjanya Teknik Kimia kaya gimana ya? hmmm.. contohnya ya bikin pabrik.. masih bingung ngebedain ama Teknik Sipil dan Teknik Mesin? kalo Teknik Sipil dan Teknik Mesin tuh emang bikin pabrik juga, tp mereka tuh bikin pabrik dalam artian merekalah yg bikin alat-alat dalam pabrik, fondasi, gedung-gedung, dan segala hal-hal yang ‘kasat mata’ deh..</p>
<p>Kalo Teknik Kimia dimana? nah <strong>Teknik Kimia-lah yang menentukan pabrik apa yg harus dibangun, bahan baku apa yg mo dipake, produk apa yg mo dibikin, gmn cara bikinnya, intinya di belakang layar deh..</strong> Ato mungkin kamu bertanya-tanya apa pentingnya sih Teknik Kimia buat kehidupan manusia?? Disadari ato gak, barang-barang yang ada di sekitar kita sebagian besar merupakan ‘hasil karya’ Teknik Kimia. Kertas, tinta, pakaian yang kamu pake (termasuk bahan pakaian dan pewarna kain), sabun mandi, pasta gigi, shampoo, deodorant, plastik, karet, gas elpiji, bensin, minyak tanah, pupuk, semen, minyak goreng itu semua bisa dibilang adalah ‘hasil karya’ Teknik Kimia. Jadi Teknik Kimia tuh emang luas banget.</p>
<p>Teknik Kimia ilmunya berat?? hmmm, berat ato gak itu sebenernya relatif kok, yang penting intinya tuh jalanin dengan santai aja, <em>just let it flow</em>. Yang jelas sih kalo mau sukses di Teknik kimia yang jelas perlu usaha dong.. gak ada kan orang yang bisa sukses tanpa berusaha.. tapi seperti yang dibilang tadi, yang penting sih dijalanin dengan santai aja, banyak baca literatur dan latihan soal juga bakal banyak membantu kok, dan yang jangan lupa untuk ngembangin kemampuan <em>soft skill </em>kamu diluar pelajaran kuliah, jadi rajin belajar. Dan kalo ada suatu saat Aline kesulitan apa-apa kan bisa nanya ama temen-temen Majari Kanayakan yang selalu siap membantu, hehehe.. Semoga jawaban-jawaban tadi bisa membantu menghilangkan kebimbangan hati Aline. Ada teman-teman disana yang ingin menambahkan?</p>
<p>Salam Majari Kanayakan.</p>
<img src="http://majarimagazine.com/?ak_action=api_record_view&id=136&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majarimagazine.com/2007/11/sebenernya-teknik-kimia-tuh-ngapain-sih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>45</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
