<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Majari Magazine &#187; microhydro</title>
	<atom:link href="http://majarimagazine.com/tag/microhydro/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://majarimagazine.com</link>
	<description>No.1 Magazine and Forum for Indonesian Chemical Engineering Students. Articles about chemical process technology, fuel utilization, global issues, environmental issues, safety and health, university profile, scholarships, comic, and video.</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Jun 2010 14:26:05 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Investasi €22m UniEropa untuk Asia dan Afrika Bidang Energi Terbarukan</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2009/02/investasi-unieropa-untuk-asia-afrika-bidang-energi-terbarukan/</link>
		<comments>http://majarimagazine.com/2009/02/investasi-unieropa-untuk-asia-afrika-bidang-energi-terbarukan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Feb 2009 23:57:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Inra Sumahamijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[biomass]]></category>
		<category><![CDATA[green]]></category>
		<category><![CDATA[microhydro]]></category>
		<category><![CDATA[press release]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/?p=1140</guid>
		<description><![CDATA[Global Energy Efficiency and Renewable Energy Fund (GEEREF) telah didirikan oleh UniEropa telah menyutujui untuk membangun micro-hydropower dengan tahap awal investasi dengan total dana sebesar  €22m di wilayah benua Asia dan Afrika.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-1139" src="http://majarimagazine.com/wp-content/uploads/2009/01/unieropa_majarimagazine_africa-271x300.jpg" alt="unieropa_majarimagazine_africa" width="155" height="171" /><em>Global Energy Efficiency and Renewable Energy Fund (GEEREF)</em> telah didirikan oleh UniEropa telah menyutujui untuk membangun <em>micro-hydropower</em> dengan tahap awal investasi dengan total dana sebesar  €22m di wilayah benua Asia dan Afrika.</p>
<p>Komite investasi GEEREF telah memberikan tahap awal investasi pada dua badan investasi energi terbarukan. Investasi tersebut akn difokuskan pada proyek di gurun sahara wilayah Afrika utara dan  di India untuk bagian Asia.</p>
<p>Kedua dana tersebut akan diinvestasikan sesuai dengan kebutuhannya dan akan dipergunakan untuk pembangunan berbagai proyek energi terbarukan seperti pembangkit listrik tenaga angin, mikro hydropower, reaktor methane dan biomass. &#8220;1,6 milyar penduduk bumi masih belum memiliki akses yang mencukupi pada pembangkit energi. Investasi GEEREF akan mempercepat penyampaian, pengembangan dan penyebaran teknologi ramah lingkugan sehingga dapat membantu memasok energi yang bersih dan aman pada negara-negara miskin di dunia.&#8221; kata Louis Michel, komisioner UniEropa untuk Pengembangan dan Kesejahteraan Manusia.</p>
<p>Pada tahun 2006, GEEREF telah melakukan hal yang sama untuk investasi dibidang energi terbarukan yang diikuti dengan pengembangan infrastruktur sesuai dengan kebutuhan regionalnya. Dengan kerjasama berbagai pihak, GEEREF juga melakukan investasi lain pada proyek-proyek spesifik. Fokusnya akan tetap pada investasi dengan dana dibawah €10m. Akan tetapi kebijakan yang dilakukan GEEREF ini banyak dihiraukan oleh investor-investor pribadi dan institusi keuangan internasional.</p>
<p>Setelah mempertimbangkan hal tersebut, GEEREF akhirnya menginvestasikan dananya pada badan-badan keuangan seperti <em>African Caribbean and Pasific</em> (ACP) dan negara-negara Afrika utara, negara bukan UniEropa di kawasan Eropa, Amerika latin dan Asia. Bersama dengan UniEropa, Jerman dan Norwegia telah menyediakan dana sebesar €110m untuk GEEREF hingga akhir periode tahun 2011. Dengan pertimbangan ini, diharapkan investor-investor pribadi maupun publik dapat berdatangan.</p>
<img src="http://majarimagazine.com/?ak_action=api_record_view&id=1140&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majarimagazine.com/2009/02/investasi-unieropa-untuk-asia-afrika-bidang-energi-terbarukan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemanfaatan Tenaga Angin dan Air di UK Waterways</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2009/02/pemanfaatan-tenaga-angin-dan-air-uk-waterways/</link>
		<comments>http://majarimagazine.com/2009/02/pemanfaatan-tenaga-angin-dan-air-uk-waterways/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Feb 2009 14:51:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Inra Sumahamijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[green]]></category>
		<category><![CDATA[microhydro]]></category>
		<category><![CDATA[press release]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/?p=1133</guid>
		<description><![CDATA[Departemen pemerintahan United Kingdom yang bertanggung jawab atas pengadaan kanal dan perawatan sungai tengah mengutarakan ambisi mereka untuk membangkitkan energi alternatif yang diklaim cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik mencapai 45.000 rumah.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1134" class="wp-caption alignleft" style="width: 282px"><a rel="attachment wp-att-1134" href="http://majarimagazine.com/2009/02/pemanfaatan-tenaga-angin-dan-air-uk-waterways/waterway_majarimagazine_british/"><img class="size-medium wp-image-1134" src="http://majarimagazine.com/wp-content/uploads/2009/01/waterway_majarimagazine_british-272x300.jpg" alt="British Waterways" width="272" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">British Waterways</p></div>
<p>Departemen pemerintahan United Kingdom yang bertanggung jawab atas pengadaan kanal dan perawatan sungai tengah mengutarakan ambisi mereka untuk  membangkitkan energi alternatif yang diklaim cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik mencapai 45.000 rumah. UK akan melakukan instalasi 50 buah &#8220;Bank-side Wind Turbine&#8221; dan sejumlah &#8220;Micro-hydro pro&#8221;.</p>
<p>Proyek yang dinamai &#8220;British Waterways&#8221; ini bekerja sama dengan Partnership for Renewables &#8211; perusahaan hasil kerjasama antara <a href="http://www.carbontrust.co.uk" target="_blank">Carbon Trust</a> dan <a href="http://www.hsbc.com" target="_blank">HSBC</a>- untuk mengidentifikasi lokasi-lokasi strategis dari jaringan sungai dan kanal sepanjang 2.000 &#8211; 2.200 mil.</p>
<p>Proyek British Waterways ini diperkirakan akan selesai pada tahun 2013 dan akan menghasilkan keuntungan sebesar  £1m tiap tahunnya. Instalasi 50 turbin angin apabila dikombinasikan akan menghasilkan daya sebesar 100MW akan tetapi tidak disebutkan besar daya yang dihasilkan oleh sejumlah generator micro-hydropower.</p>
<p>Pembicara dari departemen tersebut mengatakan turbin angin akan menjadi komponen utama proyek ini karena generator mikrohydro akan mengalami banyak hambatan. Beliau mengatakan hambatan bagi generator tersebut terdapat pada aliran kanal yang lambat. Beliau juga percaya diri bahwa rencana ini akan berjalan tanpa adanya oposisi dari penduduk lokal.</p>
<p>&#8220;Kami telah memikirkan isu-isu lokal dan akan melewati proses perencanaanlokal dan akan bekerjasama dengan berbagai komunitas,&#8221; tambahnya. &#8220;Tapi kemugkinan akan ada perubahan pola pemikiran akan energi terbarukan dan masyarakan yang memanfaatkan waterway ini akan lebih sadar akan isu-isu lingkingan.&#8221;</p>
<p>Stephen Ainger, chief executive dari Partnership for Renewables, mengatakan bahwa ia berharap British Waterways ini akan menjadi contoh agar dapat diikuti oleh berbagai badan publik lainnya.</p>
<p>Gerakan ini juga disambut baik oleh komunitas-komunitas pecinta lingkungan yang mendorong badan-badan di UK lainnya untuk melakukan hal serupa.</p>
<p>&#8220;Proyek energi alternatif berskala komunitas seperti hidropower dan turbin angin memiliki peranan penting untuk mengurangi ketergantungan akan bahan bakan fosil dan dapat membantu Britain mengembangkan perekonomian rendah karbon.&#8221; dikatakan oleh Nick Rau salah seorang aktivis kampanye Friends of the Earth&#8217;s energy. &#8220;Sudah jelas bahwa pengembangan energi terbarukan dapat menopang perekonomian secara substansial dan dapat pula memberikan keuntungan bagi lingkungan di sektor publik. Dan kami berharap lembaga organisasi masyarakat lainnya dapat mengikuti langkah yang dimulai oleh British Waterways.&#8221;</p>
<p>Source:</p>
<ul>
<li><a title="The Guardian" href="http://www.guardian.co.uk" target="_blank">The Guardian</a></li>
<li><a title="Mycrohydropower" href="http://www.microhydropower.net" target="_blank">Mycrohydropower</a></li>
<li><a title="British Waterways" href="http://http://www.britishwaterways.co.uk" target="_blank">Britishwaterways</a></li>
</ul>
<img src="http://majarimagazine.com/?ak_action=api_record_view&id=1133&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majarimagazine.com/2009/02/pemanfaatan-tenaga-angin-dan-air-uk-waterways/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tahun 2009 &#8216;Dibangun&#8217; 2.000 Desa Mandiri Energi</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2009/01/pada-2009-dibangun-2000-desa-mandiri-energi/</link>
		<comments>http://majarimagazine.com/2009/01/pada-2009-dibangun-2000-desa-mandiri-energi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 16:31:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Inra Sumahamijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[energy]]></category>
		<category><![CDATA[microhydro]]></category>
		<category><![CDATA[universities]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/?p=1032</guid>
		<description><![CDATA[Desa Mandiri Energi adalah desa yang dapat menyediakan energi bagi desa itu sendiri sehingga bisa membuka lapangan kerja, mengurangi kemiskinan dan menciptakan kegiatan-kegiatan produktif. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITS untuk membangun desa mandiri energi.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1059" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-1059" title="Air sebagai sumber energi PLT Mikrohidro" src="http://majarimagazine.com/wp-content/uploads/2009/01/mikrohidro-300x200.jpg" alt="Air sebagai sumber energi PLT Mikrohidro" width="300" height="200" /><p class="wp-caption-text">Air sebagai sumber energi PLT Mikrohidro</p></div>
<p>Desa Mandiri Energi adalah desa yang dapat menyediakan energi bagi desa itu sendiri sehingga bisa membuka lapangan kerja, mengurangi kemiskinan dan menciptakan kegiatan-kegiatan produktif. Desa Mandiri Energi terdiri dari dua jenis yaitu Desa Mandiri Energi yang dikembangkan dari non-bahan bakar nabati seperti yang menggunakan mikrohidro, tenaga surya, atau biogas serta Desa Mandiri Energi yang menggunakan bahan bakar nabati seperti biofuel.</p>
<p>“Dari 2.000 desa itu, masing-masing 1.000 desa untuk setiap jenisnya,” ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro. Saat ini di Indonesia terdapat 100 Desa Mandiri Energi dengan bahan bakar non-nabati di 81 kabupaten dan 40 Desa Mandiri Energi yang menggunakan bahan bakar nabati yang merupakan binaan tujuh departemen yaitu departemen ESDM, Pertanian, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kementerian Negara Daerah Tertinggal, Kementerian BUMN, dan Departemen Kelautan.</p>
<p>“Tujuan pengembangan Desa Mandiri Energi ada beberapa yang terutama adalah pengurangan kemiskinan dan membuka lapangan kerja, kalau bisa sampai akhir kabinet dapat mengurangi pengangguran hingga 1 juta orang, mengurangi kemiskinan disamping juga untuk mensubstitusi bahan bakar minyak,” katanya seraya menambahkan bahwa di Indonesia terdapat 70 ribu desa dimana 45 persen diantaranya desa tertinggal.</p>
<h3>Pemprov Jatim &#8211; ITS Bangun Desa Mandiri Energi dengan Mikrohidro</h3>
<p>Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITS untuk membangun desa mandiri energi. Hasil kerjasama tersebut berupa rencana pembangunana pembangkit listrik tenaga mikrohidro dengan efisiensi yang besar. Dalam kerjasama tersebut, LPPM-ITS bertugas merekayasa tenaga mikrohidro agar efisiensinya lebih tinggi.</p>
<p>Menurut Dr.Ir.Prabowo, M.E, sekertaris Pusat Studi Energi dan Rekayasa LPPM-ITS, tahap rekayasa yang dilakukan LPPM-ITS adalah mendisain turbin air. Perancangan ini dilakukan agar hilangnya pasokan tenaga lebih kecil sehingga dapat meningkatkan efisiensi energi.</p>
<p>Mikrohidro merupakan pembangkit listrik tenaga air skala kecil dan mempunyai prinsip mirip dengan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Energi yang dihasilkan mikrohidro terbilang tidak besar bila dibandingkan degan PLTA skala industri, akan tetapi peralatan dan areal tanah yang diperlukan cukup kecil untuk instalasi dan operasi mikrohidro. “Ini merupakan salah satu keunggulan mikrohidro, yakni tidak menimbulkan kerusakan lingkungan,” jelas Prabowo.</p>
<p>Hasil penelitian LPPM-ITS sejak tahun 2004 ini diklaim cocok untuk diterapkan di pedesaan yang belum terjangkau listrik dari PLN. LPPM-ITS telah melakukan mapping daerah-daerah di Jawa Timur yang berpotensi dibangun instalasi mikrohidro, dan dari hasil dari feasibility study sejak bulan Mei 2008 tersebut, terpilih lima lokasi di Jawa Timur yang akan dibangun instalasi mikrohidro. Daerah-daerah tersebut adalah Probolinggo, Situbondo, Banyuwangi, dan dua lokasi di Jember. “Saat ini proyek mikrohidro ini sudah dalam keadaan siap dibangun, ” tutup Prabowo.</p>
<img src="http://majarimagazine.com/?ak_action=api_record_view&id=1032&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majarimagazine.com/2009/01/pada-2009-dibangun-2000-desa-mandiri-energi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
