<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Majari Magazine &#187; garam</title>
	<atom:link href="http://majarimagazine.com/tag/garam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://majarimagazine.com</link>
	<description>No.1 Magazine for Indonesian Chemical Engineering Students. Articles about chemical process technology, fuel utilization, global issues, environmental issues, safety and health, university profile, scholarships, comic, and video.</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Dec 2011 13:05:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Desalinasi Air Garam</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2009/05/desalinasi-air-garam/</link>
		<comments>http://majarimagazine.com/2009/05/desalinasi-air-garam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 May 2009 14:22:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dian Shofinita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[desalinasi]]></category>
		<category><![CDATA[garam]]></category>
		<category><![CDATA[process design]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/?p=1619</guid>
		<description><![CDATA[Sumber yang berpotensi dijadikan sumber air bersih adalah air laut dengan proses desalinasi. Desalinasi adalah proses pemisahan yang digunakan untuk mengurangi kandungan garam terlarut dari air garam hingga level tertentu sehingga air dapat digunakan. Salah satu metodenya ialah reverse osmosis.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1620" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><img class="size-thumbnail wp-image-1620" src="http://majari.lemuel.netdna-cdn.com/wp-content/uploads/2009/05/rdshorline-150x150.jpg" alt="seawater" width="150" height="150" /><p class="wp-caption-text">Air Laut</p></div>
<p>Laju konsumsi air bersih di dunia meningkat dua kali lipat setiap 20 tahun, melebihi dua kali laju pertumbuhan manusia. Beberapa pihak memperhitungkan bahwa pada tahun 2025, permintaan air bersih akan melebihi persediaan hingga mencapai 56%. Kekurangan air bersih dapat berpengaruh terhadap banyak hal, di antaranya dapat mengurangi pembangunan ekonomi dan menurunkan tingkat kehidupan. Hal ini menunjukkan bahwa dunia membutuhkan suatu cara untuk meningkatkan persediaan air bersih. Salah satu sumber yang berpotensi dijadikan sumber air bersih adalah air laut. Air laut dapat dijadikan air bersih dengan proses desalinasi.</p>
<p>Desalinasi adalah proses pemisahan yang digunakan untuk mengurangi kandungan garam terlarut dari air garam hingga level tertentu sehingga air dapat digunakan. Proses desalinasi melibatkan tiga aliran cairan, yaitu umpan berupa air garam (misalnya air laut), produk bersalinitas rendah, dan konsentrat bersalinitas tinggi. Produk proses desalinasi umumnya merupakan air dengan kandungan garam terlarut kurang dari 500 mg/l, yang dapat digunakan untuk keperluan domestik, industri, dan pertanian. Hasil sampingan dari proses desalinasi adalah <em>brine</em>. <em>Brine</em> adalah larutan garam berkonsentrasi tinggi (lebih dari 35000 mg/l garam terlarut).</p>
<p>Distilasi merupakan metode desalinasi yang paling lama dan paling umum digunakan. Distilasi adalah metode pemisahan dengan cara memanaskan air laut untuk menghasilkan uap air, yang selanjutnya dikondensasi untuk menghasilkan air bersih. Berbagai macam proses distilasi yang umum digunakan, seperti <em>multistage flash, multiple effect distillation,</em> dan <em>vapor compression</em> umumnya menggunakan prinsip mengurangi tekanan uap dari air agar pendidihan dapat terjadi pada temperatur yang lebih rendah, tanpa menggunakan panas tambahan.</p>
<p>Metode lain desalinasi adalah dengan menggunakan membran. Terdapat dua tipe membran yang dapat digunakan untuk proses desalinasi, yaitu <em>reverse osmosis</em> (RO) dan <em>electrodialysis</em> (ED). Pada proses desalinasi menggunakan membran RO, air pada larutan garam dipisahkan dari garam terlarutnya dengan mengalirkannya melalui membran water-permeable. Permeate dapat mengalir melalui membran akibat adanya perbedaan tekanan yang diciptakan antara umpan bertekanan dan produk, yang memiliki tekanan dekat dengan tekanan atmosfer. Sisa umpan selanjutnya akan terus mengalir melalui sisi reaktor bertekanan sebagai <em>brine</em>. Proses ini tidak melalui tahap pemanasan ataupun perubahan fasa. Kebutuhan energi utama adalah untuk memberi tekanan pada air umpan. Desalinasi air payau membutuhkan tekanan operasi berkisar antara 250 hingga 400 psi, sedangkan desalinasi air laut memiliki kisaran tekanan operasi antara 800 hingga 1000 psi.</p>
<p>Dalam praktiknya, umpan dipompa ke dalam <em>container</em> tertutup, pada membran, untuk meningkatkan tekanan. Saat produk berupa air bersih dapat mengalir melalui membran, sisa umpan dan larutan <em>brine</em> menjadi semakin terkonsentrasi. Untuk mengurangi konsentrasi garam terlarut pada larutan sisa, sebagian larutan terkonsentrasi ini diambil dari <em>container</em> untuk mencegah konsentrasi garam terus meningkat.</p>
<p>Sistem RO terdiri dari 4 proses utama, yaitu (1) <em>pretreatment</em>, (2) <em>pressurization</em>, (3) <em>membrane separation</em>, (4) <em>post teatment stabilization.</em></p>
<div id="attachment_1622" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://majari.lemuel.netdna-cdn.com/wp-content/uploads/2009/05/ro.gif"><img class="size-full wp-image-1622" src="http://majari.lemuel.netdna-cdn.com/wp-content/uploads/2009/05/ro.gif" alt="desalinasi dengan RO" width="500" height="272" /></a><p class="wp-caption-text">desalinasi dengan RO</p></div>
<p><em>Pretreatment</em>: Air umpan pada tahap <em>pretreatment</em> disesuaikan dengan membran dengan cara memisahkan padatan tersuspensi, menyesuaikan pH, dan menambahkan <em>inhibitor</em> untuk mengontrol <em>scaling</em> yang dapat disebabkan oleh senyawa tetentu, seperti kalsium sulfat.</p>
<p><em>Pressurization</em>: Pompa akan meningkatkan tekanan dari umpan yang sudah melalui proses <em>pretreatment</em> hingga tekanan operasi yang sesuai dengan membran dan salinitas air umpan.</p>
<p><em>Separation</em>: Membran <em>permeable </em>akan menghalangi aliran garam terlarut, sementara membran akan memperbolehkan air produk terdesalinasi melewatinya. Efek permeabilitas membran ini akan menyebabkan terdapatnya dua aliran, yaitu aliran produk air bersih, dan aliran <em>brine</em> terkonsentrasi. Karena tidak ada membran yang sempurna pada proses pemisahan ini, sedikit garam dapat mengalir melewati membran dan tersisa pada air produk. Membran RO memiliki berbagai jenis konfigurasi, antara lain <em>spiral wound</em> dan <em>hollow fine fiber membranes</em>.</p>
<div id="attachment_1621" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><a href="http://majari.lemuel.netdna-cdn.com/wp-content/uploads/2009/05/hollow-fiber.gif"><img class="size-full wp-image-1621" src="http://majari.lemuel.netdna-cdn.com/wp-content/uploads/2009/05/hollow-fiber.gif" alt="tipe membran RO" width="400" height="462" /></a><p class="wp-caption-text">tipe membran RO</p></div>
<p><em>Stabilization</em>: Air produk hasil pemisahan dengan membran biasanya membutuhkan penyesuaian pH sebelum dialirkan ke sistem distribusi untuk dapat digunakan sebagai air minum. Produk mengalir melalui kolom aerasi dimana pH akan ditingkatkan dari sekitar 5 hingga mendekati 7.</p>
<blockquote><p>Sumber:<br />
<a href="http://www.oas.org/dsd/publications/Unit/oea59e/ch20.htm#TopOfPage">http://www.oas.org/dsd/publications/Unit/oea59e/ch20.htm#TopOfPage</a><br />
<a href="http://www.gewater.com/what_we_do/water_scarcity/desalination.jsp"> http://www.gewater.com/what_we_do/water_scarcity/desalination.jsp</a></p></blockquote>
<img src="http://majarimagazine.com/?ak_action=api_record_view&id=1619&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majarimagazine.com/2009/05/desalinasi-air-garam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk: basic (Feed is rejected)
Page Caching using disk: enhanced
Database Caching 3/15 queries in 0.016 seconds using disk: basic
Object Caching 275/294 objects using disk: basic
Content Delivery Network via majari.lemuel.netdna-cdn.com

Served from: majarimagazine.com @ 2012-02-08 16:21:39 -->
