Archive by Author
LRPTN XII Profile
Nowadays, the development of chemical industry is identically influenced by ability and creativity of the engineers who always give new ideas so that it can adequate citizen’s needs. Engineers’ ability is of course not obtained instantly, yet it must be created during in college. To increase the ability and creativity of chemical engineer candidate, Himpunan [...]
Full story »LRPTN XII 2011 mengusung tema : “PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM INDONESIA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN DAN ENERGI NASIONAL”
LRPTN XII diadakan sebagai stepping stone bagi kalangan akademisi dan praktisi Teknik Kimia untuk mencurahkan ide dan pemikiran dalam pengembangan industri kimia yang berbasiskan sumber daya alam Indonesia, untuk meningkatkan ketahanan pada sektor pangan dan energi nasional. Penggunaan frase “sumber daya alam Indonesia” mencerminkan bahwa bahan baku proses yang digunakan dalam perancangan pabrik berasal dari [...]
Full story »LOMBA RANCANG PABRIK TINGKAT NASIONAL XII, 2011 HIMPUNAN MAHASISWA TEKNIK KIMIA ITB
Perkembangan industri kimia saat ini tidak lepas dari kemampuan dan kreativitas para insinyurnya, yang selalu memberikan ide-ide baru sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Kecakapan seorang insinyur tentunya tidak diperoleh secara instan, namun perlu dibentuk semenjak duduk di bangku kuliah. Untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitas para calon insinyur teknik kimia, Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HIMATEK) ITB [...]
Full story »Kecipir, Tanaman Potensial di Indonesia
Ternyata masih ada kekayaan hayati potensial yang hampir tak tersumber-dayakan bahkan hampir terlupakan di masyarakat yaitu kecipir. Tanaman kecipir yang memiliki nama latin Psophocarpus tetragonolobus (L.) DC ini merupakan tanaman asli tropika dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Di beberapa daerah dikenal dengan nama Kacang belimbing (Sumatera Utara, Sumatera Barat), Kacang embing (Palembang), Jaat (Jawa Barat/ Sunda), Cipir, Kecipir (Jawa), Kelongkang (Bali), Biraro (Menado, Ternate).
Full story »Penanganan Limbah Udara Industri Pertambangan (part 2)
Setelah partikel berukuran besar dapat dipisahkan. Maka, selanjutnya partikel debu berukuran lebih kecil dapat dipisahkan dengan alat – alat pemisah yang dapat menangani partikel debu berukuran diameter kurang dari 5 mm. Alat atau metode yang pada umumnya digunakan pada tahap ini adalah electrostatic precipitator, fabric flter (bag-house), dan wet collector (scrubber).
Full story »Penanganan Limbah Udara Industri Pertambangan (part 1)
Limbah udara merupakan salah satu jenis limbah yang dihasilkan oleh industri pertambangan. Limbah tersebut dihasilkan sebagai emisi atmosferik dari industri tersebut. Ada dua tahap dalam penanganan limbah udara dari industri pertambangan. Tahap awal dikhususkan menangani partikel debu yang berukuran cukup besar berskala milimeter. Alat yang sering digunakan untuk menangani debu pada tahap awal adalah settling chamber (ruang pengendapan) dan siklon, yang dijelaskan sebagai berikut.
Full story »Landfill (part 2) : Pemanfaatan gas landfill untuk mikroturbin
Mikroturbin merupakan teknologi pemulihan energi landfill gas (LFG) terutama pada landfill yang kecil dimana pembangkit listrik yang besar tidak layak disebabkan faktor ekonomi dan jumlah LFG yang sedikit. Beberapa proyek LFG mikroturbin telah dilaksanakan dengan mempertimbangkan keuntungan dan resikonya.
Full story »Landfill (part 1): Unit Pengolahan Leachate dan biogas
Jika tidak dilakukan secara benar, landfill dapat menimbulkan masalah yang berkaitan dengan kesehatan dan lingkungan.Oleh sebab itu, dalam sistem landfill yang baik diperlukan adanya unit pengolahan air lindi dan unit pengolahan biogas.
Full story »Teknologi Plasma dalam Industri Pengemasan Makanan
Aplikasi teknologi plasma dalam industri pengemasan makanan lahir sebagai bentuk perkembangan dalam teknologi pengemasan makanan yang baik karena memiliki beberapa keunggulan seperti proses yang cepat dan minim menyebabkan kerusakan pada makanan.
Full story »

