Archive by Author
Kabar Terbaru dari LRPTN 2011
LRPTN XII diadakan sebagai stepping stone bagi kalangan akademisi dan praktisi Teknik Kimia untuk mencurahkan ide dan pemikiran dalam pengembangan industri kimia yang berbasiskan sumber daya alam Indonesia, untuk meningkatkan ketahanan pada sektor pangan dan energi nasional. LRPTN XII diharapkan dapat mencetuskan ide-ide solutif dan inovatif mengenai pemanfaatan sumber daya Indonesia secara optimal tanpa melupakan kearifan lokal sebagai upaya dalam meningkatkan ketahanan pangan dan energi nasional, serta menjadi penggerak bagi perindustrian di Indonesia.
Full story »LRPTN XII Profile
To increase the ability and creativity of chemical engineer candidate, Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HIMATEK) ITB cooperating with Chemical Engineer ITB will hold National Chemical Plant Design Competition or “Lomba Rancang Pabrik Tingkat Nasional” (LRPTN). LRPTN is a competition of designing a plant which takes themes related with several actual issues in industries. LRPTN has been held 11 times during 1996-2009.
Full story »Lomba Rancang Pabrik Tingkat Nasional XII 2011 HIMATEK ITB
Untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitas para calon insinyur teknik kimia, Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HIMATEK) ITB bekerjasama dengan Program Studi Teknik Kimia ITB mengadakan Lomba Rancang Pabrik Tingkat Nasional (LRPTN). LRPTN merupakan sebuah kompetisi rancang pabrik yang mengangkat tema-tema yang berkaitan dengan isu-isu aktual dalam dunia industri. Sampai sekarang, LRPTN telah berhasil diselenggarakan sebanyak 11 kali sejak tahun 1996.
Full story »Kecipir, Tanaman Potensial di Indonesia
Ternyata masih ada kekayaan hayati potensial yang hampir tak tersumber-dayakan bahkan hampir terlupakan di masyarakat yaitu kecipir. Tanaman kecipir yang memiliki nama latin Psophocarpus tetragonolobus (L.) DC ini merupakan tanaman asli tropika dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Di beberapa daerah dikenal dengan nama Kacang belimbing (Sumatera Utara, Sumatera Barat), Kacang embing (Palembang), Jaat (Jawa Barat/ Sunda), Cipir, Kecipir (Jawa), Kelongkang (Bali), Biraro (Menado, Ternate).
Full story »Penanganan Limbah Udara Industri Pertambangan (part 2)
Setelah partikel berukuran besar dapat dipisahkan. Maka, selanjutnya partikel debu berukuran lebih kecil dapat dipisahkan dengan alat – alat pemisah yang dapat menangani partikel debu berukuran diameter kurang dari 5 mm. Alat atau metode yang pada umumnya digunakan pada tahap ini adalah electrostatic precipitator, fabric flter (bag-house), dan wet collector (scrubber).
Full story »Penanganan Limbah Udara Industri Pertambangan (part 1)
Limbah udara merupakan salah satu jenis limbah yang dihasilkan oleh industri pertambangan. Limbah tersebut dihasilkan sebagai emisi atmosferik dari industri tersebut. Ada dua tahap dalam penanganan limbah udara dari industri pertambangan. Tahap awal dikhususkan menangani partikel debu yang berukuran cukup besar berskala milimeter. Alat yang sering digunakan untuk menangani debu pada tahap awal adalah settling chamber (ruang pengendapan) dan siklon, yang dijelaskan sebagai berikut.
Full story »Landfill (part 2) : Pemanfaatan gas landfill untuk mikroturbin
Mikroturbin merupakan teknologi pemulihan energi landfill gas (LFG) terutama pada landfill yang kecil dimana pembangkit listrik yang besar tidak layak disebabkan faktor ekonomi dan jumlah LFG yang sedikit. Beberapa proyek LFG mikroturbin telah dilaksanakan dengan mempertimbangkan keuntungan dan resikonya.
Full story »Landfill (part 1): Unit Pengolahan Leachate dan biogas
Jika tidak dilakukan secara benar, landfill dapat menimbulkan masalah yang berkaitan dengan kesehatan dan lingkungan.Oleh sebab itu, dalam sistem landfill yang baik diperlukan adanya unit pengolahan air lindi dan unit pengolahan biogas.
Full story »Teknologi Plasma dalam Industri Pengemasan Makanan
Aplikasi teknologi plasma dalam industri pengemasan makanan lahir sebagai bentuk perkembangan dalam teknologi pengemasan makanan yang baik karena memiliki beberapa keunggulan seperti proses yang cepat dan minim menyebabkan kerusakan pada makanan.
Full story »

