Kecipir, Tanaman Potensial di Indonesia
by Saepul Rohman on 20/05/10 at 10:26 pm | 12 Comments | |
Satu lagi kekayaan hayati yang hampir tak tersumberdayakan bahkan hampir terlupakan di masyarakat yaitu kecipir. Kecipir atau Psophocarpus tetragonolobus (L.) DC ini merupakan tanaman asli tropika dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Di beberapa daerah dikenal dengan nama Kacang belimbing (Sumatera Utara, Sumatera Barat), Kacang embing (Palembang), Jaat (Sunda), Cipir, Kecipir (Jawa), Kelongkang (Bali), Biraro (Menado, Ternate). Beberapa pendapat akademisi terhadap kecipir:
- An underexploited tropical plant with promising economic value !. [U.S. National Academy of Sciences, 1975]
- A possible soybean for the tropics !. A (food) supermarket on a stalk !. [Board on Sci. & Technol. for Intern. Develop., 1981]
- A leading potential plant protein source for the future ! [Sri Kantha dan Erdman, 1984]
- An unexploited source of (fatty) oil !. [Salunkhe dkk., 1992]
Sejak 1975, kecipir ternyata telah diprediksikan akan sangat menjajikan di masa depan sebagai bahan hayati bernilai ekonomi tinggi dan memiliki segudang manfaat. Tetapi kenyataan saat ini keberadaannya justru tidak disadari oleh masyarakat. Oleh karena itu mari kita telusuri kembali apa itu tanaman kecipir.
Deskripsi dan Manfaat
Batang dan Umbi
Tanaman kecipir tumbuh merambat, membentuk semak. Tingginya bisa mencapai 3-4 m, dalam budidaya biasanya diberi penyangga, namun jika dibiarkan akan menutupi permukaan tanah. Batangnya silindris, beruas-ruas, jarang mengayu. Umbi kecipir rasanya agak manis, daging berwarna putih gading, berserat kokoh seperti apel, tetapi berbau kurang sedap. Protein umbinya (10,9 g) lima kali lebih tinggi dari kentang, gadung dan ubi jalar. Beberapa manfaat dari umbi kecipir:
- Umbi belum tua bisa dimakan sesudah dikukus/direbus/”dibubuy”;
- Dapat dibuat keripik setelah direbus, diiris tipis-tipis, dan digoreng. Umbi kecipir juga dapat dimakan seperti bengkuang;
- Di negara myanmar, umbi kecipir biasanya direbus sampai lunak dan dimakan sebagai snack bersama minyak nabati dan garam, dan
- Sebagai obat sariawan dengan ditambah gula batu.
Daun
Daun majemuk dengan anak daun tiga berbentuk segitiga, panjang 7,0-8,5cm, pertulangan menyirip, letak berselang-seling, warna hijau. Daun kecipir konon dapat digunakan sebagai obat sakit mata, sakit telinga, dan bisul. Daun, khususnya yang berwarna hijau gelap kaya akan provitamin A. Proteinnya (5,07,6 g) lebih tinggi dari daun singkong (6,9 g), bayam (3,6 g), daun talas (4,1 g) per 100 gramnya.
Bunga
Bunganya tunggal, tipe kupu-kupu, tumbuh dari ketiak daun, kelopaknya biasanya berwarna biru pucat dan memiliki keunggulan mampu menyerbuk sendiri. Seperti bunga gambas dan bunga turi, bunga kecipir juga enak dimakan mentah sebagai salad atau lalap, direbus, maupun digoreng. Rasanya enak seperti jamur. Bunganya dapat diolah menjadi bumbu, rempah-rempah, permen, dan bahan pewarna alami. Protein bunga kecipir (5,6 g) lebih besar dari jantung pisang (1,6 g) dan bunga gambas (1,3 g) per 100 gramnya.
Buah
Buah tipe polong, memanjang, berbentuk segiempat dengan sudut beringgit, panjang polong antara 5-35 cm, lebar sekitar 2,5 cm, mengandung 5-20 biji. Pemanenan dilakukan setelah tanaman berumur 80-120 hari, yaitu saat polong berumur kira-kira 21 hari terhitung sejak bunga mekar. Polong muda ,merupakan bagian tanaman yang paling banyak digunakan sebagai bahan sayuran, dapat dimakan mentah (sebagai lalap), direbus, atau dicampur sayuran lain sebagai sayur asam, sayur lodeh, urap, karedok, pecel, gado-gado. Juga dapat diolah dengan cara ditumis atau dioseng. Di Bangladesh, polong muda digoreng dan dimakan dengan ikan atau daging.
Seratus gram polong muda mengandung vitamin A (340-595 SI), zat besi (0,2-12,0 mg), vitamin C (21-37 mg), serta vitamin dan mineral penting lain. Sebagai sayuran, polong muda tak hanya unggul dalam gizi, cita rasanya juga khas.
Biji
Biji tanaman kecipir bulat dengan diameter 8-10mm, berwarna coklat hingga hitam. Berat berkisar 0,06 hingga 0,40 gram. Biji kecipir tua komposisi gizinya paling baik, meski lebih banyak digunakan sebagai benih ketimbang bahan pangan. Mengandung protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral cukup tinggi dibanding polong muda, umbi, dan daunnya.
Tabel komposisi proksimat biji (%-b dari bagian yang bisa dimakan)
Kecipir memiliki kandungan protein dan minyak/lemak yang sangat mirip dengan kedelai. Pada lingkungan tropik yang lembab kedelai sulit dibudidayakan dengan baik. Oleh sebab itu, kecipir lebih potensial dibudidayakan di Indonesia dibandingkan dengan kedelai.
Komposisi asam lemak yang terkandung dalam kecipir adalah sebagai berikut:
Kecipir ternyata mengandung asam behenat yaitu asam lemak yang tidak diserap usus sehingga tidak menyebabkan kegemukan bila dikonsumsi banyak oleh manusia.
Skema pemanfaatan tanaman kecipir secara menyeluruh dapat dilihat pada gambar berikut:
Sumber:
Dr. Tatang Herna S. Diktat Kuliah Industri Pangan: Kecipir. 2005
http://www.wikipedia.com







12 Comments
investasi emas
Jul 17th, 2010
pahit gak tuh buah na,…
kalo pahit,.. pikir2 dulu dey,…
dewi
Aug 20th, 2010
kcipir t bsa nurunin teknn darah gk c?????
Thika leviandry
Sep 27th, 2010
asalamualaikum pak…….sya mau tanya umbi kecipir itu yang mananya ya?? ada gambarnya ga?? he maksih
Andri
Nov 4th, 2010
Wah,,, mantapz
Dhono
Nov 8th, 2010
hhmmmm….kecipir muda is my favorit … kalo buat lalap rasanya garing spt kerupuk, gak pahit….n baru tahu kalo tenyata umbinya juga bisa dijadikan makanan yg punya nilai gizi lebih dari kentang…..begitu juga bunga n daunnya…siiippplah..semoga semua warga indonesia tahu sehingga potensi tanaman ini dapat di maksimalkan….
wahyoe
Nov 22nd, 2010
bisa di buat obat ngk…???
agus
Feb 22nd, 2011
apa sudah ada yang meneliti potensi biji kecipir sebagai sumber biodisel ya?
imam khamdan
Mar 23rd, 2011
gan,…. saya lg nyari bibit kecipir dimana saya bisa mendapatkan bibit yang bagus saya tinggal di daerah Purwokerto
imam/081317907431
foredi cirebon
Sep 12th, 2011
Terima kasih untuk tipsnya, saya mau coba semoga juga.
imron
Sep 29th, 2011
Saya dulu pernah tanama bunga Rosella, lumayan berhasil,
dulu mulai dari tahun 2005-2007 saya mengembangkan di tanah seluah 25Ha, dengan sistem kemitraan dengan para tetangga yang petani
namaun saat ini harga sudah turun drastis, walaupun peluang dan permintaan masih tetap namaun tdk sesuai dengan biaya poduksi
Mohon bantuannya, klo ada komoditi lain yang lebih bagus harganya dan potensi pasranya bagus mohon baebagi info
kirim aja lewat vemail saya
terima kasih
ujang
Oct 19th, 2011
Wah menarik , baru tau, bukan hanya sekedar pelengkap lalapan , tapi bermanfaat …..
fitri
Dec 19th, 2011
buah yang segar dan cocok buat lalapan. dapat dicampur sebagai sayuran pecal ataupun pada urap, anyang
Leave a Comment