<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Teknik Fermentasi dalam Pengolahan Biji Kakao</title>
	<atom:link href="http://majarimagazine.com/2009/06/teknik-fermentasi-dalam-pengolahan-biji-kakao/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://majarimagazine.com/2009/06/teknik-fermentasi-dalam-pengolahan-biji-kakao/</link>
	<description>No.1 Magazine for Indonesian Chemical Engineering Students. Articles about chemical process technology, fuel utilization, global issues, environmental issues, safety and health, university profile, scholarships, comic, and video.</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Feb 2012 08:37:21 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: Saifudin</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2009/06/teknik-fermentasi-dalam-pengolahan-biji-kakao/comment-page-2/#comment-30344</link>
		<dc:creator>Saifudin</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2011 05:13:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/?p=1775#comment-30344</guid>
		<description>Setelah di Fermentasi apa harus dicuci sampai bersih.....?
Kalau di cuci akan mempengaruhi aroma kakaonya apa tidak?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah di Fermentasi apa harus dicuci sampai bersih&#8230;..?<br />
Kalau di cuci akan mempengaruhi aroma kakaonya apa tidak?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Zhaqie</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2009/06/teknik-fermentasi-dalam-pengolahan-biji-kakao/comment-page-2/#comment-27775</link>
		<dc:creator>Zhaqie</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Nov 2011 05:42:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/?p=1775#comment-27775</guid>
		<description>makasih infonya...
yang digunakan untuk pengeringan non surya yg memakan wktu 2-3 hari pakai apa mas bro...
apa pake oven, sama dengan proses selanjutnya, yaitu penyangraian?
trus tlng kasih info agen yg siap tampung kakao fermentasi?
kalau ga ngrepotin, tlng info buat ngolah jadi etanol... makasih berat mas bro...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>makasih infonya&#8230;<br />
yang digunakan untuk pengeringan non surya yg memakan wktu 2-3 hari pakai apa mas bro&#8230;<br />
apa pake oven, sama dengan proses selanjutnya, yaitu penyangraian?<br />
trus tlng kasih info agen yg siap tampung kakao fermentasi?<br />
kalau ga ngrepotin, tlng info buat ngolah jadi etanol&#8230; makasih berat mas bro&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: iwan damanik</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2009/06/teknik-fermentasi-dalam-pengolahan-biji-kakao/comment-page-2/#comment-27230</link>
		<dc:creator>iwan damanik</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Oct 2011 18:39:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/?p=1775#comment-27230</guid>
		<description>saya seorang petani kakao yang berdomisili di pematangsiantar-sumatera utara.
@DJAYA
saya sudah jenuh menjual cokelat secara biji, fermentasi atau tidak fermentasi harganya sama aja, pak. 
lantas buat apa kita harus fermentasi? nambah-nambah ongkos non produksi. 
tapi saya malah tertarik dengan uraian yang bapak paparkan tentang proses biji kakao hingga menjadi pasta/tepung. 
saya ingin mencobanya, kalau memang masih bisa terjangkau, baik dari kerumitan prosesnya, ongkos produksi maupun faktor lainnya. 
untuk itu, saya kira saya butuh panduan yang lebih mendetail. 
di mana sya bisa mempelajarinya, pak?

@KIOS MESIN 
saya tertarik dengan mesin-mesin yang ditawarkan oleh KIOS MESIN. 
boleh tau spesifikasi masing-masing mesinnya, (termasuk cara kerjanya) pak?
atau mungkin ada situs/blog atau apapun namanya untuk melihat spek-nya? 

saya mohon tanggapan dari pihak manapun yang mengerti tentang hal tsb. diatas. khusunya dari bapak DJAYA dan KIOS MESIN. 
oh, ya... email saya: 
henridwan@yahoo.co.id
TERIMA KASIH.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya seorang petani kakao yang berdomisili di pematangsiantar-sumatera utara.<br />
@DJAYA<br />
saya sudah jenuh menjual cokelat secara biji, fermentasi atau tidak fermentasi harganya sama aja, pak.<br />
lantas buat apa kita harus fermentasi? nambah-nambah ongkos non produksi.<br />
tapi saya malah tertarik dengan uraian yang bapak paparkan tentang proses biji kakao hingga menjadi pasta/tepung.<br />
saya ingin mencobanya, kalau memang masih bisa terjangkau, baik dari kerumitan prosesnya, ongkos produksi maupun faktor lainnya.<br />
untuk itu, saya kira saya butuh panduan yang lebih mendetail.<br />
di mana sya bisa mempelajarinya, pak?</p>
<p>@KIOS MESIN<br />
saya tertarik dengan mesin-mesin yang ditawarkan oleh KIOS MESIN.<br />
boleh tau spesifikasi masing-masing mesinnya, (termasuk cara kerjanya) pak?<br />
atau mungkin ada situs/blog atau apapun namanya untuk melihat spek-nya? </p>
<p>saya mohon tanggapan dari pihak manapun yang mengerti tentang hal tsb. diatas. khusunya dari bapak DJAYA dan KIOS MESIN.<br />
oh, ya&#8230; email saya:<br />
<a href="mailto:henridwan@yahoo.co.id">henridwan@yahoo.co.id</a><br />
TERIMA KASIH.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jimjimie</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2009/06/teknik-fermentasi-dalam-pengolahan-biji-kakao/comment-page-2/#comment-26178</link>
		<dc:creator>jimjimie</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Oct 2011 01:43:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/?p=1775#comment-26178</guid>
		<description>kalau mau belajar fermentasi coklat secara real dimana ya? pabrik pengolah dari kakao sampai jadi coklat ada gak di indonesia?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau mau belajar fermentasi coklat secara real dimana ya? pabrik pengolah dari kakao sampai jadi coklat ada gak di indonesia?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sahal bee crew</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2009/06/teknik-fermentasi-dalam-pengolahan-biji-kakao/comment-page-2/#comment-25840</link>
		<dc:creator>sahal bee crew</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Sep 2011 06:16:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/?p=1775#comment-25840</guid>
		<description>trima ksih ats penayangannya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>trima ksih ats penayangannya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: KIOS MESIN</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2009/06/teknik-fermentasi-dalam-pengolahan-biji-kakao/comment-page-2/#comment-24585</link>
		<dc:creator>KIOS MESIN</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Aug 2011 18:23:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/?p=1775#comment-24585</guid>
		<description>KIOS MESIN menyediakan mesin pengolahan kakao dari pengolahan primer sampai sekunder

Mesin kakao
1. Mesin Pod Breaker ( Pemecah dan Pemisah Biji Kakao) 
2. Mesin Depulper ( pemeras / pemisah lendir kakao) 
3. Kotak Fermentasi
4. Mesin Pengering Kakao
5. Mesin Sortasi ( Grader) Kakao
6. Mesin Pasta Kasar Kakao ( Coklat) 
7. Mesin Pembubuk Coklat
8. Mesin Sangrai Kakao
9. Mesin Mixer Bubuk Coklat
10. Dll</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>KIOS MESIN menyediakan mesin pengolahan kakao dari pengolahan primer sampai sekunder</p>
<p>Mesin kakao<br />
1. Mesin Pod Breaker ( Pemecah dan Pemisah Biji Kakao)<br />
2. Mesin Depulper ( pemeras / pemisah lendir kakao)<br />
3. Kotak Fermentasi<br />
4. Mesin Pengering Kakao<br />
5. Mesin Sortasi ( Grader) Kakao<br />
6. Mesin Pasta Kasar Kakao ( Coklat)<br />
7. Mesin Pembubuk Coklat<br />
8. Mesin Sangrai Kakao<br />
9. Mesin Mixer Bubuk Coklat<br />
10. Dll</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wind</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2009/06/teknik-fermentasi-dalam-pengolahan-biji-kakao/comment-page-2/#comment-21956</link>
		<dc:creator>wind</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 May 2011 13:32:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/?p=1775#comment-21956</guid>
		<description>,,izin copas buat tgs gan,
mksh</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>,,izin copas buat tgs gan,<br />
mksh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ivank</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2009/06/teknik-fermentasi-dalam-pengolahan-biji-kakao/comment-page-2/#comment-21919</link>
		<dc:creator>ivank</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 May 2011 01:23:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/?p=1775#comment-21919</guid>
		<description>ijin mengcopy ya...buat tugas</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ijin mengcopy ya&#8230;buat tugas</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: try</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2009/06/teknik-fermentasi-dalam-pengolahan-biji-kakao/comment-page-2/#comment-20755</link>
		<dc:creator>try</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Apr 2011 15:03:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/?p=1775#comment-20755</guid>
		<description>mator nuon</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mator nuon</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Andi</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2009/06/teknik-fermentasi-dalam-pengolahan-biji-kakao/comment-page-2/#comment-20707</link>
		<dc:creator>Andi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Apr 2011 08:36:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/?p=1775#comment-20707</guid>
		<description>tks infonya,maaf saya msh sangat awam ttg coklat, bgmn cara menentukan kadar air dari biji coklat ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tks infonya,maaf saya msh sangat awam ttg coklat, bgmn cara menentukan kadar air dari biji coklat ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Djaya</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2009/06/teknik-fermentasi-dalam-pengolahan-biji-kakao/comment-page-2/#comment-20374</link>
		<dc:creator>Djaya</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Apr 2011 06:46:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/?p=1775#comment-20374</guid>
		<description>@Prio,
Selisih harga antara fementasi dan non fermentasi bisa mencapai rata-rata 3000 per kg</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Prio,<br />
Selisih harga antara fementasi dan non fermentasi bisa mencapai rata-rata 3000 per kg</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Djaya</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2009/06/teknik-fermentasi-dalam-pengolahan-biji-kakao/comment-page-2/#comment-20373</link>
		<dc:creator>Djaya</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Apr 2011 06:42:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/?p=1775#comment-20373</guid>
		<description>@Mas Bambang,
Proses dari biji untuk menjadi makanan sangat panjang, sehingga memang sangat sulit sekali untuk bisa dijadikan home industri. Namun secara singkat dpt dijelaskan:
1. Biji dibersihkan dari sampah
2. Drying. Proses pengeringan agar kandungan air berkisar 4.5 s/d 5.5 %
3. Winnowing. Proses pemisahan kulit (shell) dgn nibs (daging)
4. Roasting. Proses pembunuhan bakteri dan menurunkan kadar air sampai MAX 1.5%
5. Grinding. Proses giling yg menghasilkan cocoa mass
6. Pressing. Proses pemisahan butter dgn cake
7. Pulverising. Cake digiling menjadi cocoa powder
8. Butter, cocoa powder, cocoa mass dicampur dgn gula, dan dicetak sesuai selera..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Mas Bambang,<br />
Proses dari biji untuk menjadi makanan sangat panjang, sehingga memang sangat sulit sekali untuk bisa dijadikan home industri. Namun secara singkat dpt dijelaskan:<br />
1. Biji dibersihkan dari sampah<br />
2. Drying. Proses pengeringan agar kandungan air berkisar 4.5 s/d 5.5 %<br />
3. Winnowing. Proses pemisahan kulit (shell) dgn nibs (daging)<br />
4. Roasting. Proses pembunuhan bakteri dan menurunkan kadar air sampai MAX 1.5%<br />
5. Grinding. Proses giling yg menghasilkan cocoa mass<br />
6. Pressing. Proses pemisahan butter dgn cake<br />
7. Pulverising. Cake digiling menjadi cocoa powder<br />
8. Butter, cocoa powder, cocoa mass dicampur dgn gula, dan dicetak sesuai selera..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nelman</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2009/06/teknik-fermentasi-dalam-pengolahan-biji-kakao/comment-page-2/#comment-20372</link>
		<dc:creator>Nelman</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Apr 2011 06:29:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/?p=1775#comment-20372</guid>
		<description>@Mery:
Bahan utama bukan bubuk coklat, tetapi gula dan lemak kakao serta cocoa mass. Biasanya penggunaan bubuk coklat jika produknya tidak asli coklat sehingga lemak yg digunakan adalah lemak nabati (umumnya minyak kelapa sawit). Komponen utama tersebut dicampur dgn ratio tertentu, kemudian di giling sampai kehalusannya 25 mikron. Setelah itu dimasukkan kedalam sebuah bejana yang disebut conch. Di dalam conch terjadi proses conching dimana adonan tersebut diaduk selama minimum 18 jam. Setelah proses conching maka adonan tadi akan berubah bentuk menjadi liquid sehingga dapat dicetak sesuai dgn bentuk/umuran yg diharapkan...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Mery:<br />
Bahan utama bukan bubuk coklat, tetapi gula dan lemak kakao serta cocoa mass. Biasanya penggunaan bubuk coklat jika produknya tidak asli coklat sehingga lemak yg digunakan adalah lemak nabati (umumnya minyak kelapa sawit). Komponen utama tersebut dicampur dgn ratio tertentu, kemudian di giling sampai kehalusannya 25 mikron. Setelah itu dimasukkan kedalam sebuah bejana yang disebut conch. Di dalam conch terjadi proses conching dimana adonan tersebut diaduk selama minimum 18 jam. Setelah proses conching maka adonan tadi akan berubah bentuk menjadi liquid sehingga dapat dicetak sesuai dgn bentuk/umuran yg diharapkan&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nelman</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2009/06/teknik-fermentasi-dalam-pengolahan-biji-kakao/comment-page-2/#comment-20371</link>
		<dc:creator>Nelman</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Apr 2011 06:22:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/?p=1775#comment-20371</guid>
		<description>@Iwan: tidak perlu proses rendam/cuci. Yg perlu dilakukan berikutnya adalah proses sorting agar sampahnya minimum. Yg dimaksud sampah adalah : flat bean, shell fragment, pulp dan cluster.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Iwan: tidak perlu proses rendam/cuci. Yg perlu dilakukan berikutnya adalah proses sorting agar sampahnya minimum. Yg dimaksud sampah adalah : flat bean, shell fragment, pulp dan cluster.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: septo</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2009/06/teknik-fermentasi-dalam-pengolahan-biji-kakao/comment-page-2/#comment-19533</link>
		<dc:creator>septo</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Mar 2011 12:07:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/?p=1775#comment-19533</guid>
		<description>maturnuwun infonya...
klw boleh tau ada gx agen di indonesia yang mau menampung biji kakao yg sudah difermentasi???
harga pasti jelas lebih dibandingkan kakao yg proses pengeringannya dengan cara biasa
terima kasih..
kalao ada jngan lupa di bls komenya yao... 
kalo bisa yang ada di jakarta..
tolong ya.. ni wat tambahaqn biaya kuliah..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>maturnuwun infonya&#8230;<br />
klw boleh tau ada gx agen di indonesia yang mau menampung biji kakao yg sudah difermentasi???<br />
harga pasti jelas lebih dibandingkan kakao yg proses pengeringannya dengan cara biasa<br />
terima kasih..<br />
kalao ada jngan lupa di bls komenya yao&#8230;<br />
kalo bisa yang ada di jakarta..<br />
tolong ya.. ni wat tambahaqn biaya kuliah..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk: basic (Feed is rejected)
Page Caching using disk: enhanced
Database Caching 3/23 queries in 0.020 seconds using disk: basic
Object Caching 461/464 objects using disk: basic
Content Delivery Network via majari.lemuel.netdna-cdn.com

Served from: majarimagazine.com @ 2012-02-08 17:53:53 -->
