Parameter Pengolahan Air Limbah Industri

by on 19/06/09 at 10:03 pm | 15 Comments | |

Dalam pengolahan air limbah industri dikenal 3 parameter utama yaitu: (1) Oksigen terlarut (OT) atau Dissolved Oxygen (DO), (2) Kebutuhan Oksigen Biologis (KOB) atau Biologycal Oxygen Demand (BOD) dan (3) Kebutuhan Oksigen Kimia (KOK) atau Chemical Oxygen Demand (COD).

Oksigen terlarut (OT) atau Dissolved Oxygen (DO)

Oksigen merupakan parameter yang sangat penting dalam air. Sebagian besar makhluk hidup dalam air membutuhkan oksigen untuk mempertahankan hidupnya, baik tanaman maupun hewan air, bergantung kepada oksigen yang terlarut. Ikan merupakan makhluk air dengan kebutuhan oksigen tertinggi, kemudian invertebrata, dan yang terkecil kebutuhan oksigennya adalah bakteri.

Keseimbangan oksigen terlarut (OT) dalam air secara alamiah terjadi secara bekesinambungan. Mikoorganisme sebagai makhluk terkecil dalam air, untuk pertumbuhannya membutuhkan sumber energi yaitu unsur karbon (C) yang dapat diperoleh dari bahan organik yang berasal dari tanaman, ganggang yang mati, maupun oksigen dari udara.

Bahan organik tersebut oleh mikroorganisme akan duraikan menadi karbon dioksida (CO2) dan air (H2O). CO2 selanjutnya dimanfaatkan oleh tanaman dalam air untuk proses fotosintesis membentuk oksigen, dan seterusnya.

Oksigen yang dimanfaatkan untuk proses penguraian bahan organik tersebut akan diganti oleh oksigen yang masuk dari udara maupun dari sumber lainnya secepat habisnya oksigen terlarut yang digunakan oleh bakteri atau dengan kata lain oksigen yang diambil oleh biota air selalu setimbang dengan oksigen yang masuk dari udara maupun dari hasil fotosintesa tanaman air.

Apabila pada suatu saat bahan organik dalam air menjadi berlebih sebagai akibat masuknya limbah aktivitas manusia (seperti limbah organik dari industri), yang berarti suplai karbon (C) melimpah, menyebabkan kecepatan pertumbuhan mikroorganisme akan berlipat ganda, yang berati juga meningkatnya kebutuhan oksigen, sementara suplai oksigen dari udara jumlahnya tetap. Pada kondisi seperti ini, kesetimbangan antara oksigen yang masuk ke air dengan yang dimanfaatkan oleh biota air tidak setimbang, akibatnya terjadi defisit oksigen terlarut dalam air. Bila penurunan oksigen terlarut tetap berlanjut hingga nol, biota air yang membutuhkan oksigen (aerobik) akan mati, dan digantikan dengan tumbuhnya mikroba yang tidak membutuhkan oksigen atau mikroba anerobik. Sama halnya dengan mikroba aerobik, mikroba anaerobik juga akan memanfatkan karbon dari bahan organik. Dari respirasi anaerobik ini terbentuk gas metana (CH4) disamping terbentuk gas asam sulfida (H2S) yang berbau busuk.

Masuknya zat terlarut lain dalam air mengganggu kelarutan oksigen dalam air

Masuknya zat terlarut lain dalam air mengganggu kelarutan oksigen dalam air

BOD dan COD

Untuk menentukan tingkat penurunan kualitas air dapat dilihat dari penurunan kadar oksigen terlatut (OT) sebagai akibat masuknya bahan organik dari luar, umumnya digunakan uji BOD dan atau COD.

Biological Oxygen Demand (BOD) atau kebutuhan oksigen biologis (KOB) menunjukkan jumlah oksigen terlarut yang dibutuhkan oleh mikroorganisme hidup untuk memecah atau mengoksidasi bahan organik dalam air.

Oleh karena itu, nilai BOD bukanlah merupakan nilai yang menujukkan jumlah atau kadar bahan organik dalam air, tetapi mengukur secara relative jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh mikroorganisme untuk mengoksidasi atau menguraikan bahan-bahan organik tersebut. BOD tinggi menunjukkan bahwa jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh mikroorganisme untuk mengoksidasi bahan organik dalam air tersebut tinggi, berarti dalam air sudah terjadi defisit oksigen. Banyaknya mikroorganisme yang tumbuh dalam air disebabkan banyaknya makanan yang tersedia (bahan organik), oleh karena itu secara tidak langsung BOD selalu dikaitkan dengan kadar bahan organik dalam air.

BOD5 merupakan penentuan kadar BOD baku yaitu pengukuran jumlah oksigen yang dihabiskan dalam waktu lima hari oleh mikroorganisme pengurai secara aerobic dalam suatu volume air pada suhu 20 derajat Celcius.

BOD5 500mg/liter (atau ppm) berarti 500 mgram oksigen akan dihabiskan oleh mikroorganisme dalam satu liter contoh air selama waktu lima hari pada suhu 20 derajat Celcius.

Beberapa dasar yang sering digunakan untuk menentukan kualitas air dilihat dari kadar BOD adalah:

Erat kaitannya dengan BOD adalah COD. Dalam bahan buangan, tidak semua bahan kimia organik dapat diuraikan oleh mikroorganisme secara cepat.

Bahan organik dalam air bersifat:

  • Dapat diuraikan oleh bakteri (biodegradasi) dalam waktu lima hari
  • Bahan organik yang tidak teruraikan oleh bakteri dalam waktu lima hari
  • Bahan organik yang tidak mengalami biodegradasi

Uji COD ini meliputi semua bahan organik di atas, baik yang dapat diuraikan oleh mikroorganisme maupun yang tidak dapat diuraikan. Oleh karena itu hasil uji COD akan lebih tinggi dari hasil uji BOD.

Referensi:
Henze,Mogenz.1995.Waste Water Treatment Biological and Chemical Process.Germany:Springer-verlagheidelberg
Effeni, Farid. Diktat Kuliah Pengolahan Limbah Industri.Surabaya:Teknik Kimia ITS

  • wida

    artikel ini sangat membantu sya dalam menyusun,,sebelumnya terima kasih ya,,,

  • http://kalibrasi.org kalibrasi

    thanks artikelnya.
    sangat membantu saya yang baru belajar.

  • http://yahoo neg

    okk

  • http://[email protected] muslimin.amin

    bagaimana cara pengolahan limbah yang aman untuk kesehatan lingkungan agar aman terhadap makhluk hidup baik itu manusia sendiri, hewan , dan tumbuhan,, apa kiat2 yang harus dilakukan agar dapat menjaga keseimbangannya.

  • hendy

    bagaimanakh cara ygefektif utk mnurunkan kadar COD dlm pngolahan limbah industri sodium

  • dhini utami

    makasih di infonya :)

  • dina

    thank’s but artikelnya……………….artikel ini sangat membantu……..

  • ayu andari

    lumayan,,, hrs lebih dikembangkan berbagai cara pengolahan limbah menjadi suatu yang lebih bs dimanfaatkan,,, jng jauh2. untuk kehidupan disekitar kita ja dl,,, dan berbagai bahan2 akfif mudah dicari dan murah dipakai dan ditambahkan dlm upaya meningkatkan kadar O2 dengan aerasi,, ataupun pemanfaatan secara biologis untuk mengurangilogam berat pd air limbah itu,,,, trims,,,

  • http://majarimagazine.com/2009/06/parameter-pengolahan-air-limbah-industri/ Ervin Slagianto

    Thanks atas informasinya pas banget aq ada tugas untuk mencari artikel tentang cara penanganan limbah dan bagi para pemuda juga selalu jaga kebersihan lingkungan agar terlihat bersih,rapi dan sehat…….

  • faruk afero

    berap sich kadar DO dan BOD dalam air limbah? npa g’ di jelazin…?

  • putri

    trims untuk informasinya

  • dee

    thank’s untuk artikel nya ya….
    kebetulan aq lagi cari cari ne… referensi tugas kuliah tentang limbah…
    artikelnya sangat membantu aq……

  • vea
  • charles

    thanks untuk artikelnya….
    kebetulan lagi ngumpulan data, yang concern ma yang ditulis…

  • inra

    Congrats atas post pertamanya…padahal dah ngumpulin data mau nulis ini, tapi dah keduluan…

pestilence439
lovelock506 voltigeur296 fiance206 pecunious261 hyperphysical624 printer549 earnestness679