<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Natuna D-Alpha, Ladang CO2 yang Jadi Primadona</title>
	<atom:link href="http://majarimagazine.com/2009/02/natuna-d-alpha-ladang-co2-yang-jadi-primadona/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://majarimagazine.com/2009/02/natuna-d-alpha-ladang-co2-yang-jadi-primadona/</link>
	<description>No.1 Magazine and Forum for Indonesian Chemical Engineering Students. Articles about chemical process technology, fuel utilization, global issues, environmental issues, safety and health, university profile, scholarships, comic, and video.</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Jun 2010 08:40:14 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Ojan 13000003</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2009/02/natuna-d-alpha-ladang-co2-yang-jadi-primadona/comment-page-1/#comment-8718</link>
		<dc:creator>Ojan 13000003</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jun 2009 05:06:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/?p=1352#comment-8718</guid>
		<description>Gede bener reservenya yaa... Kalau pake membran selektivitasnya tidak lebih bagus daripada menggunakan absorption, walaupun skid membran lebih kecil dan cocok di offshore. Tapi tetap saja, CO2 yang diremove pasti akan direlease ke atmosfer (ini yang sebenernya ditakutkan). Mungkin cara yang bisa dipake adalah CO2 sequestration ke dasar laut sehingga CO2 rich gas dapat dikirimkan dan diperangkap lagi ke dasar laut setelah dipisahkan. Tapi sayangnya teknologi ini msh banyak berkembang dalam skala penelitian aja. Gak tau juga deh kalo udah ada industri yang nerapin...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Gede bener reservenya yaa&#8230; Kalau pake membran selektivitasnya tidak lebih bagus daripada menggunakan absorption, walaupun skid membran lebih kecil dan cocok di offshore. Tapi tetap saja, CO2 yang diremove pasti akan direlease ke atmosfer (ini yang sebenernya ditakutkan). Mungkin cara yang bisa dipake adalah CO2 sequestration ke dasar laut sehingga CO2 rich gas dapat dikirimkan dan diperangkap lagi ke dasar laut setelah dipisahkan. Tapi sayangnya teknologi ini msh banyak berkembang dalam skala penelitian aja. Gak tau juga deh kalo udah ada industri yang nerapin&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ade rumapea</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2009/02/natuna-d-alpha-ladang-co2-yang-jadi-primadona/comment-page-1/#comment-4846</link>
		<dc:creator>ade rumapea</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 12:33:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/?p=1352#comment-4846</guid>
		<description>46 triliun kubic ?????wow sangat besar sekali.Bagaimana cara eksplorasinya dengan kadar CO2 71 %.Gimana kalau menggunakan teknologi membran dalam pemisahan CO2 nya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>46 triliun kubic ?????wow sangat besar sekali.Bagaimana cara eksplorasinya dengan kadar CO2 71 %.Gimana kalau menggunakan teknologi membran dalam pemisahan CO2 nya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
