UK Ambisi Kurangi CO2, Minim Chemical Engineer

by on 06/12/08 at 8:33 pm | No Comment | |

United Kingdom menetapkan target pengurangan emisi dari 60 hingga 80 % ditahun 2050. Akan tetapi, IChemE (Institution of Chemical Engineers) mengecam UK atas rencana pengurangan emisi karbon yang diduga membahayakan karena kurangnya investasi dibidang pendidikan Teknik Kimia oleh negara tersebut.

England, 2008. Dr. David Brown, chief executive dari IChemE menanggapi perihal beberapa Universitas ternama di UK yang belum melakukan investasi dibidang keteknik-kimiaan dengan kondisi lulusan yang gagal memenuhi kebutuhan perindustrian: “Insinyur teknik kimia akan berada dibarisan depan dalam perang menghadapi perubahan iklim (climate change), tapi hal ini tidak cukup melihat kuantitas SDM lulusan dari universitas kita”, tegas Brown.

Menurut Brown bangku kuliah di bidang Teknik Kimia harus ditambahkan agar dapat memenuhi kebutuhan siswa dan praktisi industri. Demi tercapainya hal itu, Brown mengkritik dari segi minimnya investasi yang dilakukan oleh pemerintah UK.

Pada data sementara UCAS, terungkap bahwa hanya 1645 orang siswa memilih jurusan Teknik Kimia di UK tahun 2008, terjadi peningkatan 13% dibanding tahun sebelumnya dan 75% lebih banyak dari tahun 2001.

Berdasarkan rekomendasi Brown, praktisi Teknik Kimia dimasukkan kedalam list “Minim Profesi” oleh Badan penasehat keimigrasian bulan agustus lalu, sehingga di negara tersebut membolehkan perekrutan praktisi Teknik Kimia dari negara manapun untuk memenuhi kebutuhan industri. Peraturan ini akan diberlakukan dibarengi dengan sistem imigrasi baru UK bulan november ini.

Di lain pihak, Departemen hubungan lingkungan, pangan dan kependudukan UK (DEFRA), menginformasikan, emisi CO2 UK ditahun 2005 mencapai  554.2juta ton. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh AMEC, UK dapat mengurangi total emisi CO2 lebih dari 6% dengan “menangkap” dan menyimpan CO2 dari kota Yorkshire dan Humber sebagai salah satu kota metropolitan di UK yang dapat memproduksi emisi CO2 sekitar 90juta ton hanya dari sektor industrinya.

Pengurangan 6% tersebut setara dengan mengurangi 14 juta mobil dari jalan raya ditahun 2030  (Emisi per mobil rata-rata 2.57 ton CO2 per tahun, red.).

Penelitian yang dilakukan oleh AMEC, dengan sebuah grup dari Badan Pengembangan Daerah Yorkshire - Yorkshire Forward dan dibantu oleh beberapa stakeholder, berhasil menemukan metode untuk mengurangi emisi CO2. Metode CCS (Carbon Capture and storage) yang diajukan adalah berupa pembangunan jaringan infrastruktur yang menghubungkan industri penghasil limbah CO2 dengan fasilitas penyimpanan CO2 didekat pantai utara North Sea.

Proses sederhana metode CCS (Carbon Capture and Storage) adalah dengan memisahkan gas CO2 dan diberikan tekanan sampai berbentuk cairan, kemudian dipindahkan dengan sistem pipa ke tempat penyimpanan sehingga CO2 dapat disimpan secara permanen.

Didier Pfleger, Chief Operating Officer dari AMEC, optimis akan keberhasilan metode ini. “Keberhasilan jaringan infrastruktur ini akan menjadi yang pertama di UK dan penelitian kami membuktikan kalau ini akan berhasil. Metode ini adalah suatu kemajuan dalam mengurangi emisi CO2″. Didier juga menambahkan pentingnya kemampuan dibidang teknik untuk menjawab tantangan dari efek pemanasan global.

Alastair Rennie, pimpinan proyek AMEC menambahkan, “Metode jaringan infrastruktur ini akan menyimpan sekitar 24 hingga 54 juta ton CO2 tiap tahunnya pada tahun 2030 dan mencapai 60juta ton pada tahun 2040. Berdasarkan harga sekarang, diperkirakan investasi yang dibutuhkan mencapai  2milyar pound sterling”.(inra/PT, EB, WP, HSW)

Leave a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>