Teknologi Membran pada Pemrosesan Pangan
by Efrat Sadeli on 19/05/08 at 10:06 pm | 11 Comments | |
Membran? Tentunya teknologi yang satu ini bukan merupakan hal yang asing di telinga teman-teman mahasiswa Teknik Kimia. Aplikasi dari teknologi membran ini tersebar luas mulai dari pengolahan air (yang paling umum), teknologi pengolahan gas (seperti yang telah dibahas oleh teman saya dalam artikel sebelumnya), bahkan pengolahan limbah (contohnya yang sedang ramai dibicarakan adalah membrane bioreaktor dengan banyak variannya).
Secara sederhana membran adalah lapisan yang dapat secara selektif memisahkan satu zat dari zat lainnya dengan driving force pada umumnya adalah beda tekanan, beda temperatur, beda konsentrasi, beda energi potensial listrik atau kombinasi diantara keempatnya. Bila teman-teman tertarik dengan teknologi membran dan ingin mendapatkan pemahaman lebih dalam baik dari konsep dasar teori dan beberapa penerapannya, teman-teman dapat membaca buku “Basic Principle on Membrane Technology” karangan Mulder yang diterbitkan oleh Kluwer Press.
Membran dalam Pemrosesan Pangan
Konfigurasi membran yang telah dipakai dalam teknologi pangan sangat bervariasi mulai dari hollow fiber hingga spiral wound. Aplikasinya pun sangat beragam mulai dari klarifikasi bahan pangan, konsentrasi/pemekatan bahan pangan, pengolahan air limbah industri pangan untuk dipakai kembali (reused water), dan masih banyak macamnya. Secara umum, keunggulan teknologi membran dalam pemrosesan pangan dapat digolongkan menjadi dua yaitu:
- Peningkatan proses produksi, yang dicapai karena :
- Tingginya kualitas retentate atau permeat secara konsisten
- Mengurangi biaya operasi
- Tidak terlalu ketat dalam maintenance
- Rendahnya hilang tekan
- Pada umumnya tidak melibatkan zat kimia dan/atau temperatur yang tinggi (yang dapat menurunkan kualitas makanan)
- Umur operasi membran yang tahan lama
- Tidak memakan tempat dan mengurangi biaya lahan
- Dapat memberikan recovery bahan pangan yang masih berharga yang biasanya terbuang bersama limbah
Nah, apa saja sih teknologi membran yang sudah diterapkan di industri pemrosesan pangan? Marilah kita tinjau satu per satu:
- Mikrofiltrasi (MF)
Ini adalah salah satu teknologi pangan yang sudah dipakai secara luas di industri pemrosesan pangan umumnya dipakai dalam proses klarifikasi bahan pangan, bisa juga untuk sentrifugasi, alat sterilisasi, pemisahan suspended solid dan penyingkiran High Molecular Protein (HMW). Contoh aplikasi dari Teknologi MF ini adalah pada industri susu dan produk susu, dimana membran digunakan mengklarifikasi dadih keju, menghilangkan lemak (de-fat) dan mengurangi kandungan mikroba di dalam susu.
- Ultrafiltrasi (UF)
Teknologi UF dipakai dalam proses fraksionasi, konsentrasi/pemekatan, dan purifikasi. Contohnya dalam industri susu. UF dipakai untuk memfraksionasi susu untuk memproduksi susu dimana di dalam permeatnya terkandung protein, lemak, dan garam tak larut sedangkan di dalam retentate /konsentratnya terkandung laktosa dan garam terlarut. Contoh lainnya, masih dari industri susu, adalah konsentarasi dari susu skim sehingga mempunyai kandungan protein dan kalsium yang tinggi. Aplikasi lain yang juga populer (selain dalam industri susu) adalah dalam pengolahan jus buah. Dalam hal ini, teknologi UF digunakan untuk mengklarifikasi jus buah dari kontaminan-kontaminan seperti ragi, kapang, dan bakteri untuk meningkatkan kualitas dari jus buah tersebut.
- Nanofiltrasi (NF)
NF umumnya dipakai jika kita ingin memisahkan campuran komponen (desirable component dari undesirable component) yang pada umumnya akan sulit dipisahkan karena kecilnya ukuran partikel. Contohnya adalah pada proses pemekatan sirup jagung (corn syrup). Penerapan lain teknologi NF adalah untuk proses demineralisasi parsial dan pemekatan secara simultan, misalnya pada proses demineralisasi dari dadih susu.
- Reverse Osmosis (RO)
Pada umumnya teknologi RO digunakan dalam proses pemurnian air (tawar dan laut) serta desalinasi air laut, hal ini dikarenakan membran jenis RO dapat merejeksi partikel garam hingga 99% konsentrasi. Akan tetapi bagaimana penerapannya di dalam teknologi pangan? Dalam pemrosesan pangan, teknologi RO digunakan untuk proses pemekatan, pemurnian, dan recovery dari valuable product dalam bahan pangan. Keunggulan teknologi RO dibandingkan teknologi lainnya adalah:- Diperoleh produk yang berkualitas tinggi tanpa perlu melalui proses pemanasan (karena dapat merusak bahan pangan)
- Mengurangi volume limbah, sehingga biaya pengolahan limbah berkurang secara signifikan
- Biaya modal yang cenderung lebih murah dibandingkan proses untuk aplikasi sejenis
- Electrodialysis (ED)
Teknologi ED digunakan dalam proses demineralisasi susu dan dadih susu, pengurangan keasaman (de-acidfy) dalam jus buah, penghilangan komponen terlarut (de-ash) dari larutan gula (dextrose). ‘Saingan’ dari teknologi ED adalah teknologi ion-exchange (IEX). Akan tetapi, pada proses yang bersifat kontinyu, ED cenderung dipakai karena lebih ekonomis. Perkembangan terbaru dari teknologi ED adalah kombinasi/hybrid dari ED dengan IEX yang dikenal dengan istilah electrodeionization.
Selain teknologi-teknologi yang telah dijabarkan diatas masih banyak lagi teknologi membran di dalam industri pemrosesan pangan. Salah satu yang sedang populer sekarang ini adalah teknologi pervaporasi yang banyak dipakai dalam pemisahan campuran alkohol (etanol) dengan air dan campuran azeotrop lainnya.


11 Comments
said
May 23rd, 2008
tolong dong jelasin lebih lengkap tentang teknologi membran untuk pengolahan gelatin
Budi
May 26th, 2008
apa bisa teknologi ini di terapkan di Indonesia. sebab indonesia kan negara agraris ada baiknya kalau teknologi ini diterapkan bisa meningkatkan kualitas pangan kita?
Efrat
May 27th, 2008
@ Said
Kl untuk penerapan Teknologi membran pada pembuatan gelatin, itu bisa di bagian filtrasinya. Teman saya kebetulan ada yang proyek tugas akhirnya buat gelatin dari tulang ikan. Di salah satu tahapan prosesnya dia pake membran (kalo ga salah di bagian filtrasinya). nanti saya cross check lagi.
@ Budi
Pertanyaan itu juga yang saya tanyakan ke pembimbing saya waktu maw TA….
saya pertamanya ragu karena membran itu kan kesannya Hi-TECH banget ya dan mungkin pernah denger info2 kalo harga membran itu mahal (hitungannya per m2) dan bikinnya juga susah.
tapi memang teknologi membran itu (secara umum) bisa menghasilkan produk (pangan) yang lebih bermutu, aman dan layak dikonsumsi. Dan cara kerjanya cukup sederhana juga….
Kalo (cuma) utk meningkatkan kualitas pangan kita itu sangat mungkin karena teknologi membran biasanya proses fisik jadi gak ada bhn2 kimia yang ditambahkan jadinya kontaminasi minimum dan karena membran bersifat selektif jadi pemisahan dari komponen2 pengotor sangat mudah.
Nah mengenai harga membran ada kabar yang sedikit mengembirakan krn dari tahun ke tahun harganya cenderung turun (saya ada grafiknya kalo berminat silakan kirim email kosong ke efrat_sadeli@yahoo.com) harga membran yang sekarang bisa 1/20 kali harga membran 10 tahun lalu….
tapi perlu diingat pula kalo kualitas pangan itu bukan cuma masalah alat dan proses aja tapi juga manusia yang terlibat di alat dan proses. Jadi walau pake TEknologi membran bisa meningkatkan kualitas pangan tapi kalo ‘pelaku teknologinya” sembrono dan sembarang yah sama aja
@ semua
mhn maaf kalo balesnya rada lama soalnya saya lagi sibuk UAS+maw menyiapkan laporan dan sidang TA hehehe kan penulisnya maw lulus juga.
M. Yusuf
Aug 29th, 2008
Wah ini luar biasa,
Informasi ini sebaiknya disebarluaskan kepada masyarakat agar mendapat manfaat dari teknologi ini. Juga siapa tahu ada pengusaha besar yang melirik teknologi ini,tentunya untuk memproduksi pangan yang berkualitas dan tidak terus terusan disorot YLKI. He..he..he…
Sekedar info tambahan tentang teknologi Reverse Osmosis ini untuk penggunaan air minum :
http://www.airminumisiulang.com/product/80/50/reverse-osmosis
Semoga Bermanfaat,
Salam Ilmu Pengetahuan
nugroho
Sep 2nd, 2008
tolong jelasin dong teknologi pervaporasi dalam pembuatan bioethanol. ada bukunya? kalau beli alatnya dimana yah? tq
rida
Sep 10th, 2008
apa boleh air RO digunakan prepare untuk mikrobiologi, klo bisa alasanya apa?apa beda air RO dgn Aquades
robbin
Nov 18th, 2008
tolong dijelaskan secara detail bagaimana penerapan RO (reverse osmosis) untuk pengolahan limbah B3…?? Terima kasih,.
yanti
Feb 19th, 2009
mau nanya nech……
denger-denger air nira/legen dapat dijadikan soft drink dengan teknologi membran. tapi saya tidak tahu caranya. mohon bantuannya ya…………………
Dhita
Sep 29th, 2009
Mau tanya :
kita dari perusahaan pengolahan daging ingin coba Bioreaktor membran untuk pengohan limbah industri. apakah kamu tahu berapa harganya sekarang? supplier n contact personnya. lalu, pake membran apa yang paling murah yah?
tolong jawab yah ke email tercantum.
Terima kasih.
muhamad Aris
Dec 17th, 2009
pak tolong jelaskan tentang teori demineralisasi y please buat skripsi saya lagi butuh banget
Rendi
Apr 15th, 2010
APakah ultrafiltrasi untuk air seperti aqua itu sudah bersih? kalau di tes air aqua itu dengan alat tertentu airnya mengeluarkan kuning dan berlumut
Leave a Comment