<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Co-production of Bioethanol</title>
	<atom:link href="http://majarimagazine.com/2008/02/co-production-of-bioethanol-with-others-biofuels/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://majarimagazine.com/2008/02/co-production-of-bioethanol-with-others-biofuels/</link>
	<description>No.1 Magazine and Forum for Indonesian Chemical Engineering Students. Articles about chemical process technology, fuel utilization, global issues, environmental issues, safety and health, university profile, scholarships, comic, and video.</description>
	<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 14:36:52 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
		<item>
		<title>By: martin</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2008/02/co-production-of-bioethanol-with-others-biofuels/#comment-3191</link>
		<dc:creator>martin</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2008 02:46:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2008/02/co-production-of-bioethanol-with-others-biofuels/#comment-3191</guid>
		<description>Hola, 2 hari yang lalu di tv trans7 ditayangkan tentang produksi bio ethanol skala rumahan dengan hasil produksi yang bahkan bisa dipake utk bbm motor. Lokasinya daerah pasuruan JATIM. Barangkali teman daerah jatim bisa ngasih informasi t4 dan no telp yang bisa dihubungi. Maturnuwun banget</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hola, 2 hari yang lalu di tv trans7 ditayangkan tentang produksi bio ethanol skala rumahan dengan hasil produksi yang bahkan bisa dipake utk bbm motor. Lokasinya daerah pasuruan JATIM. Barangkali teman daerah jatim bisa ngasih informasi t4 dan no telp yang bisa dihubungi. Maturnuwun banget</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Fadil S.</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2008/02/co-production-of-bioethanol-with-others-biofuels/#comment-3065</link>
		<dc:creator>Fadil S.</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2008 12:04:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2008/02/co-production-of-bioethanol-with-others-biofuels/#comment-3065</guid>
		<description>Saya alumni Teknologi Hasil Pertanian Unibraw, memproduksi dan menjual Enzim (Alfa Amilase + Gluko Amilase) yang berperan penting dalam proses likuifikasi (penguraian/hidrolisis pati menjadi dekstrin) dan sakarifikasi (penguraian dekstrin menjadi gula sederhana/glukosa) pada pembuatan BIOETANOL dan GULA CAIR. Sangat sesuai untuk skala laboratorium, home industry dan industri besar.
Sementara ini saya melayani penjualan eceran kemasan plastik PP 1 kg. Harga : Rp. 75.000/kg. (belum termasuk ongkos kirim). Sistem Pembayaran : Transfer Bank. Hubungi saya di infotech25@yahoo.co.id.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya alumni Teknologi Hasil Pertanian Unibraw, memproduksi dan menjual Enzim (Alfa Amilase + Gluko Amilase) yang berperan penting dalam proses likuifikasi (penguraian/hidrolisis pati menjadi dekstrin) dan sakarifikasi (penguraian dekstrin menjadi gula sederhana/glukosa) pada pembuatan BIOETANOL dan GULA CAIR. Sangat sesuai untuk skala laboratorium, home industry dan industri besar.<br />
Sementara ini saya melayani penjualan eceran kemasan plastik PP 1 kg. Harga : Rp. 75.000/kg. (belum termasuk ongkos kirim). Sistem Pembayaran : Transfer Bank. Hubungi saya di <a href="mailto:infotech25@yahoo.co.id">infotech25@yahoo.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hafiz</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2008/02/co-production-of-bioethanol-with-others-biofuels/#comment-2927</link>
		<dc:creator>hafiz</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2008 14:54:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2008/02/co-production-of-bioethanol-with-others-biofuels/#comment-2927</guid>
		<description>tolongdong kirim flowsheet prarencana pabrik etanol dari molasses</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tolongdong kirim flowsheet prarencana pabrik etanol dari molasses</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Viet</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2008/02/co-production-of-bioethanol-with-others-biofuels/#comment-2923</link>
		<dc:creator>Viet</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2008 11:19:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2008/02/co-production-of-bioethanol-with-others-biofuels/#comment-2923</guid>
		<description>Lam kenal....

Maaf, saya masih SMA...
Saya sangat interest dengan bisnis bioethanol dan biobutanol selayaknya Om dan Tante semua.....
Banyak bahan baku yang bisa kita gunakan....
Paket investasi untuk skala kecil mulai dari 50 juta-an....

Papa saya sudah dorong saya untuk mencoba produksi bioethanol dari singkong, sementara pilihan saya jatuh ke varietas Casersart atau UJ-5 dengan kadar pati bisa sampai 30% dengan budidaya menggunakan paket teknologi WSF di umur 10 bulan...

Tapi saya ragu...
Banyak perusahaan raksasa yang juga bermain di bisnis ini seperti Indo Acidatama (46,2 ribu kl), Indo Lampung Distellery (39,6 ribu kl), Molindo Raya Industrial (39,6 ribu kl), Aneka Kimia Nusantara (14,85 ribu kl), PG Rajawali II (10,5 ribu kl), dan PTPN XI (7,2 ribu kl), dan Medco Global...

Apakah produk kita bisa bersaing dengan produk mereka? terutama dari harga...
Apakah nanti bahan baku (singkong) masih mudah kita peroleh? ketika permintaan pasar atas bahan baku meningkat artinya biaya produksi kita juga naik....

Saya malah lebih tertarik untuk menyediakan bahan baku (singkong)-nya saja bai pada produsen bioethanol...
Tolong dong kasih masukan buat saya....
Thank ya Om, Tante.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Lam kenal&#8230;.</p>
<p>Maaf, saya masih SMA&#8230;<br />
Saya sangat interest dengan bisnis bioethanol dan biobutanol selayaknya Om dan Tante semua&#8230;..<br />
Banyak bahan baku yang bisa kita gunakan&#8230;.<br />
Paket investasi untuk skala kecil mulai dari 50 juta-an&#8230;.</p>
<p>Papa saya sudah dorong saya untuk mencoba produksi bioethanol dari singkong, sementara pilihan saya jatuh ke varietas Casersart atau UJ-5 dengan kadar pati bisa sampai 30% dengan budidaya menggunakan paket teknologi WSF di umur 10 bulan&#8230;</p>
<p>Tapi saya ragu&#8230;<br />
Banyak perusahaan raksasa yang juga bermain di bisnis ini seperti Indo Acidatama (46,2 ribu kl), Indo Lampung Distellery (39,6 ribu kl), Molindo Raya Industrial (39,6 ribu kl), Aneka Kimia Nusantara (14,85 ribu kl), PG Rajawali II (10,5 ribu kl), dan PTPN XI (7,2 ribu kl), dan Medco Global&#8230;</p>
<p>Apakah produk kita bisa bersaing dengan produk mereka? terutama dari harga&#8230;<br />
Apakah nanti bahan baku (singkong) masih mudah kita peroleh? ketika permintaan pasar atas bahan baku meningkat artinya biaya produksi kita juga naik&#8230;.</p>
<p>Saya malah lebih tertarik untuk menyediakan bahan baku (singkong)-nya saja bai pada produsen bioethanol&#8230;<br />
Tolong dong kasih masukan buat saya&#8230;.<br />
Thank ya Om, Tante&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Joe Tampubolon</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2008/02/co-production-of-bioethanol-with-others-biofuels/#comment-2922</link>
		<dc:creator>Joe Tampubolon</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2008 09:58:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2008/02/co-production-of-bioethanol-with-others-biofuels/#comment-2922</guid>
		<description>Dear Pak Wempy,

Setuju dengan Bapak, bahwa sudah saatnya kita mesti fokus dibidang masing-masing supaya hasilnya lebih memuaskan.

Saya bekerja di konsultan dan developer CDM saat ini saya menangani pabrik ethanol yg sedang dibangun, bidang kami di CDM jadi tentu kami fokus di wastewater dan energi nya.

Jadi untuk wastewaternya kami olah secara anaerobic dan gas methannya kami suppli ke boilernya, cukup signifikan penghematan cost untuk energi.

Saya tertarik ingin tau lebih lanjut dengan rencana pembangunan pabrik bapak, kalau boleh saya dapat info tolong japri ke saya di tampubolon_yohanes@yahoo.co.uk

Siapa tau kita bisa saling melengkapi, terima kasih.

Salam,
Joe</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Pak Wempy,</p>
<p>Setuju dengan Bapak, bahwa sudah saatnya kita mesti fokus dibidang masing-masing supaya hasilnya lebih memuaskan.</p>
<p>Saya bekerja di konsultan dan developer CDM saat ini saya menangani pabrik ethanol yg sedang dibangun, bidang kami di CDM jadi tentu kami fokus di wastewater dan energi nya.</p>
<p>Jadi untuk wastewaternya kami olah secara anaerobic dan gas methannya kami suppli ke boilernya, cukup signifikan penghematan cost untuk energi.</p>
<p>Saya tertarik ingin tau lebih lanjut dengan rencana pembangunan pabrik bapak, kalau boleh saya dapat info tolong japri ke saya di <a href="mailto:tampubolon_yohanes@yahoo.co.uk">tampubolon_yohanes@yahoo.co.uk</a></p>
<p>Siapa tau kita bisa saling melengkapi, terima kasih.</p>
<p>Salam,<br />
Joe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: at</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2008/02/co-production-of-bioethanol-with-others-biofuels/#comment-2882</link>
		<dc:creator>at</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2008 12:26:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2008/02/co-production-of-bioethanol-with-others-biofuels/#comment-2882</guid>
		<description>wah hebat2 ternyata yah orang indonesia, saya bangga sekali dengan rekan2 disini, ada yang punya artikel lengkap tentang bio ethanol dari awal sampai akhir, ? boleh di share dong..:)
makasih yah sebelumnya..

saya sendiri jualan dan produksi enzyme (alfa amylase, beta amylase, gluco amylase dan ragi sacramises) bagi yang membutuhkan silahkan hub saya di 0817-0729020</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah hebat2 ternyata yah orang indonesia, saya bangga sekali dengan rekan2 disini, ada yang punya artikel lengkap tentang bio ethanol dari awal sampai akhir, ? boleh di share dong..:)<br />
makasih yah sebelumnya..</p>
<p>saya sendiri jualan dan produksi enzyme (alfa amylase, beta amylase, gluco amylase dan ragi sacramises) bagi yang membutuhkan silahkan hub saya di 0817-0729020</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Lingga W</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2008/02/co-production-of-bioethanol-with-others-biofuels/#comment-2829</link>
		<dc:creator>Lingga W</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2008 00:24:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2008/02/co-production-of-bioethanol-with-others-biofuels/#comment-2829</guid>
		<description>WAh, menarik sekali artikel ini. Tetapi Lignin dalam artikel ini klo ga salah hanya dipisahkan saja dan ga tau dibuat apa. Saya mahasiswa yang akan membuat Tugas akhir.. Saya jadi pengen tau tentang segala pengambilan/isolasi lignin, pengolahan lignin dan pemanfaatannya. Lignin biasanya hanya sebagai limbah pada pabrik kertas (iya kan ??). Jadi lignin bisa di olah ga ya?? Saya juga pengen tau pabrik yang berbasis kelapa (bukan kelapa sawit) itu bisa menghasilkan produk apa aja sich??  Mohon tanggapannya bagi seseorang yang tau ke : step_stright@yahoo.com
(Buat cari inspirasi Tugas Akhir neh).
Mohon Maaf bila ada salah-salah kata dan
.....................................................................................Terima Kasih.....................................................................................</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>WAh, menarik sekali artikel ini. Tetapi Lignin dalam artikel ini klo ga salah hanya dipisahkan saja dan ga tau dibuat apa. Saya mahasiswa yang akan membuat Tugas akhir.. Saya jadi pengen tau tentang segala pengambilan/isolasi lignin, pengolahan lignin dan pemanfaatannya. Lignin biasanya hanya sebagai limbah pada pabrik kertas (iya kan ??). Jadi lignin bisa di olah ga ya?? Saya juga pengen tau pabrik yang berbasis kelapa (bukan kelapa sawit) itu bisa menghasilkan produk apa aja sich??  Mohon tanggapannya bagi seseorang yang tau ke : <a href="mailto:step_stright@yahoo.com">step_stright@yahoo.com</a><br />
(Buat cari inspirasi Tugas Akhir neh).<br />
Mohon Maaf bila ada salah-salah kata dan<br />
&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.Terima Kasih&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Wempy</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2008/02/co-production-of-bioethanol-with-others-biofuels/#comment-2826</link>
		<dc:creator>Wempy</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 11:55:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2008/02/co-production-of-bioethanol-with-others-biofuels/#comment-2826</guid>
		<description>Dear teman-teman patriot Indonesia blue energy,

Saya sangat kagum sudah banyak warga nergara Indonesia yang jago keilmuawannya untuk kemajuan negara, dan keberanian coba-coba walaupun kadang tanpa dibekali knowledge yang pas. Maka jangan kaget kalau ada petani bukan ahli kimia menemukan temuan baru yang jelas bukan bidangnya. Di negara barat yang menjadi peneliti itu ya para ahli sesuai bidangnya, tetapi di Indonesia yang menjadi peneliti siapa saja tanpa melihat pendidikan. Salahnya disini, ilmu latah, ilmu anut grubyuk, satu tanam cabe kriting yang lain ikutan dan menyebabkan komoditas kedelai mesti diimpor karena tidak ada yang bertani kedelai semua pindah ke cabai keriting. Kalau bio-ethanol sukses, maka akan banyak petani tebu, harga tebu turun, tetapi harga beras naik karena petani padi  semua pindah ke tebu. 

Marilah kita serahkan bio-ethanol ke para ahlinya. Karena untuk mencapai fuel grade tidak bisa dipandang mudah hanya untuk bisa menghidupkan mesin saja, tetapi bagaimana pengaruhnya terhadap performa dan karakteristik mesin agar tidak terganggu. Sebagai contoh sifat korosif alkohol lebih besar dari bensin. Untuk itu diperlukan peralatan yang tepat dengan design yang sesuai standard fuel production. Bagaimana kalau perorangan menjual ethanol ke SPBU yang kemudian dijual untuk umum padahal belum melewati standard fuel? Tetapi kalau hanya sebagai bahan bakar pengganti minyak tanah saya kira bagus dilanjutkan.

Kompetensi keahlian sangat diperlukan agar terjadi distribusi tenaga kerja secara merata pada semua sektor. Kalau petani atau dokter jadi produser ethanol siapa yang akan bertani dan yang mengobati? Maka banyak tenaga ahli kita tidak menjadi ahli alias general karena mereka tidak fokus pada keahliannya dan masih melihat masalah perut. Sebenarnya para ahli Indonesia itu pintar-pintar tetapi tidak fokus menggunakan kepintarannya akibatnya jadinya setengah-setengah.

Untuk itu saya mengharapkan pemerintah segera membuat standard produksi bioethanol agar rakyat tidak diombang-ambingkan dengan teknik coba-coba yang tidak disertai knowledgement yang memadai.

Bagi rekan-rekan kimia dan ahli bioethanol, kami segera merealisasikan pembuatan pabrik ethanol skala besar bahan tetes 10.000 liter per hari. Kami dari divisi venture and technology perusahaan EPC oil &#38; petrochemical company di Jakarta.

Salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear teman-teman patriot Indonesia blue energy,</p>
<p>Saya sangat kagum sudah banyak warga nergara Indonesia yang jago keilmuawannya untuk kemajuan negara, dan keberanian coba-coba walaupun kadang tanpa dibekali knowledge yang pas. Maka jangan kaget kalau ada petani bukan ahli kimia menemukan temuan baru yang jelas bukan bidangnya. Di negara barat yang menjadi peneliti itu ya para ahli sesuai bidangnya, tetapi di Indonesia yang menjadi peneliti siapa saja tanpa melihat pendidikan. Salahnya disini, ilmu latah, ilmu anut grubyuk, satu tanam cabe kriting yang lain ikutan dan menyebabkan komoditas kedelai mesti diimpor karena tidak ada yang bertani kedelai semua pindah ke cabai keriting. Kalau bio-ethanol sukses, maka akan banyak petani tebu, harga tebu turun, tetapi harga beras naik karena petani padi  semua pindah ke tebu. </p>
<p>Marilah kita serahkan bio-ethanol ke para ahlinya. Karena untuk mencapai fuel grade tidak bisa dipandang mudah hanya untuk bisa menghidupkan mesin saja, tetapi bagaimana pengaruhnya terhadap performa dan karakteristik mesin agar tidak terganggu. Sebagai contoh sifat korosif alkohol lebih besar dari bensin. Untuk itu diperlukan peralatan yang tepat dengan design yang sesuai standard fuel production. Bagaimana kalau perorangan menjual ethanol ke SPBU yang kemudian dijual untuk umum padahal belum melewati standard fuel? Tetapi kalau hanya sebagai bahan bakar pengganti minyak tanah saya kira bagus dilanjutkan.</p>
<p>Kompetensi keahlian sangat diperlukan agar terjadi distribusi tenaga kerja secara merata pada semua sektor. Kalau petani atau dokter jadi produser ethanol siapa yang akan bertani dan yang mengobati? Maka banyak tenaga ahli kita tidak menjadi ahli alias general karena mereka tidak fokus pada keahliannya dan masih melihat masalah perut. Sebenarnya para ahli Indonesia itu pintar-pintar tetapi tidak fokus menggunakan kepintarannya akibatnya jadinya setengah-setengah.</p>
<p>Untuk itu saya mengharapkan pemerintah segera membuat standard produksi bioethanol agar rakyat tidak diombang-ambingkan dengan teknik coba-coba yang tidak disertai knowledgement yang memadai.</p>
<p>Bagi rekan-rekan kimia dan ahli bioethanol, kami segera merealisasikan pembuatan pabrik ethanol skala besar bahan tetes 10.000 liter per hari. Kami dari divisi venture and technology perusahaan EPC oil &amp; petrochemical company di Jakarta.</p>
<p>Salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Frans Ginting</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2008/02/co-production-of-bioethanol-with-others-biofuels/#comment-2803</link>
		<dc:creator>Frans Ginting</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Oct 2008 02:59:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2008/02/co-production-of-bioethanol-with-others-biofuels/#comment-2803</guid>
		<description>Saya sangat tertarik membaca komentar tentang Bio-ethanol. Saya sedang mencari Enzym dan ragi. Mohon rekan rekan membantu dimana saya dapat membelinya.
Makasih atas bantuannya.
Frans Ginting di sumut.
E-mail : frans_ginting69@yahoo.co.id
HP : 081223406296</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sangat tertarik membaca komentar tentang Bio-ethanol. Saya sedang mencari Enzym dan ragi. Mohon rekan rekan membantu dimana saya dapat membelinya.<br />
Makasih atas bantuannya.<br />
Frans Ginting di sumut.<br />
E-mail : <a href="mailto:frans_ginting69@yahoo.co.id">frans_ginting69@yahoo.co.id</a><br />
HP : 081223406296</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Wenny</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2008/02/co-production-of-bioethanol-with-others-biofuels/#comment-2794</link>
		<dc:creator>Wenny</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2008 05:59:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2008/02/co-production-of-bioethanol-with-others-biofuels/#comment-2794</guid>
		<description>Dengan hormat,

Pak,apa beda gula biasa dengan gula rafinasi?
Bagaimana membuat gula rafinasi?

Terima kasih.
Wenny</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dengan hormat,</p>
<p>Pak,apa beda gula biasa dengan gula rafinasi?<br />
Bagaimana membuat gula rafinasi?</p>
<p>Terima kasih.<br />
Wenny</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
