Analisis Mengenai Dampak Lingkungan

by Wahyu Hidayat on 12/02/08 at 11:09 pm | 44 Comments | |

Legalisasi pendirian pabrik kimia? Jangan pernah lupakan faktor AMDAL. Mungkin teman-teman sekalian sudah sering sekali mendengar istilah AMDAL, bahkan tahu bahwa istilah ini merupakan singkatan dari Analisis Mengenai Dampak Lingkungan. Namun, tahukah teman-teman usaha/kegiatan apa saja yang diwajibkan untuk menyusun AMDAL? Siapa saja pihak-pihak yang terkait dalam penyusunan AMDAL? Dan bagaimana prosedur pengajuan AMDAL? Bagi yang belum tahu mungkin ulasan di bawah ini bisa membantu.

Apa yang dimaksud dengan AMDAL?

Berdasarkan PP no. 27 tahun 1999, definisi AMDAL ialah kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan. Dokumen AMDAL terdiri dari beberapa bagian:

  1. Dokumen kerangka acuan analisis dampak lingkungan (KA-ANDAL)
  2. Dokumen analisis dampak lingkungan
  3. Dokumen rencana pengelolaan lingkungan hidup (RKL)
  4. Dokumen rencana pemantauan lingkungan hidup (RPL)

Siapa pihak-pihak terkait dalam penyusunan AMDAL?

  1. Pemrakarsa
    Orang atau badan hukum yang bertanggung jawab atas suatu rencana usaha/kegiatan yang akan dilaksanakan. Dalam penyusunan studi AMDAL, pemrakarsa dapat meminta jasa konsultan untuk menyusunkan dokumen AMDAL. Penyusun dokumen AMDAL harus telah memiliki sertifikat Penyusun AMDAL dan ahli di bidangnya.
  2. Komisi penilai
    Komisi yang bertugas menilai dokumen AMDAL.
  3. Masyarakat yang berkepentingan
    Masyarakat yang terpengaruh atas segala bentuk keputusan dalam proses AMDAL berdasarkan alasan-alasan seperti kedekatan jarak tinggal dengan rencana usaha dan/atau kegiatan, faktor pengaruh ekonomi, perhatian pada lingkungan hidup, dan/atau faktor pengaruh nilai-nilai atau norma yang dipercaya. Masyarakat berkepentingan dalam proses AMDAL dapat dibedakan menjadi masyarakat terkena dampak, dan masyarakat pemerhati.

Bagaimana prosedur AMDAL?

Prosedur AMDAL terdiri dari 4 tahapan, yaitu:

  1. Penapisan (screening) wajib AMDAL
    Menentukan apakah suatu rencana usaha/kegiatan wajib menyusun AMDAL atau tidak. Berdasarkan Kepmen LH no 17 tahun 2001, terdapat beberapa rencana usaha dan bidang kegiatan yang wajib dilengkapi dengan AMDAL, yaitu: pertahanan dan keamanan, pertanian, perikanan, kehutanan, kesehatan, perhubungan, teknologi satelit, perindustrian, prasarana wilayah, energi dan sumber daya mineral, pariwisata, pengembangan nuklir, pengelolaan limbah B3, dan rekayasa genetika. Kegiatan yang tidak tercantum dalam daftar wajib AMDAL, tetapi lokasinya berbatasan langsung dengan kawasan lindung, termasuk dalam kategori menimbulkan dampak penting, dan wajib menyusun AMDAL. Kawasan lindung yang dimaksud adalah hutan lindung, kawasan bergambut, kawasan resapan air, kawasan sekitar waduk/danau, kawasan sekitar mata air, kawasan suaka alam, dan lain sebagainya.
  2. Proses pengumuman dan konsultasi masyarakat
    Berdasarkan Keputusan Kepala BAPEDAL Nomor 08/2000, pemrakarsa wajib mengumumkan rencana kegiatannya selama waktu yang ditentukan dalam peraturan tersebut, menanggapi masukan yang diberikan, dan kemudian melakukan konsultasi kepada masyarakat terlebih dulu sebelum menyusun KA-ANDAL.
  3. Penyusunan dan penilaian KA-ANDAL
    Penyusunan KA-ANDAL adalah proses untuk menentukan lingkup permasalahan yang akan dikaji dalam studi ANDAL (proses pelingkupan). Setelah selesai disusun, pemrakarsa mengajukan dokumen KA-ANDAL kepada Komisi Penilai AMDAL untuk dinilai. Berdasarkan peraturan, lama waktu maksimal untuk penilaian KA-ANDAL adalah 75 hari di luar waktu yang dibutuhkan oleh penyusun untuk memperbaiki/menyempurnakan kembali dokumennya. Apabila dalam 75 hari komisi penilai tidak menerbitkan hasil penilaian, maka komisi penilai dianggap telah menerima kerangka acuan.
  4. Peyusunan dan penilaian ANDAL, RKL, dan RPL
    Proses penyusunan ANDAL, RKL, dan RPL. Penyusunan ANDAL, RKL, dan RPL dilakukan dengan mengacu pada KA-ANDAL yang telah disepakati (hasil penilaian Komisi AMDAL). Setelah selesai disusun, pemrakarsa mengajukan dokumen ANDAL, RKL dan RPL kepada Komisi Penilai AMDAL untuk dinilai. Berdasarkan peraturan, lama waktu maksimal untuk penilaian ANDAL, RKL dan RPL adalah 75 hari di luar waktu yang dibutuhkan oleh penyusun untuk memperbaiki/menyempurnakan kembali dokumennya.

Bagaimana jika usaha/kegiatan tidak diwajibkan menyusun AMDAL?

Usaha/kegiatan yang tidak wajib menyusun AMDAL tetap harus melaksanakan upaya pengelolaan lingkungan (UKL) dan upaya pemantauan lingkungan (UPL). UKL dan UPL merupakan perangkat pengelolaan lingkungan hidup untuk pengambilan keputusan dan dasar untuk menerbitkan izin. melakukan usaha dan atau kegiatan.

Sumber: Situs Kementrian Lingkungan Hidup, Diktat Kuliah Pengelolaan Limbah Industri TK-ITB

44 Comments

Hayu

Jun 9th, 2008

FYI, Kepmen LH No. 17 tahun 2001 sudah tidak berlaku lagi, sekarang yang berlaku adalah Permen LH No. 11 Tahun 2006.

uta

Jun 20th, 2008

secara konkrit donk…..
kegiatan yang gimana musti pake amdal……….
kadang luasan juga mempengaruhi yach???

hengki syah jaya

Jul 4th, 2008

lestarii………

salam kenal sebagai peduli lingkungan

Lita

Jul 10th, 2008

bedanya AMDAL ma ANDAL, n RKL-RPL ma UKL-UPL apa sich?klo rumah sakit tu msh hrs pake amdal juga atau ga?trims ya atas sedekah ilmunya,,,

Sarman S Simanjuntak

Aug 9th, 2008

Saya mohon bantuannya tentang cara pengolahan limbah batubara cair dari pembakaran batubara..
thx

dave

Dec 8th, 2008

ass.wr.wb

saya mhsiswa t geologi,saya bisa minta tlng dikirimkan contoh dokumen amdal meliputi KA, Andal, RKL, RPL.

thanks

dian shofinita

Dec 10th, 2008

wah.. lumayan bgt nih buat yg mau ujian limbah..

michaeljubel

Dec 11th, 2008

sampe sekarang gua gak pernah liat contoh asli dokumen AMDAL. hehehe.. tebel kali ya?

izza

Dec 27th, 2008

hehe…gi nyari contoh dokumen ANDAL neh…
ada masukan ga?
tapi artikelnya lumayan.thanks ya..!

LIcha

Jan 6th, 2009

Aq pernah ikutan tim amdal gt..
dokumen na itu gak sembarang orang bisa liat (sepengamatan aq slma bantu2 ya…)
tebel2 deh…
biasa na mereka yg kompeten buat amdal (konsultan) itu udh ngantongin sertifikasi amdal B (udh pd tauk x ya..),,trs begitu dpt assist dr pihak yg mmbthkn, mereka lgsg nyiapin tim na bwt ngebahas, stlh itu trn ke lapangan (ambil data, survey). buat masyarakat yg terkena dampak, mereka melakukan sosialisasi dg bantuan kades/ aparat pemerintahan (dan biasa na jg dg nyebarin kuisioner), sdgkn bwt masyarakat pemerhati, mereka ngasih kuisioner aja. intina kuisioner itu utk mengetahui kondisi masyarakat di daerah lokasi, respon dan tanggapan serta setuju ato gak thdp proyek/ kegiatan tsb (slma ni sih yg aq liat msyrkt na monggo2 aja asalkan gak ngerugiin mereka).stlh itu kuisioner na diolah (kyk makanan…) ma ahli2 di bidang na dan jadilah itu dokumen. tamat de…
kira2 gt sih…lebih ato krg mhn maap.

lembank

Jan 20th, 2009

Good afternoon nih…
tolong kirimin Contoh kegiatan yang Wajib Amdal Donk…!!!!
Tugas mw ngumpul, tp blom ketemu2…

i_one's

Feb 1st, 2009

jd tmbh deh wawasanku …. thanks

www007

Feb 8th, 2009

salam buat semuanya…
Kalau mau mengetahui jenis kegiatan apa aja yang wajib memiliki dokumen pengelolaan lingkungan hidup, dapat diperiksa di PerMenLH nomer 11 tahun 2006.
Bila ada rencana kegiatan yang sudah berjalan (sudah ada aktivitas) namun belum memilki dokumen AMDAL, maka kepada pemrakarsa diwajibkan membuat Dokumen Pengelolaan dan Pematauan Lingkungan (DPPL) sesuai dengan PerMenLH nomer 12 tahun 2007.
Dokumen AMDAL boleh dibaca untuk umum, silahkan menghubungi ke Pusat-pusat studi lingkungan hidup di berbagai perguruan tinggi terdekat di kota anda, atau bsa menghubungk ke BLH setempat (Dulu Bapedalda atau Dinas Lingkungan HIdp).
Selamat beraktivitas, semoga sukses.

dina

Feb 24th, 2009

yah lumayan buat nambah wawasan.

hasan nu ganteng tea

Mar 27th, 2009

salam kenal,saya minta tolong,jelaskan lebih rinci tentang pengertian,tujuan,manpaat amdal.coz buat tugas ipa.please help me!!!!ok

Retno Affandy aida

Mar 29th, 2009

AMDAL adlh concept public policy yg nic3! BTw implementasina nie yg msh plu dptnykan.. Pa da dlakukn sesuai prosedur cz Kenapa di lap, msh tjd bencana akbt usha yg pnya dmpak besar dan penting, so ada apa dgn Amdal di INDONESIA?;-)

sarah

Mar 30th, 2009

apa perbedaan yg signifikan antara RPL dan PKL?

CAUN_TIK

Mar 31st, 2009

thank’s ya buat makalahnya

chessa

May 6th, 2009

amdal itu kapan dan dimana lahirnya iiah??

reza unim

May 12th, 2009

kalau amdal memeang diperlukan untuk perusaan yang mengandung B3, kalau perusaan yang tidak menghasilkan B3 haya perlu membuat UKL UPL,
kira2 temen2 ada yang punya contoh ukl upl gak ya?
he..he…he….

cwok muslim

May 15th, 2009

asl jgn jd plengkap aj y,,,,,,,
ujungny2 duit (uuD)

azwan

Jun 1st, 2009

Tolong materi amdalx lbh lgkp lg….

azwan

Jun 1st, 2009

Apa sehhh… dampak negaif dari amdal i2 sendiri….

Mac

Jun 5th, 2009

Saya sdng ngerjain amdal batubara. Sgt sulit n muahal

Mac

Jun 5th, 2009

Saya sdng ngerjain amdal tambang batubara. Sgt sulit n muahal

gangan

Jun 8th, 2009

minta tolong masukan dari rekans yang tahu…gimana kalo perusahaan sdh berdjalan berpuluh tahun lalu..tiba2 sekarang harus punya amdal oleh bplhd…apa memang begitu aturannya? saya jadi bingung terlebih kalo baca artikel di atas…amdal kan untuk yang akan berjalan….mohon infonya…tks berat.

Dhewy

Jun 21st, 2009

kegiatan-kegiatan yang wajib amdal donk…. Lagi butuh referensi nich…..

harimawan

Jun 25th, 2009

kalo perusahaan dah terlanjur jalan dan belum punya amdal, maka yang harus dibuat bukan amdal lagi, tp kalo gak salah DPPL
isinya mirip2 amdal, tp lebih pada pengelolaan dampak yg sudah ada

Lilis

Jul 17th, 2009

mohon infonya untuk trening AMDAL jarak jauh ada gak?

hengki

Jul 18th, 2009

kalau ada kegiatan hubungi ya………………….

Santi

Jul 27th, 2009

Dampak negatif & positif AMDAL tolong diperjelas?soalnya guru saya ngasih tugas amat sulit di buku tidak ada,tolong dikirim secepatnya

Ari

Aug 1st, 2009

setelah gw bc comment2 di atas, gw sng bgt trnyt msh bnyk jg yg mau peduli trhdp lingkungan hidup terutama di sekitar kita. gw mau kasih saran ke perusahaan2 yg udah ngantongin rekomendasi UKL & UPL or AMDAL (KA-ANDAL, ANDAL, RKL&RPL),jgn lupa donk ama pelaporan implementasi setiap 6 bulannya. kebanyakan perusahaan itu klo udah dpt rekomendasi,,dokumennya langsung masuk filling cabinet n ga pernah di baca dan tidak jd acuan pengelolaan lingkungan kegiatannya. percuma donk ada RKL & RPL. padahal itu kan buat kebaikan mereka sendiri. jangan jadikan rekomendasi n dokumen UKL&UPL dan AMDAL hanya sebagai legalitas proyek or kelengkapan administrasi saja.
OK…..wassalam

lo_se

Aug 11th, 2009

da tugas nie dari dosen cari dokumen

amdal perusahaan………

bid industri,tambang,kehutanan dll
da saran ga?

OO

Aug 31st, 2009

tolong donk saya minta contoh kegiatan wajib amdal
makasih

edo

Oct 21st, 2009

ada rencana kerja usaha gak…?/
ntar mau buat amdalnya sih…

RATNA

Nov 2nd, 2009

enak ya kalok semua’a sadar akan kebersihan………………………..

kiki

Dec 27th, 2009

ada contoh laporan amdal g?
susah bgt ni nyarinya…

ayu

Jan 3rd, 2010

ples bantuanx dong,,,,,
aku ada tugas kmps mengenai amdal n disruh bwt
KA AMDAL, ANDAL, RKL N RPLx mengenai pembangunan pusat perdagangan,
di tunggu ya……thanks ya bwt bantuanx….

vicky

Jan 11th, 2010

tolong kiriman jenis-jenis dampak lingkungan hidup dan UU langsung peraturannya donk,,,,,lagi butuh nich,,,,,cepat ya,,,,,,makasih…………………….

tesya farameidita

Jan 19th, 2010

msa cha di sruh buat mkalah ttg nech mha ethiiiiiii….

MerRy SweeT

Jan 27th, 2010

MkCieh BuaNYak yAcH aTaS InfoRMASinYa

DITA

Feb 9th, 2010

Selamat siang……………..

Seharusnya limbah tadi ya harus ditanggulangi dengan serius donx! ! ! ! ! ! ! ! ! !jangan asal janji” belakang aja donx……….
SeHarun’y kan pemerihtah bisa membutakan lahan atau tempat untuk pembuangan limbah atau kalau tidak kan membuat cara bagaimana mendaur ulang limbah tadi,,,,,,setelah itu jika sudah tidak mengandung zat” kimia berbehaya kan baru bisa dialirkan ke sungai kan ^_^

mira

Feb 23rd, 2010

tq yaa…

Leave a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>