Teknologi Pengolahan Sampah

by on 30/12/07 at 11:59 pm | 117 Comments | |

Pernah mendengan PLTSa? Pembangkit Listrik Tenaga Sampah? Suatu isu yang sedang hangat dibicarakan di Kota Bandung, sebuah kota besar di Indonesa yang beberapa waktu yang lalu pernah heboh karena keberadaan sampah yang merayap bahkan hingga badan jalan-jalan utamanya. Jangankan jalan utama, saat Anda memasuki Bandung menuju flyover Pasupati, Anda pasti akan disambut dengan segunduk besar sampah yang hampir menutupi setengah badan jalan. Itu dulu. Sekarang, Kota Bandung sudah kembali menjadi sedia kala dan solusi PLTSa-lah yang sedang diperdebatkan.

Tujuan akhir dari sebuah PLTSa ialah untuk mengkonversi sampah menjadi energi. Pada dasarnya ada dua alternatif proses pengolahan sampah menjadi energi, yaitu proses biologis yang menghasilkan gas-bio dan proses thermal yang menghasilkan panas. PLTSa yang sedang diperdebatkan untuk dibangun di Bandung menggunakan proses thermal sebagai proses konversinya. Pada kedua proses tersebut, hasil proses dapat langsung dimanfaatkan untuk menggerakkan generator listrik. Perbedaan mendasar di antara keduanya ialah proses biologis menghasilkan gas-bio yang kemudian dibarak untuk menghasilkan tenaga yang akan menggerakkan motor yang dihubungkan dengan generator listrik sedangkan proses thermal menghasilkan panas yang dapat digunakan untuk membangkitkan steam yang kemudian digunakan untuk menggerakkan turbin uap yang dihubungkan dengan generator listrik.

Proses Konversi Thermal

Proses konversi thermal dapat dicapai melalui beberapa cara, yaitu insinerasi, pirolisa, dan gasifikasi. Insinerasi pada dasarnya ialah proses oksidasi bahan-bahan organik menjadi bahan anorganik. Prosesnya sendiri merupakan reaksi oksidasi cepat antara bahan organik dengan oksigen. Apabila berlangsung secara sempurna, kandungan bahan organik (H dan C) dalam sampah akan dikonversi menjadi gas karbondioksida (CO2) dan uap air (H2O). Unsur-unsur penyusun sampah lainnya seperti belerang (S) dan nitrogen (N) akan dioksidasi menjadi oksida-oksida dalam fasa gas (SOx, NOx) yang terbawa di gas produk. Beberapa contoh insinerator ialah open burning, single chamber, open pit, multiple chamber, starved air unit, rotary kiln, dan fluidized bed incinerator.

Incinerator
Incinerator. Sebuah ilustrasi bagian-bagian dalam sebuah incinerator.

Pirolisa merupakan proses konversi bahan organik padat melalui pemanasan tanpa kehadiran oksigen. Dengan adanya proses pemanasan dengan temperatur tinggi, molekul-molekul organik yang berukuran besar akan terurai menjadi molekul organik yang kecil dan lebih sederhana. Hasil pirolisa dapat berupa tar, larutan asam asetat, methanol, padatan char, dan produk gas.

Gasifikasi merupakan proses konversi termokimia padatan organik menjadi gas. Gasifikasi melibatkan proses perengkahan dan pembakaran tidak sempurna pada temperatur yang relatif tinggi (sekitar 900-1100 C). Seperti halnya pirolisa, proses gasifikasi menghasilkan gas yang dapat dibakar dengan nilai kalor sekitar 4000 kJ/Nm3.

Proses Konversi Biologis

Proses konversi biologis dapat dicapai dengan cara digestion secara anaerobik (biogas) atau tanah urug (landfill). Biogas adalah teknologi konversi biomassa (sampah) menjadi gas dengan bantuan mikroba anaerob. Proses biogas menghasilkan gas yang kaya akan methane dan slurry. Gas methane dapat digunakan untuk berbagai sistem pembangkitan energi sedangkan slurry dapat digunakan sebagai kompos. Produk dari digester tersebut berupa gas methane yang dapat dibakar dengan nilai kalor sekitar 6500 kJ/Nm3.

Modern Landfill
Modern Landfill. Konsep landfill seperti di atas ialah sebuah konsep landfill modern yang di dalamnya terdapat suatu sistem pengolahan produk buangan yang baik.

Landfill ialah pengelolaan sampah dengan cara menimbunnya di dalam tanah. Di dalam lahan landfill, limbah organik akan didekomposisi oleh mikroba dalam tanah menjadi senyawa-senyawa gas dan cair. Senyawa-senyawa ini berinteraksi dengan air yang dikandung oleh limbah dan air hujan yang masuk ke dalam tanah dan membentuk bahan cair yang disebut lindi (leachate). Jika landfill tidak didesain dengan baik, leachate akan mencemari tanah dan masuk ke dalam badan-badan air di dalam tanah. Karena itu, tanah di landfill harus mempunya permeabilitas yang rendah. Aktifias mikroba dalam landfill menghasilkan gas CH4 dan CO2 (pada tahap awal – proses aerobik) dan menghasilkan gas methane (pada proses anaerobiknya). Gas landfill tersebut mempunyai nilai kalor sekitar 450-540 Btu/scf. Sistem pengambilan gas hasil biasanya terdiri dari sejumlah sumur-sumur dalam pipa-pipa yang dipasang lateral dan dihubungkan dengan pompa vakum sentral. Selain itu terdapat juga sistem pengambilan gas dengan pompa desentralisasi.

Pemilihan Teknologi

Tujuan suatu sitem pemanfaatan sampah ialah dengan mengkonversi sampah tersebut menjadi bahan yang berguna secara efisien dan ekonomis dengan dampak lingkungan yang minimal. Untuk melakukan pemilihan alur konversi sampah diperlukan adanya informasi tentang karakter sampah, karakter teknis teknologi konversi yang ada, karakter pasar dari produk pengolahan, implikasi lingkungan dan sistem, persyaratan lingkungan, dan yang pasti: keekonomian.

Kembali ke Bandung. Kira-kira teknologi mana yang tepat sebagai solusi pengolahan sampah menjadi bahan berguna? Apakah PLTSa sudah merupakan teknologi yang tepat??

Referensi: Pengelolaan Limbah Industri – Prof. Tjandra Setiadi

  • liana

    bagus banget, kalau emang bisaa membuat pembangkit listrik dari sampah jadi sampah yang kita peroleh selama ini tidak terbuang percuma. jadi sampah yang dihasilkan tidak hanya bisa menimbulkan bau busuk dan dapat menyebabkan banjir doank….
    saya doakan semoga program ini bisa berhasil.
    Amiiiiiin…………………….

  • Rikin

    setuju,………….
    kalau missi dari semua ini adalah pemberdayaan masyarakat juga mengurangi pemanasan global,..tinggal bagai mana pemerintah membantu untuk mewujudkan untuk menjadi program nasional..

  • pak sigit

    wah bagus tuh
    alat pirilisanya kira kira kapasitasnya brapaya yang ekonois temtunya
    lalu n produknya berupa mionyak kah atau bbidiesel yo
    suhu pembakarannya , n brapa lama mengkonversi jadi minyak
    .mohon jawabaannya langsung di email kami yo
    trims betatn tungguuuuuuuuuuu

  • Heriyanto

    Salam Kenal

    saya tertarik dengan PLTSa ini , bagaimana bisa dapat referensi lengkapnya yah..seperti alat-alat pendukung , luas areanya , bagaimana dengan product limbahnya dan berapa investasinya.

    terima kasih sebelumnya.

    Hery

  • paijowildgate

    wahh mantab2 nie ternyata orang kita..hehehe

    bikin lembaga studi sampah yukkzz
    sekarang saya dan beberapa teman juga sedang ngajak kawan2 yang lain untuk bikin lembaga sudi sampah.
    ada yang berminat gabung??

  • ujang

    saya sedang giat mencari info tentang jenis jenis sampah yang bisa di daur ulang, dan kemana mendistribusikannya , terima kasih

  • http://- agung

    apapun teknologinya kata kuncinya :
    1. komitmen bersama yang jelas & kuat

  • Deka

    ada cara sederhana dan bisa dilakukan dgn mudah, tidak perlu teknologi rumit
    dan kami sudah uji coba pd th 2006 di Bdg & berhasil
    semua sampah menjadi berguna tidak ada yang terbuang
    dan lingkungan tidak rusak….
    namun ada kendala intern dan lingkungan yg kurang mendukung pd saat itu
    (ketika berhasil, semua orang “menginginkan itu”, menjadikan ini “objek”)
    intinnya jadi “rebutan lahan’ thats Indonesian bad habit….maaf saya sangat tidak
    suka budaya itu. Walaupun saya orang Indonesia, “urang sunda asli!
    sehingga menjadi kabur arahnya…….
    yang saya butuhkan dukungan dari ide yang saya punya.
    dan saya akan coba di kota kecil, mudah-mudahan ada respon baik dari pemda setempat
    karena ini yang selalu jadi masalah di negara ini….

    ” PERCAYA GA, PADA SAAT CARA INI SEDANG BERJALAN ” MALAH KAMI KEKURANGAN SAMPAH, DAN UTK MEMENUHI KEBUTUHAN SAMPAH KAMI DGN MEMBELINYA DARI
    PASAR INDUK CARINGIN – BDG DGN HARGA Rp.150rb/CONTAINER DARI PD.KEBERSIHAN-KOTA BDG ”

    ada yg minat mendukungkah, rekan rekan?

  • Muhammad Iqbal

    PEnting nehh…
    klo bisa dibanyakin infonya…

  • Pingback: Teknologi Pengolahan Sampah « PePELING SENDANGTIRTO

  • merry

    asalamualaikum……
    satu orang saja di muka bumi ini yang sadar dengan sampah,,,,dapat myelamatkan bumi

  • http://www.seramagro.wordpress.com ahadi

    solusi yang paling bagus adalah solusi yang segera dilaksanakan…

  • http://lukmanjack.wordpress.com/ lukman

    thanks udah bantu untuk artikel tugas

  • http://[email protected] RIYAN KERAF

    itu lah kebiasaan orang indonesia.walau pun gw sendiri orang indonesia merasa malu.baru gitu aja udah nyerah dulu di coba baru diterap kan gak ada salahnya dicoba,bukan jadi pertimbangan .masa bangsa ini cuman bergantung denagan nrgara lain malu dong kapan mau majunya kalo begini terus ,apa mau manusia manusia indonesia dipandang sebelah mata,terus diremehkan,sepatutnya sarjana2 indonesia itu,bukan cari kerja tapi berkarya.

    mudah-2 yg.ini betul-2 berhasil,karena tdk hanya sekarang dan juga tdk satu ini ada niat dan rencana sampah untuk tenaga listrik,tetapi dimana PLN /listrik swasta yg.pakek tenaga bhan sampah,tapi mungkin yg.ini dgn.teknologi yg.terbaru akan betul-2 terjadi ,namun juga perlu diingat jangan sampai jatuh dua kali pada tempat yg.sama.Untuk para pembaca kalo niatan betul-2 mengatasi soal sampah yg.banyak dan hadir setiap hari niatkan mengatasi sampah jangan dibelokkan membuat sesuatu dengan bahan sampah ,kalo itu yg.dilakukan terus sampek achir jaman tetap diributkan soal sampah,silahkan buka teknologitpa.blogspot.com,atau teknologi pemusnah sampah,suatu inovasi pemusnah sampah yg handal,praktis,menghasilkan dan betul-2 mengatasi soal sampah,alat tersebut tanpa bahan bakar apapun dapat memusnahkan segala bentuk dan macam sampah takterkecuali sampah basah yg.berbau,dan menjijikkan.Dampaknya untamanya asap sdh diatur agar tdk menimbulkan permasalahan/tdk mengganggu lingkungan,dapat memusnah sampah berapa banyaknya tinggal menyesuaikan pembuatannya saja 100-200-300 teruck setiap hari atau lebih dari itu ,pasti dan PASTI sampah teratasi dengan baik.Saya pembuatnya,sdh banyak yg.menggunakan tak satupun yg.tdk berhasil dari kalangan warga secara pribadi,lingkungan RT,Rw,kelurahan,pasar,sekolahan bahkan perusahaan/pabrik yg.banyak sampahnya.

  • Pingback: Hirarki Limbah « ruryklh

  • bili

    yap bener sampah merupakan masalah yang kecil namun apabila sampah tidak di olah sedemikian baik dapat menyebabkan berbagai masalah!!!!!

    baik ke lingkungan dan ke manusia atau human !!!!!!

    maka dari itu mari kita teknik engineering yang mengusahakannya!!

  • Amin

    Mari tuntaskan sampah

pestilence439
lovelock506 voltigeur296 fiance206 pecunious261 hyperphysical624 printer549 earnestness679