<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Pertamina versus Petronas</title>
	<atom:link href="http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/</link>
	<description>No.1 Magazine and Forum for Indonesian Chemical Engineering Students. Articles about chemical process technology, fuel utilization, global issues, environmental issues, safety and health, university profile, scholarships, comic, and video.</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Jul 2009 07:40:51 -0600</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: erick</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/comment-page-2/#comment-7102</link>
		<dc:creator>erick</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2009 11:11:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/#comment-7102</guid>
		<description>Pertamina jelek, bobrok, payah dll: (jujur aja)
1. Pertamina tdk menarik menurut pandangan engineer2 kita krn gaji kecil, tdk standar oil company. (ini point yg sangat2 penting)
2. ekspansi keluar negri sangat2 lambat, walaupun ada beberapa yg sdh di middle east dan di asean (itupun masih tender atau baru beberapa eksplorasi)
3. tidak ada saham go publik pertamina di dalam dan di luar negri.
4. Pertamina belum menerima karyawan asing, utk menumbuhkan kompetisi dan suasana yg internasional
5. teknologi di pertamina sangat2 kacau, banyak software2 yg crack (palsu), krn masih berpikiran harus mengeluarkan cost yg kecil dgn untung besar (padahal semua itu di cost recovery, apalagi negara tdk melihat hal itu selama oil company bisa meningkatkan produksi).
6. dll</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pertamina jelek, bobrok, payah dll: (jujur aja)<br />
1. Pertamina tdk menarik menurut pandangan engineer2 kita krn gaji kecil, tdk standar oil company. (ini point yg sangat2 penting)<br />
2. ekspansi keluar negri sangat2 lambat, walaupun ada beberapa yg sdh di middle east dan di asean (itupun masih tender atau baru beberapa eksplorasi)<br />
3. tidak ada saham go publik pertamina di dalam dan di luar negri.<br />
4. Pertamina belum menerima karyawan asing, utk menumbuhkan kompetisi dan suasana yg internasional<br />
5. teknologi di pertamina sangat2 kacau, banyak software2 yg crack (palsu), krn masih berpikiran harus mengeluarkan cost yg kecil dgn untung besar (padahal semua itu di cost recovery, apalagi negara tdk melihat hal itu selama oil company bisa meningkatkan produksi).<br />
6. dll</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kamal_dumai</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/comment-page-2/#comment-5452</link>
		<dc:creator>kamal_dumai</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2009 05:59:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/#comment-5452</guid>
		<description>Saya cukup semangat dan menghargai komentar teman-teman  tentang pertamina. Saatnya kita bangkit membangun negeri ini dari kita sendiri dan dimulai saat ini. Kalau bukan kita siapa lagi, kalau tidak sekarang kapan lagi..

Saya mengajak teman2 untuk bergabung bersama pertamina membangun perusahaan yang menghidupi banyak perut dinegeri ini. Dimana keputusan di pertamina dapat mensejahterakan dan juga menyengsarakan rakyat di ibu pertiwi.. Saya lahir dan dibesarkan dikota kecil tempat pertamina berada. Saya juga tahu tidak mudah untuk bergabung disana sehingga banyak temen-teman saya yang akhirnya juga bekerja di perusahaan asing. Sebagai engineer di perusahaan asing, teman-teman tentu mendapatkan gaji yang lebih besar, dahulu pertamina juga belum pernah merekrut tenaga berpengalaman. saat ini pertamina sudah berubah, pertamina merekrut tenaga berpengalaman..

Pertanyaannya maukah teman-teman bergabung dengan pertamina dengan menurunkan sedikit pendapatan dan fasilitas dari perusahaan asing demi ideliasme untuk bangsa ini???. Teman-teman sangat dibutuhkan bagi negeri ini saatnyalah kita kembali. ada pepatah mengatakan &#039;&#039;hujan emas dinegeri orang hujan batu dinegeri kita, maka lebih baik dinegeri kita.

Saat ini saya bekerja di BUMN yang jauh dari kampung halaman, Saya sadar pertamina sudah berbuat banyak buat kampung halaman. Tanpa pertamina kota Dumai  yang kecil tiada apa-apanya.Silahkan bergabung dipertamina di www.pertamina.com 

Bagi yang lain jangan lupakan produk negeri dan hasilnya dikembalikan buat kita. Jayalah pertamina, Jayalah bangsaku...Selamat bergabung dan sampai jumpa jika sama-sama diterima di pertamina.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya cukup semangat dan menghargai komentar teman-teman  tentang pertamina. Saatnya kita bangkit membangun negeri ini dari kita sendiri dan dimulai saat ini. Kalau bukan kita siapa lagi, kalau tidak sekarang kapan lagi..</p>
<p>Saya mengajak teman2 untuk bergabung bersama pertamina membangun perusahaan yang menghidupi banyak perut dinegeri ini. Dimana keputusan di pertamina dapat mensejahterakan dan juga menyengsarakan rakyat di ibu pertiwi.. Saya lahir dan dibesarkan dikota kecil tempat pertamina berada. Saya juga tahu tidak mudah untuk bergabung disana sehingga banyak temen-teman saya yang akhirnya juga bekerja di perusahaan asing. Sebagai engineer di perusahaan asing, teman-teman tentu mendapatkan gaji yang lebih besar, dahulu pertamina juga belum pernah merekrut tenaga berpengalaman. saat ini pertamina sudah berubah, pertamina merekrut tenaga berpengalaman..</p>
<p>Pertanyaannya maukah teman-teman bergabung dengan pertamina dengan menurunkan sedikit pendapatan dan fasilitas dari perusahaan asing demi ideliasme untuk bangsa ini???. Teman-teman sangat dibutuhkan bagi negeri ini saatnyalah kita kembali. ada pepatah mengatakan &#8221;hujan emas dinegeri orang hujan batu dinegeri kita, maka lebih baik dinegeri kita.</p>
<p>Saat ini saya bekerja di BUMN yang jauh dari kampung halaman, Saya sadar pertamina sudah berbuat banyak buat kampung halaman. Tanpa pertamina kota Dumai  yang kecil tiada apa-apanya.Silahkan bergabung dipertamina di <a href="http://www.pertamina.com" rel="nofollow">http://www.pertamina.com</a> </p>
<p>Bagi yang lain jangan lupakan produk negeri dan hasilnya dikembalikan buat kita. Jayalah pertamina, Jayalah bangsaku&#8230;Selamat bergabung dan sampai jumpa jika sama-sama diterima di pertamina.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Working in the Oil and Gas Industry &#171; The Work of Dominikus Andoko</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/comment-page-2/#comment-4755</link>
		<dc:creator>Working in the Oil and Gas Industry &#171; The Work of Dominikus Andoko</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2009 03:59:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/#comment-4755</guid>
		<description>[...] Pertamina pernah mempunyai monopoli pendirian SPBU di Indonesia, namun monopoli tersebut telah dihapuskan pemerintah pada sekitar tahun 2000-an. Pertamina mengoperasikan 7 kilang minyak dengan kapasitas total 1.051,7 MBSD, pabrik petrokimia dengan kapasitas total 1.507.950 ton per tahun dan pabrik LPG dengan kapasitas total 102,3 juta ton per tahun. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Pertamina pernah mempunyai monopoli pendirian SPBU di Indonesia, namun monopoli tersebut telah dihapuskan pemerintah pada sekitar tahun 2000-an. Pertamina mengoperasikan 7 kilang minyak dengan kapasitas total 1.051,7 MBSD, pabrik petrokimia dengan kapasitas total 1.507.950 ton per tahun dan pabrik LPG dengan kapasitas total 102,3 juta ton per tahun. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: grata_10g</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/comment-page-2/#comment-4738</link>
		<dc:creator>grata_10g</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2009 18:30:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/#comment-4738</guid>
		<description>qt sbagai anak2 indonesia yg berpendidikan memang harus mencari suatu kebutuhan yg berkualitas tinggi, tp qt jg bertanggung jawab atas peningkatan kualitas barang hasil negara sendiri.....
Pertamina belakangan ini sudh berusaha mempublikasikan dirinya jd sepantasnya kita sbagai konsumen harus menghargai usahanya....qt gk usah pikiran sapa yg korupsi di dalamnya....TUHAN aja yg ngasih hukuman buat mereka.



Yang gw liat di daerah Tangerang dan sekitarnya, pom bensin Petronas sepi pengunjung, dan Pertamina semakin ramai...jadi kita sudah melakukan perubahan besar untuk mempertahankan produk sendiri...ciayo PERTAMINA</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>qt sbagai anak2 indonesia yg berpendidikan memang harus mencari suatu kebutuhan yg berkualitas tinggi, tp qt jg bertanggung jawab atas peningkatan kualitas barang hasil negara sendiri&#8230;..<br />
Pertamina belakangan ini sudh berusaha mempublikasikan dirinya jd sepantasnya kita sbagai konsumen harus menghargai usahanya&#8230;.qt gk usah pikiran sapa yg korupsi di dalamnya&#8230;.TUHAN aja yg ngasih hukuman buat mereka.</p>
<p>Yang gw liat di daerah Tangerang dan sekitarnya, pom bensin Petronas sepi pengunjung, dan Pertamina semakin ramai&#8230;jadi kita sudah melakukan perubahan besar untuk mempertahankan produk sendiri&#8230;ciayo PERTAMINA</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Oil and Gas Company Worlds Leader &#171; Cumi Kecap Yang Enak</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/comment-page-2/#comment-4569</link>
		<dc:creator>Oil and Gas Company Worlds Leader &#171; Cumi Kecap Yang Enak</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2009 08:28:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/#comment-4569</guid>
		<description>[...] Total Reserves in Oil Equivalent Barrels sebesar 4,414 juta barrels. Negara tetangga kita dengan Petronas-Malaysia nya menduduki peringkat 14 besar dunia dengan Total Reserves in Oil Equivalent Barrels sebesar [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Total Reserves in Oil Equivalent Barrels sebesar 4,414 juta barrels. Negara tetangga kita dengan Petronas-Malaysia nya menduduki peringkat 14 besar dunia dengan Total Reserves in Oil Equivalent Barrels sebesar [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: met</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/comment-page-2/#comment-3646</link>
		<dc:creator>met</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 05:16:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/#comment-3646</guid>
		<description>stuju dgn pendapat ini : 

Kwan-kwan bsa mengatakan bahwa sfat nasionalisme tdk akan luntur wlaupun bkerja di perusahaan asing dengan gaji yg tinggi, akan ttapi yang patut dperhatikan kmbli adalah ialah sifat dasar manusia yaitu serakah.

Sungguh ironis jika seorang engineer indonesia lebih memikirkan gaji yang diperoleh dibandingkan pengabdian ilmu engineer nya untuk Negara Indonesia nya sendiri..

Selain karena perbedaan tingkat dukungan oleh masing2 pemerintah, mungkin juga disebabkan oleh kultur masyarakat kita (Indonesia) yang sudah mulai mengarah pada kondisi yang mengkhawatirkan (penghujat, anarkis, tdk disiplin dsb) 
&quot;lihat dulu latar belakangnya&quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>stuju dgn pendapat ini : </p>
<p>Kwan-kwan bsa mengatakan bahwa sfat nasionalisme tdk akan luntur wlaupun bkerja di perusahaan asing dengan gaji yg tinggi, akan ttapi yang patut dperhatikan kmbli adalah ialah sifat dasar manusia yaitu serakah.</p>
<p>Sungguh ironis jika seorang engineer indonesia lebih memikirkan gaji yang diperoleh dibandingkan pengabdian ilmu engineer nya untuk Negara Indonesia nya sendiri..</p>
<p>Selain karena perbedaan tingkat dukungan oleh masing2 pemerintah, mungkin juga disebabkan oleh kultur masyarakat kita (Indonesia) yang sudah mulai mengarah pada kondisi yang mengkhawatirkan (penghujat, anarkis, tdk disiplin dsb)<br />
&#8220;lihat dulu latar belakangnya&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ardi</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/comment-page-2/#comment-3466</link>
		<dc:creator>Ardi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2008 20:34:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/#comment-3466</guid>
		<description>Mau nimbrung ah ngebahas ttg gaji dan bkerja di perusahaan asing...he3

Sebagai orang engineering khsusnya teknik kimia, sya sdikit malu dengan latar blakang keinginan kwan-kawan engineer indonesia di ini yang menyatakan lebih baik bkerja di perusahaan asing dengan gaji yg lbih tnggi. Kwan-kwan bsa mengatakan bahwa sfat nasionalisme tdk akan luntur wlaupun bkerja di perusahaan asing dengan gaji yg tinggi, akan ttapi yang patut dperhatikan kmbli adalah ialah sifat dasar manusia yaitu serakah. 

Saya ingin bertnya..seberapa besar sih kemungkinan anda sebagai seorang karyawan tetap perusahaan asing bergaji tinggi akan kembali ke prusahaan nasional dengan gaji yang rendah?dibandingkan anda akan tetap di perusahaan degn gaji tinggi tersebut?
Dan seberapa besar sih gaji yang anda peroleh tersebut terhadap total keuntungan perusahaan asing yang menjadi kerugian negara kita?Sungguh ironis jika seorang engineer indonesia lebih memikirkan gaji yang diperoleh dibandingkan pengabdian ilmu engineer nya untuk Negara Indonesia nya sendiri..

Tak bisa dipungkiri bahwa teknologi merupakn pondasi kuat suatu negara, entah itu negara maju atau berkembang. Karena hal itu bukankah jika ingin membangun Negara Indonesia adalah dengan mengabdikan ilmu dan mengembangkannya untuk kepentingan negara?bukannya malah dengan bekerja dan mencari gaji tinggi di perusahaan asing yang sedang &quot;menambang&quot; keuntungan di negara Indonesia kita tercinta ini?
Saya setuju jika bkerja dan mengambil ilmu di perusahaan asing..asalkan perusahaan asing itu bukan perusahaan asing yang mengambil keuntungan di negara Indonesia ini..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mau nimbrung ah ngebahas ttg gaji dan bkerja di perusahaan asing&#8230;he3</p>
<p>Sebagai orang engineering khsusnya teknik kimia, sya sdikit malu dengan latar blakang keinginan kwan-kawan engineer indonesia di ini yang menyatakan lebih baik bkerja di perusahaan asing dengan gaji yg lbih tnggi. Kwan-kwan bsa mengatakan bahwa sfat nasionalisme tdk akan luntur wlaupun bkerja di perusahaan asing dengan gaji yg tinggi, akan ttapi yang patut dperhatikan kmbli adalah ialah sifat dasar manusia yaitu serakah. </p>
<p>Saya ingin bertnya..seberapa besar sih kemungkinan anda sebagai seorang karyawan tetap perusahaan asing bergaji tinggi akan kembali ke prusahaan nasional dengan gaji yang rendah?dibandingkan anda akan tetap di perusahaan degn gaji tinggi tersebut?<br />
Dan seberapa besar sih gaji yang anda peroleh tersebut terhadap total keuntungan perusahaan asing yang menjadi kerugian negara kita?Sungguh ironis jika seorang engineer indonesia lebih memikirkan gaji yang diperoleh dibandingkan pengabdian ilmu engineer nya untuk Negara Indonesia nya sendiri..</p>
<p>Tak bisa dipungkiri bahwa teknologi merupakn pondasi kuat suatu negara, entah itu negara maju atau berkembang. Karena hal itu bukankah jika ingin membangun Negara Indonesia adalah dengan mengabdikan ilmu dan mengembangkannya untuk kepentingan negara?bukannya malah dengan bekerja dan mencari gaji tinggi di perusahaan asing yang sedang &#8220;menambang&#8221; keuntungan di negara Indonesia kita tercinta ini?<br />
Saya setuju jika bkerja dan mengambil ilmu di perusahaan asing..asalkan perusahaan asing itu bukan perusahaan asing yang mengambil keuntungan di negara Indonesia ini..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aldi</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/comment-page-2/#comment-3291</link>
		<dc:creator>aldi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2008 11:58:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/#comment-3291</guid>
		<description>Hi Temans, bicara tentang oil &amp; gas industry Indonesia mungkin ada baiknya menengok sistem cost recovery yang berlaku di bisnis migas Indonesia. Sepengetahuanku sharing hasil produksi migas adalah pembagian net revenue (gross revenue dikurangi dengan production cost) dimana production cost ini diganti 100%oleh pemerintah cq BPmigas kepada PSC terkait-tolong koreksi jika salah. Hal ini perlu adanya kontrol yang super ketat mengenai production cost untuk menghindari adanya penggelembungan or pemborosan oleh PSC yang akibatnya akan membebani pemerintah yaitu dengan berkurangnya net revenue yang di-sharing ke pemerintah. 
Atau jika memungkinkan sistem cost recovery dihilangkan yaitu sharing berdasarkan gross revenue jadi PSC akan berpikir 1000 kali jika melakukan pemborosan karena akan mengurangi net income mereka.
Dan juga mungkin perlu juga meniru langkah dari pemerintah Venezuela yaitu dengan me-nasionalisasi bisnis Migas di negaranya, opsinya: bersedia di-nasionalisasi dan tetap berbisnis migas di Venezuela atau hengkang dari Venezuela, kenyataannya sebagian besar bersedia di-nasionalisasi (info dari koran).
Untuk melakukan hal2 tersebut dibutuhkan pemikiran yang matang dan keberanian pemerintah, sehingga keputusan yang diambil membawa kesejahteraan bagi rakyat Indonesia dan bukannya justru mengakibatkan blunder yang akan menyengsarakan rakyat Indonesia....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hi Temans, bicara tentang oil &amp; gas industry Indonesia mungkin ada baiknya menengok sistem cost recovery yang berlaku di bisnis migas Indonesia. Sepengetahuanku sharing hasil produksi migas adalah pembagian net revenue (gross revenue dikurangi dengan production cost) dimana production cost ini diganti 100%oleh pemerintah cq BPmigas kepada PSC terkait-tolong koreksi jika salah. Hal ini perlu adanya kontrol yang super ketat mengenai production cost untuk menghindari adanya penggelembungan or pemborosan oleh PSC yang akibatnya akan membebani pemerintah yaitu dengan berkurangnya net revenue yang di-sharing ke pemerintah.<br />
Atau jika memungkinkan sistem cost recovery dihilangkan yaitu sharing berdasarkan gross revenue jadi PSC akan berpikir 1000 kali jika melakukan pemborosan karena akan mengurangi net income mereka.<br />
Dan juga mungkin perlu juga meniru langkah dari pemerintah Venezuela yaitu dengan me-nasionalisasi bisnis Migas di negaranya, opsinya: bersedia di-nasionalisasi dan tetap berbisnis migas di Venezuela atau hengkang dari Venezuela, kenyataannya sebagian besar bersedia di-nasionalisasi (info dari koran).<br />
Untuk melakukan hal2 tersebut dibutuhkan pemikiran yang matang dan keberanian pemerintah, sehingga keputusan yang diambil membawa kesejahteraan bagi rakyat Indonesia dan bukannya justru mengakibatkan blunder yang akan menyengsarakan rakyat Indonesia&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Fuel Additive: Solusi Kenaikan Harga BBM? &#171; Anis Blog</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/comment-page-2/#comment-3257</link>
		<dc:creator>Fuel Additive: Solusi Kenaikan Harga BBM? &#171; Anis Blog</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 20:53:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/#comment-3257</guid>
		<description>[...] bahan bakar seperti: bensin, solar, dan biodiesel. Tentunya untuk semua merek bahan bakar seperti: Pertamina, Shell, dan [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] bahan bakar seperti: bensin, solar, dan biodiesel. Tentunya untuk semua merek bahan bakar seperti: Pertamina, Shell, dan [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: herry</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/comment-page-2/#comment-3183</link>
		<dc:creator>herry</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 13:02:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/#comment-3183</guid>
		<description>ehm ikut ngmong dkit ahh......
gmn yaw???emank c kita cuma bsa ngritik doank......
tapi apa pejabat2 yang memegang kuasa pemerintah ini membaca kritikan2 kita?tapi ya gak apa lah,aku juga ingin ikut ngomong.....
mungkin memang mayoritas bangsa indonesia ini ingin kerja di pertamina.tapi apa mungkin pertamina merekrut karyawan yang asal2an???gak juga kan? Tuh buktinya profesor2,sarjana2 teknik masih banyak yang nganggur,,,mungkin ilmunya sudah setinggi langit,tapi apa pertamina cuma mencari orang yang ilmunya tinggi???sikap perilaku kan juga amat penting.
secara pertamina kan ingin bersaing dengan perusahaan2 asing, tentunya dalam merekrut karyawan pertamina juga benar2 selektif donk.nah makanya kalau kita bener2 mau mendukung pertamina dan ingin ikut serta mengolah kekayaan bumi ini,,,makanya mari kita bersama - sama perbaiki diri,jangan males2an,cari ilmu sebanyak mungkin dulu...
sebenarnya aku juga gak setuju kalau kekayaan bumi kita diolah orang asing semua...ya boleh lah sebagian diolah orang asing tapi y jangan semuanya...dengan alasan SDM dan alat produksi kita belum memadai...tapi siapa tau dimasa depan profesor2 kita mampu menhgolahnya.
dulu pernah dengar kata2 kayak gini &quot;kalau emang kita belum bisa mengolah kekayaan bumi kita ini,ya jjanganlah kita langsung menyerahkan semuanya ke orang lain.biarkan saja kekayaan tersebut terpendam di bumi ini sampai waktunya nanti profesor2 kita mampu mengolahnya,toh kalau dibiarkan di dalam bumi juga gak akan hilang&quot;.
terus kalau udah kayak gini gimana?profesor2 kita udah hampir mampu mengolah kekayaan bumi ini,katakanlah udah 80% mampu. tapi kalau kekayaan itu udah dikuasai orang lain,kita mau apa lagi???tinggal menunggu saatnya permainan di mulai kan?mungkin kita akan seperti wayang yang di pegang sang dalang...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ehm ikut ngmong dkit ahh&#8230;&#8230;<br />
gmn yaw???emank c kita cuma bsa ngritik doank&#8230;&#8230;<br />
tapi apa pejabat2 yang memegang kuasa pemerintah ini membaca kritikan2 kita?tapi ya gak apa lah,aku juga ingin ikut ngomong&#8230;..<br />
mungkin memang mayoritas bangsa indonesia ini ingin kerja di pertamina.tapi apa mungkin pertamina merekrut karyawan yang asal2an???gak juga kan? Tuh buktinya profesor2,sarjana2 teknik masih banyak yang nganggur,,,mungkin ilmunya sudah setinggi langit,tapi apa pertamina cuma mencari orang yang ilmunya tinggi???sikap perilaku kan juga amat penting.<br />
secara pertamina kan ingin bersaing dengan perusahaan2 asing, tentunya dalam merekrut karyawan pertamina juga benar2 selektif donk.nah makanya kalau kita bener2 mau mendukung pertamina dan ingin ikut serta mengolah kekayaan bumi ini,,,makanya mari kita bersama &#8211; sama perbaiki diri,jangan males2an,cari ilmu sebanyak mungkin dulu&#8230;<br />
sebenarnya aku juga gak setuju kalau kekayaan bumi kita diolah orang asing semua&#8230;ya boleh lah sebagian diolah orang asing tapi y jangan semuanya&#8230;dengan alasan SDM dan alat produksi kita belum memadai&#8230;tapi siapa tau dimasa depan profesor2 kita mampu menhgolahnya.<br />
dulu pernah dengar kata2 kayak gini &#8220;kalau emang kita belum bisa mengolah kekayaan bumi kita ini,ya jjanganlah kita langsung menyerahkan semuanya ke orang lain.biarkan saja kekayaan tersebut terpendam di bumi ini sampai waktunya nanti profesor2 kita mampu mengolahnya,toh kalau dibiarkan di dalam bumi juga gak akan hilang&#8221;.<br />
terus kalau udah kayak gini gimana?profesor2 kita udah hampir mampu mengolah kekayaan bumi ini,katakanlah udah 80% mampu. tapi kalau kekayaan itu udah dikuasai orang lain,kita mau apa lagi???tinggal menunggu saatnya permainan di mulai kan?mungkin kita akan seperti wayang yang di pegang sang dalang&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aldi</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/comment-page-2/#comment-3157</link>
		<dc:creator>aldi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2008 11:02:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/#comment-3157</guid>
		<description>Saya sekarang mengerti kenapa saat ini Indonesia (Pertamina) kalah dengan Malaysia (Petronas). Selain karena perbedaan tingkat dukungan oleh masing2 pemerintah, mungkin juga disebabkan oleh kultur masyarakat kita (Indonesia) yang sudah mulai mengarah pada kondisi yang mengkhawatirkan (penghujat, anarkis, tdk disiplin dsb). Coba anda lihat perbedaan komentar dari &quot;salam dari malaysia&quot; yang diposting tgl 6 october 2008 dan oleh &quot;robert&quot; yang diposting tgl 9 November 2008, kira2 komentar siapakah yang lebih bermutu? Mari kita bangun dari keterpurukan ini, HIDUP INDONESIA, mulai dari diri sendiri sekarang juga! Maaf kalau ada kata2 yang salah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sekarang mengerti kenapa saat ini Indonesia (Pertamina) kalah dengan Malaysia (Petronas). Selain karena perbedaan tingkat dukungan oleh masing2 pemerintah, mungkin juga disebabkan oleh kultur masyarakat kita (Indonesia) yang sudah mulai mengarah pada kondisi yang mengkhawatirkan (penghujat, anarkis, tdk disiplin dsb). Coba anda lihat perbedaan komentar dari &#8220;salam dari malaysia&#8221; yang diposting tgl 6 october 2008 dan oleh &#8220;robert&#8221; yang diposting tgl 9 November 2008, kira2 komentar siapakah yang lebih bermutu? Mari kita bangun dari keterpurukan ini, HIDUP INDONESIA, mulai dari diri sendiri sekarang juga! Maaf kalau ada kata2 yang salah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: robert</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/comment-page-2/#comment-3082</link>
		<dc:creator>robert</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2008 03:33:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/#comment-3082</guid>
		<description>Yaaaa ga tau yaa
Pertamina atau pemerintah
atau sdm nya goblog......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yaaaa ga tau yaa<br />
Pertamina atau pemerintah<br />
atau sdm nya goblog&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: My Blog &#187; Blog Archive &#187; gaji karyawan OiL company</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/comment-page-2/#comment-2695</link>
		<dc:creator>My Blog &#187; Blog Archive &#187; gaji karyawan OiL company</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Oct 2008 15:09:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/#comment-2695</guid>
		<description>[...] Pertamina pernah mempunyai monopoli pendirian SPBU di Indonesia, namun monopoli tersebut telah dihapuskan pemerintah pada sekitar tahun 2000-an. Pertamina mengoperasikan 7 kilang minyak dengan kapasitas total 1.051,7 MBSD, pabrik petrokimia dengan kapasitas total 1.507.950 ton per tahun dan pabrik LPG dengan kapasitas total 102,3 juta ton per tahun. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Pertamina pernah mempunyai monopoli pendirian SPBU di Indonesia, namun monopoli tersebut telah dihapuskan pemerintah pada sekitar tahun 2000-an. Pertamina mengoperasikan 7 kilang minyak dengan kapasitas total 1.051,7 MBSD, pabrik petrokimia dengan kapasitas total 1.507.950 ton per tahun dan pabrik LPG dengan kapasitas total 102,3 juta ton per tahun. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: salam dari malaysia</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/comment-page-2/#comment-2625</link>
		<dc:creator>salam dari malaysia</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 09:38:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/#comment-2625</guid>
		<description>sebelumnya saya minta maaf kepada rakyat indonesia khususnya alvin atas kenyataan seorang penceramah dari petronas yang memandang rendah pada orang indonesia...sesuatu hal yany amat saya kesalkan dan memalukan bagi saya..sebenarnya kami orang malaysia amat sedih akan apa yang sedang berlaku di perusahaan minyak dan gas indonesia,,,pertamina..sekiranya pertamina lebih baik dan kedepan dari petronas ,,,tentulah antara 2 perusahaan migas ini boleh bersatu tampa bergabung untuk peneroka industri migas di seluruh dunia tampa menghadapi tekanan USA.tapi yang berlaku adalah sebaliknya,,,petronas bersendirian menerokai migas antarabangsa dan dalam masa sama menghadapi tekanan USA agar tidak melabur di iran..shukur alhamdulillah pihak kerajaan malaysia masuk campur dan perkara ini dapat dibendung..sudah tentu jika ada azam dan rasa tanggungjawab keatas negara,,pertamina dapat maju suatu masa nanti...tidak salah dan tidak perlu malu untuk pertamina belajar sesuatu dari petronas..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sebelumnya saya minta maaf kepada rakyat indonesia khususnya alvin atas kenyataan seorang penceramah dari petronas yang memandang rendah pada orang indonesia&#8230;sesuatu hal yany amat saya kesalkan dan memalukan bagi saya..sebenarnya kami orang malaysia amat sedih akan apa yang sedang berlaku di perusahaan minyak dan gas indonesia,,,pertamina..sekiranya pertamina lebih baik dan kedepan dari petronas ,,,tentulah antara 2 perusahaan migas ini boleh bersatu tampa bergabung untuk peneroka industri migas di seluruh dunia tampa menghadapi tekanan USA.tapi yang berlaku adalah sebaliknya,,,petronas bersendirian menerokai migas antarabangsa dan dalam masa sama menghadapi tekanan USA agar tidak melabur di iran..shukur alhamdulillah pihak kerajaan malaysia masuk campur dan perkara ini dapat dibendung..sudah tentu jika ada azam dan rasa tanggungjawab keatas negara,,pertamina dapat maju suatu masa nanti&#8230;tidak salah dan tidak perlu malu untuk pertamina belajar sesuatu dari petronas..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: her</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/comment-page-2/#comment-2066</link>
		<dc:creator>her</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Sep 2008 16:52:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/petronas-versus-pertamina/#comment-2066</guid>
		<description>yah memang pertamina sekarang banyak korupsinya, payah deh mending tu perusahaan di buat go publik listing di BEI biar kelihatan boroknya. Sebenarnya profit pertamina per tahun mencapai 50 - 70 trillion itu didapat dari penjualan bbm subsidi dan juga keuntungan dari anak persahaannya yang cukup banyak. Cuma keuntungan ini udah di korupsi, coba aja lihat mantan - mantan direksi pertamina yang pada punya uang di luar negeri.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yah memang pertamina sekarang banyak korupsinya, payah deh mending tu perusahaan di buat go publik listing di BEI biar kelihatan boroknya. Sebenarnya profit pertamina per tahun mencapai 50 &#8211; 70 trillion itu didapat dari penjualan bbm subsidi dan juga keuntungan dari anak persahaannya yang cukup banyak. Cuma keuntungan ini udah di korupsi, coba aja lihat mantan &#8211; mantan direksi pertamina yang pada punya uang di luar negeri.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
