CHE Around Us: Sabun
by Simson Arifin on 08/12/07 at 10:44 am | 15 Comments | |
Dalam kemajuan jaman yang sangat pesat ini, kita sebagai masyarakat yang terlibat di dalamnya harus peka dan mengerti akan fenomena-fenomena kimia sederhana yang terjadi di sekitar kita karena hal tersebut dapat menjadi batu loncatan untuk menciptakan kreasi dan inovasi di masa mendatang. Banyak orang awam kurang memiliki rasa ingin tahu terhadap hal-hal kecil atau bahkan tidak peduli akan fenomena yang sering terjadi dalam keseharian mereka. Salah satu contoh sederhana yang dapat kita tinjau ialah mencuci tangan. Berapa kali sehari teman-teman mencuci tangan? 3 kali? 5 kali? 10 kali? Banyak di antara kita yang tidak mengerti bagaimana sabun dalam media air dapat membersihkan tangan kita dari minyak yang menempel di tangan.
Sabun, Lemak, dan Air
Prinsip utama kerja sabun ialah gaya tarik antara molekul kotoran, sabun, dan air. Kotoran yang menempel pada tangan manusia umumnya berupa lemak. Untuk mempermudah penjelasan, mari kita tinjau minyak goreng sebagai contoh. Minyak goreng mengandung asam lemak jenuh dan tidak jenuh. Asam lemak jenuh yang ada pada minyak goreng umumnya terdiri dari asam miristat, asam palmitat, asam laurat, dan asam kaprat. Asam lemak tidak jenuh dalam minyak goreng adalah asam oleat, asam linoleat, dan asam linolena. Asam lemak tidak lain adalah asam alkanoat atau asam karboksilat berderajat tinggi (rantai C lebih dari 6).
Sabun merupakan merupakan suatu bentuk senyawa yang dihasilkan dari reaksi saponifikasi. Saponifikasi adalah reaksi hidrolisis asam lemak oleh adanya basa lemah (misalnya NaOH). Hasil lain dari reaksi saponifikasi ialah gliserol. Selain C12 dan C16, sabun juga disusun oleh gugus asam karboksilat.
Reaksi saponifikasi dan struktur dasar senyawa sabun yang dihasilkan ialah sebagai berikut:

Seperti yang kita ketahui, air adalah substansi kimia dengan rumus kimia H2O, yaitu molekul yang tersusun atas dua atom hidrogen yang terikat secara kovalen pada satu atom oksigen. Air bersifat tidak berwarna, tidak berasa dan tidak berbau pada kondisi standar, yaitu pada tekanan 100 kPa (1 bar) and temperatur 273,15 K (0 °C). Air sering disebut sebagai pelarut universal karena air melarutkan banyak zat kimia. Kelarutan suatu zat dalam air ditentukan oleh dapat tidaknya zat tersebut menandingi kekuatan gaya tarik-menarik listrik (gaya intermolekul dipol-dipol) antara molekul-molekul air.
Mengapa minyak dapat larut dengan bantuan sabun dalam media air?
Dari penjelasan di atas, pertanyaan tersebut dapat dijawab dengan mudah. Fenomena tersebut tidak lepas dari gaya tarik menarik molekul. Gaya tarik antara dua molekul polar ( gaya tarik dipol-dipol) menyebabkan larutan polar larut dalam larutan polar. Molekul polar mempunyai dipol yang permanen sehingga menginduksi awan elektron non polar sehingga terbentuk dipol terinduksi, maka larutan nonpolar dapat larut dalam non polar. Hal tersebut dapat menjelaskan proses yang terjadi saat kita mencuci tangan. Saat pencucian tangan, air yang merupakan senyawa polar menginduksi awan elektron sabun sehingga dapat membantu larutnya asam lemak yang juga merupakan senyawa non polar. Maka dari itu, bila kita mencuci tangan dengan menggunkan sabun, lemak yang menempel pada tangan akan melarut bersama sabun dengan bantuan air.
“So, what? Gua gak peduli tuh mo ada awan elektron kek atau awan hujan kek.. yang penting tangan gua bersih..”
Mungkin mudah bagi kita untuk berkata seperti itu sekarang. Tapi cobalah teman-teman bayangkan. Anggaplah teman-teman sedang bekerja di bagian R&D sebuah perusahaan consumer goods seperti misalnya Unilever, P&G, atau L’oreal. Suatu hari sang R&D Manager menugaskan teman-teman untuk menemukan formula sabun baru yang efektif dan handal. Bagaimana teman-teman bisa memikirkan sebuah inovasi apabila teman-teman tidak mengerti bagaimana cara kerja dasar sebuah sabun?
Tingkatkan awareness teman-teman terhadap fenomena-fenomena kimia yang terjadi di sekitar kita mulai dari sekarang karena ilmu dasar tersebut hanya dapat kita dapatkan saat kuliah.


15 Comments
Aa'dien
Dec 12th, 2007
Hei…
gw kurang ngerti jawabannya…
awan elektron tu apaan???
michaeljubel
Dec 12th, 2007
iya nih kimia organik gua agak2 jelek.. maksudnya awan elektron tuh gimana ya simson? apa maksudnya lemak itu nempel ama sabun karena sama-sama nonpolar? apa gmn? lalu keberadaan air itu gunanya apakah? apa kepolaran air berpengaruh? duh KO gua payah.. hehe..
soe
Dec 13th, 2007
gw rasa jawabannya agak rancu T__T
menurut gw jawaban yg lebih tepat..
karna sabun di satu sisi punya rantai hidrokarbon yang larut dalam minyak (non-polar, rantai R), dan di sisi lain punya polar oxygen end (C=O). jadi sabun bisa interact sama air, sekaligus dengan minyak..
“Thus a fatty acid in solution acts as a soap by dissolving fats in one end of the molecule and water in the other. When fat is introduced to a soap solution, the non-polar tail of the fatty acids dissolves in the non-polar fat, leaving the water-soluble oxygen end at the surface of the fat globule. With enough soap, these fat globules become covered with a water-soluble coating and disperse throughout the solution, as in the last figure. They are not truly dissolved since individual fat molecules are not dispersed in the solution. Rather, we say the fat is emulsified. ”
please correct me if im wrong..
Simson Arifin
Dec 13th, 2007
Sabun merupakan senyawa yang sangat kurang polar karena walaupun memiliki sifat polar akibat adanya gugus C=O, sabun juga berikatan dengan karbon CH3-(CH2-)14- dan itu menyebabkan berkurangnya kepolaran gugus C=O tersebut (momen dipol sangat kecil).
Untuk penjelasan awan elektron: suatu ion pasti terdiri dari elektron-elektron yang mengelilinginya. Air yang memiliki struktur molekul H2O memiliki elektron bebas berjumlah 2 pasang elektron (pada atom O). Elektron-elektron tersebut disebut awan elektron dan dapat menginduksi senyawa non polar.. penjelasan selanjutnya ada pada artikel.
Lemak dapat menempel pada sabun karena adanya bantuan air yang memiliki gaya tarik antara molekul polar (gaya tarik dipol-dipol) yang menginduksi awan elektron non polar dari sabun sehingga terbentuk dipol terinduksi.. Itu menyebabkan larutan minyak nonpolar dapat larut dalam sabun yang juga non polar.
Thanx for the comments…
amoy
Jan 23rd, 2008
Got a question 4 the author:
1. Dasar pemilihan asam lemak yang akan dijadikan bahan sabun apa?
2. Asam lemak tak jenuh bisa dipake sbg bahan sabun ga? Klo ga, pertimbangannya apa?
3. Asam laurat biasa direcover dari apa?
thx
simson
Jan 25th, 2008
1.Dasar pemikirannya adalah karena sabun merupakan suatu bentuk senyawa yang tersusun dari asam karboksilat garam natrium sehingga untuk membentuknya diperlukan asam lemak dan basa lemah untuk membentuknya.
2.asam lemak tak (asam lemak yang memiliki paling sedikit satu ikatan ganda di antara atom-atom karbon penyusunnya dan bersifat kurang stabil) sebenarnya dapat dipake sebagai bahan sabun tetapi harus diproses dulu agar memutuskan ikatan rangkap yang ada di asam lemak tersebut,stlh itu baru dilakukan saponifikasi untuk membuat sabun tersebut.
3.maaf untuk masalah asam laurat yang direcover dr apa saja,saya kurang mengerti. Belum pernah mempelajarinya… Jika saudara amoy memiliki sedikit penjelasan mengenai asam laurat yang direcover,saya sangta berterimakasih jika dikirimkan kepada saya…
Terima ksh commentnya…
amoy
Feb 10th, 2008
to simson.
gw juga gtau euy makanya nanya. well thx. mungkin buat kawan2 yang tau bisa memberi tahu kami?
Ime
May 30th, 2008
Tanya: aPa rumuS kimianya sabun?? Dan kaitanNya dgn larutan elektrolit??
simson
Jun 18th, 2008
Rumus kima sabun secara umum adalah CH3(CH2)14CO2Na ( seperti dalam artikel saya) yang merupakan hasil dr saponifikasi. Tetapi rumus kimia sabun secara tepat tergantung dari jenis reaktan yang digunakan( misal: basa lemah yang digunakan KOH), maka rumus kimianya jg akan berubah..Untuk kaitan dengan larutan elektrolit, sabun merupakan garam hasil reaksi saponifikasi sehingga merupakan larutan elektrolit yang dapat larut dalam air…
oktaviana
Sep 16th, 2008
waaahhhh……………..
penjelasannya keren, ,, ,, ya nih soalnya saya juga lagi nyari literatur buat laporan biokimia gizi dasar, terbantu nih dengan adanya penjelasan ini…
mkc yaw!!!!!!
hiks hiks..
eka
Nov 29th, 2008
ada yang butuh FeCl2 gak? dijual per 10 gram nihhhh……………………..
hubungi ana ye
di email uzumaki_ekha@yahoo.com
fq
Jan 23rd, 2009
beda sabun dan deterjen apa y?
struktur molekul minyak sama air gmn? emulsinya?
indira
Apr 27th, 2009
pengen artikel tentang sabun dong alnya qu ga ngerti sama ekali nich………. please kasih tau jawabannya ya
maya
Dec 30th, 2009
tq banget yah informasinya. bantuin aq banget buat laporan praktikum,,,,
tau ngagkmekanisme reaksi saat saat sabun dimasukkan ke campuran kerosene+air???
trus mengapa bisa mengendap sabun itu…
ditunggu loh jawabannya
bayu
Feb 21st, 2010
sabun untuk mandi,
deterjen untuk nyuci,
wkwkwkwk
Leave a Comment