<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Alpukat dalam Tangki Bahan Bakar Biodiesel</title>
	<atom:link href="http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/</link>
	<description>No.1 Magazine and Forum for Indonesian Chemical Engineering Students. Articles about chemical process technology, fuel utilization, global issues, environmental issues, safety and health, university profile, scholarships, comic, and video.</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Jul 2009 07:40:51 -0600</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: dicky afrizal</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/comment-page-1/#comment-7420</link>
		<dc:creator>dicky afrizal</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2009 10:28:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/#comment-7420</guid>
		<description>Dengan hormat,
saya mahasiswa dari Teknik Kimia ITS... 
pak saya mohon informasi tentang minyak biji alpukat. 
1. apakah sudah ada yg jual minyak biji alpukat?
2. kalau ada yg jual minya biji alpukat, dimana saya bisa menghubunginya??

 Terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dengan hormat,<br />
saya mahasiswa dari Teknik Kimia ITS&#8230;<br />
pak saya mohon informasi tentang minyak biji alpukat.<br />
1. apakah sudah ada yg jual minyak biji alpukat?<br />
2. kalau ada yg jual minya biji alpukat, dimana saya bisa menghubunginya??</p>
<p> Terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: emiL</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/comment-page-1/#comment-5258</link>
		<dc:creator>emiL</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Mar 2009 14:31:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/#comment-5258</guid>
		<description>Maaf...sudah ada yang tau berapa % minyak di dalam biji alpukat blum ya???
thx</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maaf&#8230;sudah ada yang tau berapa % minyak di dalam biji alpukat blum ya???<br />
thx</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: emiL</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/comment-page-1/#comment-4669</link>
		<dc:creator>emiL</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 08:08:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/#comment-4669</guid>
		<description>Dengan hormat,
saya mahasiswi dari Polteknik Negeri Samarinda
saya ingin menanyakan berapa % kandungan minyak dari biji alpukat???
Terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dengan hormat,<br />
saya mahasiswi dari Polteknik Negeri Samarinda<br />
saya ingin menanyakan berapa % kandungan minyak dari biji alpukat???<br />
Terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tika elta</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/comment-page-1/#comment-4063</link>
		<dc:creator>tika elta</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 08:00:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/#comment-4063</guid>
		<description>Kepada:
Yth. Bapak Wahyu Hidayat

Dengan hormat,
Saya seorang mahasiswa teknik kimia sebuah Institut Negeri di surabaya  .
Kebetulan judul skripsi saya biodiesel dari biji alpukat, seperti yang ditanyakan oleh rekan2 yang lain , saya ingin mengetahui tentang hal berikut ini :
1. apa sajakah kandungan asam lemak dari biji alpukat?
2. berapakah bilangan asam minyak biji alpukat?
3. berapa persen minyak yang diperoleh per biji alpukat?
4. gimana caranya untuk memperoleh minyak dari biji alpukat?
5. kandungan minyak biji alpukat yang banyak diperoleh dari biji alpukat yang kering atau yang basah?
saya tunggu jawaban dari bapak, karena saya benar-benar membutuhkannya.
Atas segala perhatian dan kerjasamanya, saya ucapkan terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kepada:<br />
Yth. Bapak Wahyu Hidayat</p>
<p>Dengan hormat,<br />
Saya seorang mahasiswa teknik kimia sebuah Institut Negeri di surabaya  .<br />
Kebetulan judul skripsi saya biodiesel dari biji alpukat, seperti yang ditanyakan oleh rekan2 yang lain , saya ingin mengetahui tentang hal berikut ini :<br />
1. apa sajakah kandungan asam lemak dari biji alpukat?<br />
2. berapakah bilangan asam minyak biji alpukat?<br />
3. berapa persen minyak yang diperoleh per biji alpukat?<br />
4. gimana caranya untuk memperoleh minyak dari biji alpukat?<br />
5. kandungan minyak biji alpukat yang banyak diperoleh dari biji alpukat yang kering atau yang basah?<br />
saya tunggu jawaban dari bapak, karena saya benar-benar membutuhkannya.<br />
Atas segala perhatian dan kerjasamanya, saya ucapkan terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Retno Ambarwati</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/comment-page-1/#comment-3839</link>
		<dc:creator>Retno Ambarwati</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Jan 2009 08:58:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/#comment-3839</guid>
		<description>Saya Retno Ambarwati dari Teknik Kimia Untag Semarang

1. Dari penelitian pengambilan minyak biji alpukat yang telah saya lakukan hanya diperoleh kadar minyak biji alpukat 3%. Sehingga dengan jumlah tersebut upaya pemanfaatan minyak biji alpukat menjadi biodiesel tidak efektif.
2. Apakah Bapak sudah meneliti?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya Retno Ambarwati dari Teknik Kimia Untag Semarang</p>
<p>1. Dari penelitian pengambilan minyak biji alpukat yang telah saya lakukan hanya diperoleh kadar minyak biji alpukat 3%. Sehingga dengan jumlah tersebut upaya pemanfaatan minyak biji alpukat menjadi biodiesel tidak efektif.<br />
2. Apakah Bapak sudah meneliti?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Alpukat dalam Tangki Bahan Bakar Biodiesel &#171; Anis Blog</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/comment-page-1/#comment-3247</link>
		<dc:creator>Alpukat dalam Tangki Bahan Bakar Biodiesel &#171; Anis Blog</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 20:27:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/#comment-3247</guid>
		<description>[...] sumber klik sini [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] sumber klik sini [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Givendo Energy</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/comment-page-1/#comment-1769</link>
		<dc:creator>Givendo Energy</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Aug 2008 12:52:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/#comment-1769</guid>
		<description>Kepada Yth :
Bapak Wahyu Hidayat
di tekMIRA

Ass.ww.
1. Kami tertarik mengembangkan Avocadobiodisel di Jawa Tengah
2. Mohon informasi tetang hal tsb diatas
    Kami tunggu jawaban Bapak , karena kami serius untuk mengembangkan tanaman Alpokat di Jawa 
    tengah dan daerah Timur Indonesia.

    Bagong Sulaiman
    Pimpinan Givendo Energy
    Email : givendoenergy@gmail.com
    www   : givendoenergy.blogspot.com
    Mobile : 081578990990</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kepada Yth :<br />
Bapak Wahyu Hidayat<br />
di tekMIRA</p>
<p>Ass.ww.<br />
1. Kami tertarik mengembangkan Avocadobiodisel di Jawa Tengah<br />
2. Mohon informasi tetang hal tsb diatas<br />
    Kami tunggu jawaban Bapak , karena kami serius untuk mengembangkan tanaman Alpokat di Jawa<br />
    tengah dan daerah Timur Indonesia.</p>
<p>    Bagong Sulaiman<br />
    Pimpinan Givendo Energy<br />
    Email : <a href="mailto:givendoenergy@gmail.com">givendoenergy@gmail.com</a><br />
    www   : givendoenergy.blogspot.com<br />
    Mobile : 081578990990</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ulfi</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/comment-page-1/#comment-1246</link>
		<dc:creator>ulfi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 05:28:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/#comment-1246</guid>
		<description>Kepada:
Yth. Bapak Wahyu Hidayat

Dengan hormat,
Saya seorang mahasiswa teknik kimia di Salah satu universitas swasta disurabaya.
Setelah saya baca artikel bapak, saya mencoba melakukan penelitian dengan membuat biodisel dari biji alpukat dan ternyata disetujui oleh dosen saya, tapi saya mempunyai beberapa kesulitan. saya ingin minta bantuan dari bapak.
yang mau saya tanyakan :
1. apa sajakah kandungan asam lemak dari biji alpukat?
2. berapakah bilangan asam minyak biji alpukat?
3. berapa persen minyak yang diperoleh per biji alpukat?
4. gimana caranya untuk memperoleh minyak dari biji alpukat?
5. kandungan minyak biji alpukat yang banyak diperoleh dari biji alpukat yang kering atau yang basah?
saya tunggu jawaban dari bapak, karena saya benar-benar membutuhkannya.
Atas segala perhatian dan kerjasamanya, saya ucapkan terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kepada:<br />
Yth. Bapak Wahyu Hidayat</p>
<p>Dengan hormat,<br />
Saya seorang mahasiswa teknik kimia di Salah satu universitas swasta disurabaya.<br />
Setelah saya baca artikel bapak, saya mencoba melakukan penelitian dengan membuat biodisel dari biji alpukat dan ternyata disetujui oleh dosen saya, tapi saya mempunyai beberapa kesulitan. saya ingin minta bantuan dari bapak.<br />
yang mau saya tanyakan :<br />
1. apa sajakah kandungan asam lemak dari biji alpukat?<br />
2. berapakah bilangan asam minyak biji alpukat?<br />
3. berapa persen minyak yang diperoleh per biji alpukat?<br />
4. gimana caranya untuk memperoleh minyak dari biji alpukat?<br />
5. kandungan minyak biji alpukat yang banyak diperoleh dari biji alpukat yang kering atau yang basah?<br />
saya tunggu jawaban dari bapak, karena saya benar-benar membutuhkannya.<br />
Atas segala perhatian dan kerjasamanya, saya ucapkan terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: adek</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/comment-page-1/#comment-632</link>
		<dc:creator>adek</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Feb 2008 10:08:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/#comment-632</guid>
		<description>pak wahyu.. saya pengen tahu berpa bilangan asam dari minyak alpukat tsb.. dan bilangan iodnya.. rencananya saya akan melakukan penelitian ttg biodiesel dari alpukat tsb.. jadi saya pengen tahu apakah ada suhu optimum dalam pengempresan minyak utk menghasilkan biodiesel alpukat yg baik dan apakah ada pengaruh perubahan suhu atau perlakuan suhu dan lamanya waktu pengempresan thd mutu minyak tsb... dan bagaimana proses mengekstraksi minyaknya untuk dijadikan minyak biodiesel.. saya sangat perlu data2 dari bapak untuk penelitian saya... saya harapkan bantuan bapak! salam...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pak wahyu.. saya pengen tahu berpa bilangan asam dari minyak alpukat tsb.. dan bilangan iodnya.. rencananya saya akan melakukan penelitian ttg biodiesel dari alpukat tsb.. jadi saya pengen tahu apakah ada suhu optimum dalam pengempresan minyak utk menghasilkan biodiesel alpukat yg baik dan apakah ada pengaruh perubahan suhu atau perlakuan suhu dan lamanya waktu pengempresan thd mutu minyak tsb&#8230; dan bagaimana proses mengekstraksi minyaknya untuk dijadikan minyak biodiesel.. saya sangat perlu data2 dari bapak untuk penelitian saya&#8230; saya harapkan bantuan bapak! salam&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: diah</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/comment-page-1/#comment-570</link>
		<dc:creator>diah</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Feb 2008 04:56:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/#comment-570</guid>
		<description>Kepada:
Yth. Bapak Wahyu Hidayat

Dengan Hormat,
Saya seorang mahasiswa jurusa kimia yang akan melakukan penelitian tentang biodiesel dari minyak biji alpukat, nah yang ingin saya tanyakan adalah 
1. apa sajakah kandungan asam lemak dari biji alpukat?
2. berapakah bilangan asam minyak biji alpukat?
3. berapa persen minyak yang diperoleh per biji alpukat?
Tolong dijawab ya Pak, soalnya saya membutuhkan data-data tersebut.
Atas segala perhatian dan kerjasama yang diberikan, saya ucapkan terima kasih.

tertanda,
diah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kepada:<br />
Yth. Bapak Wahyu Hidayat</p>
<p>Dengan Hormat,<br />
Saya seorang mahasiswa jurusa kimia yang akan melakukan penelitian tentang biodiesel dari minyak biji alpukat, nah yang ingin saya tanyakan adalah<br />
1. apa sajakah kandungan asam lemak dari biji alpukat?<br />
2. berapakah bilangan asam minyak biji alpukat?<br />
3. berapa persen minyak yang diperoleh per biji alpukat?<br />
Tolong dijawab ya Pak, soalnya saya membutuhkan data-data tersebut.<br />
Atas segala perhatian dan kerjasama yang diberikan, saya ucapkan terima kasih.</p>
<p>tertanda,<br />
diah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: amoy</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/comment-page-1/#comment-471</link>
		<dc:creator>amoy</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jan 2008 12:04:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/#comment-471</guid>
		<description>Got a question for the author. 
1. Asam lemak apa aja sih yang ada di dalam alpukat?
2. % minyaknya berapa? 
3. Metode penggondolannya diperas apa diekstrak?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Got a question for the author.<br />
1. Asam lemak apa aja sih yang ada di dalam alpukat?<br />
2. % minyaknya berapa?<br />
3. Metode penggondolannya diperas apa diekstrak?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: amoy</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/comment-page-1/#comment-470</link>
		<dc:creator>amoy</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jan 2008 12:01:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/#comment-470</guid>
		<description>Salah satu dosen gw pernah melempar pertanyaan :

&quot; Dari segi tingkat penyerapan CO2, mending hutan belantara atau hutan terawat?&quot;

Jawabannya: hutan terawat. kenapa? karena kita akan selalu menanam pohon yang tingkat pertumbuhannya tinggi which means pohon yang bakal menyerap CO2 banyak2. Sebenernya merusak lahan baru asal tidak merusak diversifikasi tanaman masih tergolong fine.

Dan satu hal lagi, berdasarkan konvensi, CO2 dari pembakaran biomassa dianggap bukan GRK karena masih termasuk siklus karbon.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu dosen gw pernah melempar pertanyaan :</p>
<p>&#8221; Dari segi tingkat penyerapan CO2, mending hutan belantara atau hutan terawat?&#8221;</p>
<p>Jawabannya: hutan terawat. kenapa? karena kita akan selalu menanam pohon yang tingkat pertumbuhannya tinggi which means pohon yang bakal menyerap CO2 banyak2. Sebenernya merusak lahan baru asal tidak merusak diversifikasi tanaman masih tergolong fine.</p>
<p>Dan satu hal lagi, berdasarkan konvensi, CO2 dari pembakaran biomassa dianggap bukan GRK karena masih termasuk siklus karbon.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mangga_iris</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/comment-page-1/#comment-320</link>
		<dc:creator>mangga_iris</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Dec 2007 07:19:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/#comment-320</guid>
		<description>wat jubel, pabrik biodiesel di indo kbanyakan di daerah riau, sumatra gt, ato di daerah2 yg deket ama perkebunan kelapa sawit. klo ga salah bakrie jg baru bkin yg kapasitasnya lmyn gede..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wat jubel, pabrik biodiesel di indo kbanyakan di daerah riau, sumatra gt, ato di daerah2 yg deket ama perkebunan kelapa sawit. klo ga salah bakrie jg baru bkin yg kapasitasnya lmyn gede..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mangga_iris</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/comment-page-1/#comment-319</link>
		<dc:creator>mangga_iris</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Dec 2007 07:14:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/#comment-319</guid>
		<description>saya jg sependapat dgn alter-ego, biodiesel ada positif dan negatifnya juga, klo mo dilihat secara positif sebetulnya sperti yg ditampilkan di dalam artikel, ada banyak bahan baku utk pembuatan biodiesel, namun klo uda ada hubungan ama duit ceritanya bs jadi lain. skr ini yg populer adalah pembuatan biodiesel dari minyak kelapa sawit, seperti diliat di tabel di atas, kandungan minyaknya sungguh amat tinggi. jika dibandingkan dgn biodiesel yg dihasilkan oleh negara2 di eropa ato amerika yg menggunakan jagung, kedelai, ato rapeseed sbg bahan baku, kelapa sawit unggul jauh..

hal ini memicu berdirinya perkebunan-perkebunan kelapa sawit baru untuk mensuplai kebutuhan minyak CPO (crude palm oil). Pada prakteknya di lapangan, banyak perusahaan yg memilih membangun perkebunan kelapa sawit dengan cara membuka lahan dgn merambah hutan daripada memulai di atas lahan kosong, tujuannya yaitu untuk mengurangi biaya investasi awal, krn pohon yg ditebang bs dijual kayunya. dengan dalih untuk memproduksi biodiesel yg ramah lingkungan dan tujuan mulia untuk mengurangi emisi, ternyata yg dilakukan adalah hal sebaliknya. tanaman kelapa sawit jelas tidak bs mengimbangi kemampuan olah CO2 yg dimiliki oleh hutan semula. menurut beberapa situs lingkungan hidup yg menentang aksi perambahan hutan demi menanam kelapa sawit, kerugian yg timbul lebih besar daripada emisi yg bisa dihemat dengan menggunakan biodiesel sbg bahan bakar alternatif. belum lagi kekhawatiran yg diutarakan oleh alter-ego, yg ditebang kan hutan brarti penghuni di dalamnya pun terpaksa mengungsi dan terancam eksistensi hidupnya. jadi gmn dong? salah satu solusi menurut saya dgn melakukan analisa mengenai dampak lingkungan (AMDAL) yang kredibel terlebih dahulu sebelum memutuskan membangun pabrik. hehe..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya jg sependapat dgn alter-ego, biodiesel ada positif dan negatifnya juga, klo mo dilihat secara positif sebetulnya sperti yg ditampilkan di dalam artikel, ada banyak bahan baku utk pembuatan biodiesel, namun klo uda ada hubungan ama duit ceritanya bs jadi lain. skr ini yg populer adalah pembuatan biodiesel dari minyak kelapa sawit, seperti diliat di tabel di atas, kandungan minyaknya sungguh amat tinggi. jika dibandingkan dgn biodiesel yg dihasilkan oleh negara2 di eropa ato amerika yg menggunakan jagung, kedelai, ato rapeseed sbg bahan baku, kelapa sawit unggul jauh..</p>
<p>hal ini memicu berdirinya perkebunan-perkebunan kelapa sawit baru untuk mensuplai kebutuhan minyak CPO (crude palm oil). Pada prakteknya di lapangan, banyak perusahaan yg memilih membangun perkebunan kelapa sawit dengan cara membuka lahan dgn merambah hutan daripada memulai di atas lahan kosong, tujuannya yaitu untuk mengurangi biaya investasi awal, krn pohon yg ditebang bs dijual kayunya. dengan dalih untuk memproduksi biodiesel yg ramah lingkungan dan tujuan mulia untuk mengurangi emisi, ternyata yg dilakukan adalah hal sebaliknya. tanaman kelapa sawit jelas tidak bs mengimbangi kemampuan olah CO2 yg dimiliki oleh hutan semula. menurut beberapa situs lingkungan hidup yg menentang aksi perambahan hutan demi menanam kelapa sawit, kerugian yg timbul lebih besar daripada emisi yg bisa dihemat dengan menggunakan biodiesel sbg bahan bakar alternatif. belum lagi kekhawatiran yg diutarakan oleh alter-ego, yg ditebang kan hutan brarti penghuni di dalamnya pun terpaksa mengungsi dan terancam eksistensi hidupnya. jadi gmn dong? salah satu solusi menurut saya dgn melakukan analisa mengenai dampak lingkungan (AMDAL) yang kredibel terlebih dahulu sebelum memutuskan membangun pabrik. hehe..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: alter-ego</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/comment-page-1/#comment-312</link>
		<dc:creator>alter-ego</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Dec 2007 05:44:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/12/alpukat-dari-dapur-ke-tangki-bahan-bakar/#comment-312</guid>
		<description>hmm.. saya mengutip pernyataan di atas: &quot;penggunaan bahan bakar fosil menimbulkan dampak yang negatif bagi lingkungan karena turut berkontribusi terhadap timbulnya global warming.&quot;

pertanyaan saya ialah apakah biodiesel tidak memperparah global warming? in some way, memang.

tapi gini lho.. setelah KTT Rio tahun 1992, ada beberapa KTT yang diselenggarakan untuk ngebahas global warming.. salah satunya ialah KTT Kyoto 1997, KTT Johannesburg 2002, dan yang terakhir ialah KTT Bali 2007.. ke depannya bakal ada KTT Copenhagen.. saya mau ngambil sedikit hasil dari KTT Johannesburg:
&quot;sekitar setengah dari spesies yang ada di bumi akan punah pada abad ini bila kita tidak menjaga dan melindungi keanekaragaman hayati.&quot;

nah bukankah industri biodiesel akan menyebabkan perkebunan tanaman monokultur pada lahan yang amat luas?? bukankah dengan begitu kita tidak menjaga keanekaragaman hayati?? mungkin di satu sisi biodiesel tidak berkontribusi terhadap global warming tapi bukankah pada akhirnya menyebabkan suatu hal yang sama yaitu kepunahan spesies??

gimana tuh..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hmm.. saya mengutip pernyataan di atas: &#8220;penggunaan bahan bakar fosil menimbulkan dampak yang negatif bagi lingkungan karena turut berkontribusi terhadap timbulnya global warming.&#8221;</p>
<p>pertanyaan saya ialah apakah biodiesel tidak memperparah global warming? in some way, memang.</p>
<p>tapi gini lho.. setelah KTT Rio tahun 1992, ada beberapa KTT yang diselenggarakan untuk ngebahas global warming.. salah satunya ialah KTT Kyoto 1997, KTT Johannesburg 2002, dan yang terakhir ialah KTT Bali 2007.. ke depannya bakal ada KTT Copenhagen.. saya mau ngambil sedikit hasil dari KTT Johannesburg:<br />
&#8220;sekitar setengah dari spesies yang ada di bumi akan punah pada abad ini bila kita tidak menjaga dan melindungi keanekaragaman hayati.&#8221;</p>
<p>nah bukankah industri biodiesel akan menyebabkan perkebunan tanaman monokultur pada lahan yang amat luas?? bukankah dengan begitu kita tidak menjaga keanekaragaman hayati?? mungkin di satu sisi biodiesel tidak berkontribusi terhadap global warming tapi bukankah pada akhirnya menyebabkan suatu hal yang sama yaitu kepunahan spesies??</p>
<p>gimana tuh..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
