Teknologi Membran
by Wahyu Hidayat on 26/11/07 at 11:59 pm | 46 Comments | Print article | Email article
Teknologi membran telah menjadi topik hangat dalam beberapa tahun terakhir ini. Hal itu mungkin dipicu fakta bahwa pemisahan dengan membran memiliki banyak keunggulan yang tidak dimiliki metode-metode pemisahan lainnya. Keunggulan tersebut yaitu pemisahan dengan membran tidak membutuhkan zat kimia tambahan dan juga kebutuhan energinya sangat minimum. Membran dapat bertindak sebagai filter yang sangat spesifik. Hanya molekul-molekul dengan ukuran tertentu saja yang bisa melewati membran sedangkan sisanya akan tertahan di permukaan membran. Selain keunggulan-keunggulan yang telah disebutkan, teknologi membran ini sederhana, praktis, dan mudah dilakukan.
Definisi
Membrane separation yaitu suatu teknik pemisahan campuran 2 atau lebih komponen tanpa menggunakan panas. Komponen-komponen akan terpisah berdasarkan ukuran dan bentuknya, dengan bantuan tekanan dan selaput semi-permeable. Hasil pemisahan berupa retentate (bagian dari campuran yang tidak melewati membran) dan permeate (bagian dari campuran yang melewati membran).
Struktur Membran
Berdasarkan jenis pemisahan dan strukturnya, membran dapat dibagi menjadi 3 kategori:
- Porous membrane. Pemisahan berdasarkan atas ukuran partikel dari zat-zat yang akan dipisahkan. Hanya partikel dengan ukuran tertentu yang dapat melewati membran sedangkan sisanya akan tertahan. Berdasarkan klasifikasi dari IUPAC, pori dapat dikelompokkan menjadi macropores (>50nm), mesopores (2-50nm), dan micropores (<2nm). Porous membrane digunakan pada microfiltration dan ultrafiltration.
- Non-porous membrane. Dapat digunakan untuk memisahkan molekul dengan ukuran yang sama, baik gas maupun cairan. Pada non-porous membrane, tidak terdapat pori seperti halnya porous membrane. Perpindahan molekul terjadi melalui mekanisme difusi. Jadi, molekul terlarut di dalam membran, baru kemudian berdifusi melewati membran tersebut.
- Carrier membrane. Pada carriers membrane, perpindahan terjadi dengan bantuan carrier molecule yang mentransportasikan komponen yang diinginkan untuk melewati membran. Carrier molecule memiliki afinitas yang spesifik terhadap salah satu komponen sehingga pemisahan dengan selektifitas yang tinggi dapat dicapai.
Reverse Osmosis
Salah satu teknologi membran yang banyak digunakan saat ini yaitu reverse osmosis (RO). Proses ini merupakan kebalikan dari osmosis. Pada osmosis, pelarut berpindah dari daerah berkonsentrasi rendah (hipotonik) ke daerah berkonsentrasi tinggi (hipertonik) sehingga konsentrasi di kedua daerah menjadi berimbang. Proses ini terjadi secara alami sehingga tidak membutuhkan energi. Contoh osmosis yang terjadi di alam yaitu penyerapan air oleh akar tanaman. Berbeda dengan osmosis, RO terjadi dengan arah yang berlawanan yaitu dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. Untuk melawan gradien konsentrasi, dibutuhkan energi eksternal berupa tekanan.
Keunggulan dan Aplikasi Reverse Osmosis
Menurut Ir. Teuku Zulkarnain, MT, kandidat doktor teknik lingkungan Institut Teknologi Bandung, Keunggulan RO yang paling superior dibandingkan metode-metode pemisahan lainnya yaitu kemampuan dalam memisahkan zat-zat dengan berat molekul rendah seperti garam anorganik atau molekul organik kecil seperti glukosa dan sukrosa. Keunggulan lain dari RO ini yaitu tidak membutuhkan zat kimia, dapat dioperasikan pada suhu kamar, dan adanya penghalang absolut terhadap aliran kontaminan, yaitu membran itu sendiri. Selain itu, ukuran penyaringannya yang mendekati pikometer, juga mampu memisahkan virus dan bakteri.
Teknologi RO cocok digunakan dalam pemurnian air minum dan air buangan. Di bidang industri, teknologi RO dapat digunakan untuk memurnikan air umpan boiler. Selain itu, Karena kemampuannya dalam memisahkan garam-garaman, teknologi reverse osmosis cocok digunakan dalam pengolahan air laut menjadi air tawar (desalinasi). Pengolahan ini terdiri dari beberapa tahap:
- Pre-treatment untuk memisahkan padatan-padatan yang terbawa oleh umpan. Padatan-padatan tersebut jika terakumulasi pada permukaan membran dapat menimbulkan fouling. Pada tahap ini pH dijaga antara 5,5-5,8.
- High pressure pump digunakan untuk memberi tekanan kepada umpan. Tekanan ini berfungsi sebagai driving force untuk melawan gradien konsentrasi. Umpan dipompa untuk melewati membran. Keluaran dari membran masih sangat korosif sehingga perlu diremineralisasi dengan cara ditambahkan kapur atau CO2. Penambahan kapur ini juga bertujuan menjaga pH pada kisaran 6,8-8,1 untuk memenuhi spesifikasi air minum.
- Disinfection dilakukan dengan menggunakan radiasi sinar UV ataupun dengan cara klorinasi. Sebenarnya, penggunaan RO untuk desalinasi sudah cukup jitu untuk memisahkan virus dan bakteri yang terdapat dalam air. Namun, untuk memastikan air benar-benar aman (bebas virus dan bakteri), disinfection tetap dilakukan.
Selain untuk desalinasi, RO juga digunakan dalam dialisis untuk proses cuci darah penderita penyakit ginjal. Ginjal berfungsi sebagai penyaring darah terhadap pengotor-pengotor hasil metabolisme tubuh seperti urea, yang kemudian dikeluarkan melalui urin. Mesin dialisis berfungsi sebagai “ginjal” tersebut. Darah dikeluarkan dari tubuh menuju mesin dialisis yang di dalamnya terdapat membran. Darah yang telah melewati membran dikembalikan lagi ke dalam tubuh.
Teknologi membran berkembang dengan sangat pesat. Dewasa ini, banyak membran dapat dioperasikan pada tekanan rendah sehingga memungkinkan dioprerasikan di rumah tinggal, tempat pengungsian, bahkan dapat digerakkan dengan genset berskala kecil. Selain itu, kemajuan dalam bidang material membran juga memungkinkan proses pemisahan menggunakan membran dapat dilakukan dengan lebih ekonomis.


46 Comments
Dipa
Nov 28th, 2007
Hmm.. mo nanya, kalo air isi ulang itu katanya pake reverse osmosis ya? itu tekanan operasinya rendah apa tinggi ya? dan membran itu harganya mahal atau murah ya? relatif terhadap harga industri rumah tangga misalnya.. dan membran itu proses pembuatannya bagaimana ya? terima kasih sebelumnya..
rendy
Nov 28th, 2007
mau nanya aja nih, di indonesia ini aplikasi teknologi membrane ini sudah di pakai dalam industri apa saja?pabrik mana yang sudah menggunakannya?jenis membrane apa dan untuk mengolah apa?
membrane hemodialisis samakah dengan RO?
saya mau kasih masukan saja, alangkah baiknya PDAM di indonesia ini menggunkan teknologi membrane ini, karena hasil dari olahannya dapat langsung diminum, selain itu space untuk peralatannya jg sedikit, bila dibandingkan dengan PDAM yang spacenya begitu luas..seperti di jepang, pengolahn air minum untuk masyarakatnya sdh menggunkan membrane, dengan space sangat kecil..klo ada yang salah ralat aja ya,kita semua msh proses belajar hehe..peace
oya klo tau tentang membrane pada proses petrolium ebagai pengganti kolom fractionasi destilasi yang lumayan beribet…bahas ya, saya tertarik dengan hal ini..
Prayudi Noverri
Nov 30th, 2007
hmmm, jadi keduluan ama wahyu,, hehe, tapi gpp. Oh iya mau menjawab pertanyaan dipa. Air isi ulang itu ga semuanaya pake RO, kebanyakan masih make teknologi konvensional kaya’ karbon aktif atau UV, biasanya yang sering dipake itu karbon aktif. Nah klo untuk tekanan, aplikasi RO sekarang udah bisa tekanan rendah, tergantung umpan yang diolah. Kan namanya reverse osmosis jadi tekanan yang diberikan itu harus bisa ngalahin tekanan osmosis sehingga air bisa permeable ngelewatin membran, tekanan tinggi biasanya untuk aplikasi air laut karena tekanan osmosis dari air laut yang tinggi. tapi untuk rumah tangga atau air tawar, bisa dipake RO tekanan rendah (LPRO) dan juga kenapa aplikasi tekanan rendah bisa dilakukan karena membran RO sekarang udah semakin tipis,nama polimer yang dipake itu namanya TFC (Thin Film Composite). Tekanan yang dipake pada LPRO itu berkisar antara 2-8 bar, jadi pake pompa akuarium pun LPRO udah bisa dipake. Nah membran itu bahannya dari polimer ada beberapa teknik pembuatannya klo untuk RO biasanya dipake interfacial polymerization, sedangkan untuk bahan polimer yang sering dipake polysulfone atau cellulose acetat.
Diana
Dec 1st, 2007
mau tanya kenapa kalo bahan polimer yang sering dipakai untuk pembuatan membran biasanya polisulfon atau selulosa asetat? bisa pake bahan polimer yang lainnya gak?
trus apakah ada hubungannya antara afinitas elektron, energi elektronegatifitas dan kepolaran dengan membran?terima kasih…..
Maulana Haris M.
Dec 4th, 2007
ka, saya dari teknik kimia UNLAM (kalimantan selatan) angkatan 1, mau nnya, apakah pemisahan dengan membran itu ada kekurangannya? Kenapa nngga pake proses distilasi aja pemisahannya?? maaf ka, klo pertanyaanya ga nyambung.. hehe..
ka, kami ini kan angkatan pertama,, jadi ga tau mau praktek kerja kemana,, kaka ada ga contoh proposal praktek kerja??
maklum angkatan pertama, hehe.. kaka udah praktek kerja kah?? di mana??
makasih ka sebelumnya…
Dina
Dec 6th, 2007
Hai semua, mau dikit nimbrung di forum nih, aku barusan nemu forum ini today..
Well sedikit sharing untuk teknologi reverse osmosis di Indonesia sudah marak digunakan baik kebutuhan kecil seperti rumah tangga, rumah sakit, sampai industri kecil dan besar. Untuk aplikasi alat RO (Reverse Osmosis) skala besar semisal PDAM akan terbentur pada innitial cost, soalnya Untuk harga membrane ukuran 8″ dengan panjang 1m dengan kapasitas 2m3/jam sekitar 5-10 juta rupiah, jadi kalo seluruh produksi air PDAM menggunakan RO dapat dibayangkan berapa trilliun dibutuhkan untuk pembuatan alatnya. Belum lagi proses pretreatment untuk menghilangkan suspended solid dan kandungan Ca, Mg, Fe,Si. RO sangat sensitif terhadap scalling, untuk itu, Silika, Kapur, dan Fe DILARANG keras masuk RO. Memang scalling bisa dihindari dengan menambah Anti Scalant (cek website Nalco, Siskem, Hydrochem) namunanti scalant hanya efektif menangkal kandungan mineral yang kecil sekitar 1-10ppm. Selebihnya, Dissolve solid and dissolve mineral harus dihilangkan. ada berbagai metode penghilangan, bisa dengan Softener(Ca, Mg), Birm Filter (Fe,Mn), oksidasi.
Kalo untuk tekanan operasi sampai sekarang alat yang tersedia masih untuk high pressure, makin besar tekanan hasil makin besar. Untuk mengetahui lebih jauh rekan2 bisa browsing di web http://www.dow.com . cari aja kata kunci filmtech membrane, semua informasi dari bahan yang digunakan, kapasitas, ukuran, tekanan operasi dll informasi dapat dilihat disana. Rekan2 dapat pula mendownload program Rosa di dow.com untuk mendesain RO unit milik dow.
Well, we all newbie, lets study together..
mudah2 an membantu.
Nova
Dec 7th, 2007
Hai semua…
dulu aku s4 dpt matakuliah Teknologi Membran..dan penelitianku ttg “Hollow Fiber Cooling Tower”
Jadi aku ngerti lah dikit2 ttg membran… (cm dikit…)
Teknologi membran.. materi yg menarik tuk dibicarain.. krn sbnrnya penggunaan membran bisa di semua aspek kehidupan manusia,bukan cuma di dunia industri,tapi di dunia kedokteran, elektonika dll.. dan mungkin bisa aja untuk mengurangi pemanasan dunia.. “Global Warming”.
Karna membran itu dapat dibuat dalam spektrum ukuran pori yg sangat luas dari berbagai material (logam, polimer, atau anorganik), prosesnya dpt diakomodasi oleh berbagai gaya pendorong (beda tekanan hidrostatik, beda konsentrasi, beda tekanan parsial, dan beda potensial listrik)..
Untuk masukan… coba kita pikirin.. skrg kan lg santer2nya ngomongin “Global Warming”.. nah,, gmn caranya kita pake teknologi membran utk cegah or ngurangi ntuh yg namanya pemanasan global… hayooo???
Misalnya nih… gmn kalo penggunaan AC (Air Conditioner) diganti dgn sistem Cooling Tower skala besar tapi Cooling Towernya pake sistem membran..
penggunaan AC kan udah sgt besar sekali… make energi yg besar juga kan..
jadi klo misalnya di jakarta di bangun sistem cooling tower teknologi membran yang besar, yg bisa menghasilkan air pendingin yg bisa dikirim ke unit2 perumahan, perkantoran atau kemanapun…dan setelah dipake.. air pendingin tadi di kembalikan ke unit cooling tower… nah di cooling tower terjadi proses perpindahan panas dgn mgunakan membran (mnrt literatur pake membran hollow fiber mikroporous hidropobik) secara tertutup… jadi air pendingin yg digunakan itu bebas dari mikroorganisme…
Selain itu kita bisa menghemat banyak energi… setidaknya PLN tidak banyak membuang energinya utk menghidupkan AC kan… nah klo kita mau merunut ke belakang.. selanjutnya kita bisa mikir kan dampak luasnya thdp Global Warming…
hehe… maap klo ada yg salah ya…
cuma mau mengajak sedikit berpikir utk nyelamatin bumi kita aja dari ilmu yg kita punya… krn nantinya kita kan jadi engineer2 muda… klo ga dari skrg kita mulai dan ga dari diri kita sendiri… mo kapan lagi???
yg muda yg berkreasi…
yg muda yg energik… jgn mau kreativitas kita dipatahkan dan diatur yg tua…
ayo bangkit…
bangun indonesia..
selamatkan bumi..
dave
Dec 7th, 2007
hanya menyampaikan sedikit pertanyaan/koreksi dari teman yang ga bs posting komen (kynya mslh di browser dia de -_-)
Di bagian Porous Membrane, micropores koq berorde nano? Kenapa tidak berorde mikro?
Selain itu, kenapa dengan pori berorde nano, tapi hanya digunakan untuk mikrofiltrasi? Kenapa tidak sekalian digunakan untuk melakukan pemisahan orde nano (nanofiltrasi?)
Hanya bertanya masalah konsistensi nano-mikro saja koq.
sering bolos soalnya wkwkwkwkwkwkwk)
(Saya juga soalnya sudah lupa pelajaran Pak IGW
Terima kasih ^^
-dave-
Prayudi Noverri
Dec 14th, 2007
@dave
Klo untuk porous membrane tuh memang biasanya porinya berorde mikro. Tapi nanofilrasi itu kan asalnya juga dari mikrofiltrasi. Dulu kan sebenarnya ga ada membran mikrofiltrasi. Dulu ada yang namanya tight mikrofiltrasi dan itu kemudian jadi cikal-bakal nanofiltrasi sekarang. Makanya membran untuk ukuran nano pun sebenernya masuk dalam porous membrane. Untuk non-porous membrane, walupun sebenernya dibilangin ini jenis membran g punya pori, sebenarnya jenis membran ini punya pori juga. Dengan beberapa teknik, ukuran porinya bisa diukur. Soalnya dari beberapa jurnal yang gw liat-liat, senyawa organik kecil bisa tembus membran RO juga. Persen penyisihannya cuma 20%.. gw lupa euy berapa ukuran partikelnya.
Prayudi Noverri
Dec 14th, 2007
to dina:
buat bahan membran, sebenarnya ga selalu harus polisulfone ataupun cellulose acetat. Sebenernya tergantung dari aplikasi membrannya. Banyak aplikasi membran selain RO seperti pervaporasi, membran distilasi, membran kontaktor, dll. Nah untuk RO tuh ada spesifikasi polimer yang harus dipenuhi seperti misalnya memilki permeabilitas air yang besar. Mungkin pemilihan polisulfone atau cellulose acetate juga dilakukan setelah membandingkan dengan jenis bahan lain.
Prayudi Noverri
Dec 16th, 2007
@nova
hai,salam kenal berarti dulu bimbingan penelitian sama p’wenten juga ya,,,lab membran lagi rame2nya nih mba’.Oh iya mba’ klo untuk mengurangi efek global warming, ada kan membran kontaktor untuk misahan co2 dari flue gas, nah yang ini emang lagi diteliti ama anak2 membram,gimana biar prosesnya lebih efisien. Klo di membran kontaktor itu,gaya dorongbya berupa beda tekanan.prinsipnya sama kaya’ heat exchanger,membran yang dipake jenis hollow fiber. Di bagian tube atau lumen itu dialirin flue gas,sedangkan di shellnya dialirin larutan yang mudah mengikat co2 kaya MEA dll.karena konsentrasi co2 di larutan lebih rendah daripada di gas,co2 di gas pindah melaui membran menuju larutan. nah kan aplikasi ini sebenernya baru diterapin di industri,kenapa g klo ada yang coba bikim untuk aplikasi kendaran bermotor,,,,,nah sekarang mau diapaiin co2 yang udah keambil ama larutannya,co2 itu bayak dipake di industri makanan sebagai gas karbonasi,,,dan untuk ngedapatin co2 murni g gampang kan,hehehe
nah yang di atas,tu ide aja,kali aja ada yang bisa ngerealisasiin……..
Rian
Dec 19th, 2007
hhmm, asyik juga ya baa artikel ni, lumayan lah jadi tau banyak…eh, salam kenal buat semua ya…saya Rian, Mahasiswa Teknik Kimia ITB, tapi baru angkatan 2007, jadi masih belum pengalaman,heee makanya pengen gabung di forum ni biar bisa nambah pengalaman, boleh kan???eh, soal teknologi membran, gimana klo misalnya teknologi itu buat nyaring air sungai, kan boleh juga tuh, jadi aernya ga kotor n jadi enak di liat!!mau nanya juga, sebenarnya masalah teknologi membran ni masuk mata kuliah apa seh? polimer tow da mata kuliah lain?kira – kira semeser berapa ya? sory ya banyak nanya, maklum masih muda, heeee
Prayudi Noverri
Dec 21st, 2007
@Rian
Hai, salam kenal juga,,,hehe.2007 ya,,,saya angkatan 2004,
Sebenenya bisa-bisa aja,dipake buat nyaring sungai,g musti pake RO,pake ultrafiltrasi ataupun mikrofiltrasi sebenernya udah cukup,yaa g tau juga ya,kenapa belum ada yang berinisiatif untuk nerapin teknologi membran ini,,,klo tertarik ama membran ntar ada mata kuliah pilihan yang bisa diambil pas tingkat 4 ,nama mata kuliahnya teknologi membran,tapi klo tentang polimernya di semester 6,mata kuliah yang wajib kalian ambil
michaeljubel
Dec 21st, 2007
@rian..
udah register account di forum blum? disana ada ratusan member yang bisa jadi temen buat sharing masalah-masalah tekim lho.. dan yang topik-topik yang dibahasnya banyak bgt.. ditunggu ya di forum. jangan lupa register. btw kalo di ITB, membran itu mata kuliah pilihan di tingkat 4.. tapi kalo subjur nya milih TKU, ntar pas OPD 2 di semester 6 tuh dapet membran juga kok.. kalo polimer itu di mata kuliah bakon (bahan konstruksi dan korosi).. di semester 6 juga.. hehe..
Rian
Dec 22nd, 2007
@michaeljubel n Prayudi Noverri
Thanks ya buat infonya… jangan bosen aza cz saya pasti bakalan banyak nanya, maklum lah masih daun muda di Tekim. saya udah register di forum ko, username-nya ChemEng_87. skali lagi thx ya!
YanYan
Dec 25th, 2007
@Dina,
bukankah kalo untuk aplikasi skala besar justru RO akan jadi lebih murah ya initial costnya dibanding skala kecil? cuma emang sistem RO ga mungkin berdiri sendiri untuk pengolahan air minum. ya masalahnya itu sih. minimal dicover sama filter guard dan UF di awal awal.
@nova,
wuih! penelitiannya menarik banget tuh nov, hehehe. kemaren sempet nyicip juga aplikasi membran untuk cooling tower, sayang masih belum dapet titik terang euy. padahal keren keren keren banget kalo bisa terwujud sempurna.
cooling tower sebesar lemari aja dengan kapasitas 40K M3/day dengan zero blowdown dan zero chemical, ditambah recover uap dalam bentuk air demin sebagi bonus. wih, mantap ya?
amoy
Dec 26th, 2007
sorry, gw g byk ngerti soal membran.
Pertanyaan pertama. Apa hub. Air Conditioner dengan Cooling Tower? Air conditioner kan
dipake buat ngatur temperatur udara. Klo air dingin keluaran cooling Tower dipake buat
ngedinginin udara, emg iya air keluaran membran menjadi dingin? bukannya cuma buat
purifikasi aja.
Pertanyaan kedua. Bagaimana faktor kesehatan air yang dipurifikasi menggunakan teknologi
membran? Soalnya denger2 ada kasus di Bandung, air hasil purifikasi PT. Air Ganesha ternyata
masih memiliki probabilitas mengandung Salmonela Typhosa, bakteri (ato virus kali yaa..) penyebab
penyakit tifus. Gosipnya air minum Water Tap distribusi di kampus ITB juga begitu.
thx
amoy
Dec 26th, 2007
Oia, satu lagi pertanyaan.
Kenapa proses purifikasinya harus melewati Heat Exchanger? (Fig. Water Desalination)
Wahyu Hidayat
Dec 27th, 2007
@amoy
kalau menurut gw sih faktor kesehatannya gak ada masalah, secara pemurnian air pake teknologi membran tuh dah menyebar dimana2 bahkan di negara-negara maju gak cuman di Indonesia. Jadi kalo pemakaiannya sesuai ketentuannya, aman-aman aja mestinya. NAh, kalo misalnya masih terdeteksi adanya bakteri kaya di PT Air Ganesha ato water tap di ITB (gosipnya..) mungkin aja disebabkan ada kebocoran di membrannya, ato bisa aja spec membrannya salah jadi ukuran pori membran masih lebih besar daripada si bakteri/virus jadi dia bisa nerobos ngelewatin membran, hehehe, MUNGKIN lho…gatau juga persisnya
Kenapa desalinasi pada gambar di atas pake HE? Kalo dari artikel yang gw baca sih Desalinasi di atas tuh pake membran distilasi. Jadi, prinsipnya lapisan membran cuma bisa dilewatin uap air yang terbentuk dari air laut. Gimana biar bisa terbentuk uap air? Nah, si air lautnya harus dipanasin dulu. Darimana sumber panasnya? bisa kita liat di gambar, bisa dari factory waste heat, solar heat, dll. Lalu gmn cara mindahin panas dari sumber ke air laut? pake HE deh…
Oiya, sekedar informasi, di gambar itu ada cooling water kan? nah cooling water itu digunakan buat mengkondensasi uap yang terbentuk, setelah dikondensasi, ditampung jadi freshwater.
mudah2an penjelasan gw bisa membantu, hehe..
michaeljubel
Dec 28th, 2007
sial nih.. jadi mupeng ngambil mata kuliah membran ni semester depan.. hahahaha..
I G L Ariawan
Jan 11th, 2008
saya mau nanya untuk menentukan selektifitas membran, hal apa yang harus diperhatikan???
I Hanatus Z
Jan 30th, 2008
Ass seneng banget bisa gabung diforum ini,,,
aku banyak tidak tahunya tentang membran, eh malah tugas akhirku tentang membran
moga bisa di bantu yah,,,
mungkin di kuliahku karena ga diajari kali,,,aku cuma mahasiswa D3 Politeknik Negeri Malang
tapi tidak di itb,,,apa ini forum buat anak itb saja???
kalau bukan gimana cara gabungnya??
eh meskipun gabungnya pas jadi mahasiswa klo udah kerja masih boleh kan???
tolong bisa beri informasi tentang ultrafiltrasi desalinasi klo ada bisa lho di sent ke e-mail ku arhaz_fiza@yahoo.com
trus cara mendesaign ultrafiltrasi pada desalinasi air laut??? selengkap yang kamu tahu
saya bener-benar nol untuk itu
beserta hal-hal yang lain juga yahh,,,
kayak pressure, valve sistem operasi
pemilihan membran
desagn
pokoknya yang kamu tahu
terimakasih sebelumnya
michaeljubel
Jan 30th, 2008
hai.. kalau mau gabung forum ya tinggal klik REGISTER di bagian kanan atas.. dan forum ini bukan buat ITB saja.. kalau iya, gak mungkin dong namanya “Portal Mahasiswa Teknik Kimia Indonesia”.. jangan lupa register ya! setelah register, silakan klik link LOGIN untuk apabila lain kali ingin masuk ke forum..
dan untuk masalah msh mahasiswa ato dah kerja kynya gak mslh deh.. setau saya ada yg daftar forum tp msh anak SMA.. hehehe..
Akhsanur
Feb 4th, 2008
@ Wahyu
Tentang air Ganesha yang ada bakterinya, itu lebih disebabkan oleh saluran pipanya yang kurang bersih..bakteri maupun virus tak bisa melewati pori membran yang berukuran nano seperti RO dan NF. kalau menggunakan UF dan MF, bakteri / virus mungkin bisa lewat dalam jumlah kecil sehingga sebenarnya kurang memenuhi syarat air minum… Entah, air Ganesha mungkin menggunakan RO.
@Hanatuz
UF untuk desalinasi air laut? mungkin untuk pretreatment ya? sebab UF tidak bisa digunakan untuk desalinasi air laut pada rentang kemurnian yang tinggi. UF biasanya ditempatkan sebelum RO atau NF untuk menyaring pengotor ukuran besar seperti suspended solids dan lainnya. Untuk pretreatment, tekanannya dibuat sedikit di atas atmosfer disesuaikan dengan proses berikutnya. Umumnya, tekanannya tidak terlalu tinggi agar tidak terjadi scaling atau proses pembasahan. Wah lengkapnya…kapan-kapan lagi, mau nge-run penelitian
licah
Feb 7th, 2008
need help
ada yg tau karakteristik air payau gak?termasuk konsentrasi garam di dalam nya…
makasih bgt yach…
herlina
Feb 28th, 2008
salam kenal
mo nanya dunk, klo bikin membran dr selulosa asetat-polisulfon da kelebihan dan kekurangannya ga??? klo ada apa aj tuh?
klo bikin mebran pake teknik inversi fase gmn prosedurnya seh?? bedanya membran berpori dan tidak apa?
tengkyu.GBU
Ciwendro
Mar 13th, 2008
Mau nanya kami mau pesan 1 unit Mesin Desalination Air Laut lengkap dengan pretreatmennya, bisa saya beli dimana ya pak / ibu.
fahmy
Apr 17th, 2008
system membran itu konstruksinya kayak gimana sihh!!!!!
Bunga
Apr 20th, 2008
hi…
saya sangat tertarik dengan bahasan tentang membran…mau ikut nimbrung sedikit neh…
klo TFC tu material membrannya dari apa? cara pembuatannya bgmn?
thx a lot b4..
semangat!!
said
May 23rd, 2008
ada nggak yang tahu tentang teknologi membran untuk pemrosesan gelatin
miFTa
May 25th, 2008
mas,,,
Membran nya itu ada dijual ya?
mahal ga sihh?
jualnya dimana?
di toko alat2 kimia ya?
trus,ada yang punya gambar teknik nya alat penyaringan air menggunakan sistem membran ga?
kalo ada yang punya,mungkin bisa saya download…
ato kirim ke email saya: miftahhur_rahman@yahoo.com
Shilmi Desiani
May 30th, 2008
Bibir dikulum sambil liat Josh Groban, Samlikum tim membran,,,
aku Shilmi, mahasiswa jur kimia UPI, skr lagi TA ttg membran, judul yang aku ambil ttg preparasi membran nanofiltrasi dari Selulosa Asetat Nata de Soya. Membran yang aku buat itu ditambah aditif Formamide byar ukuran porinya mencapai skala nano, but…membran yang dihasilkan masih sangat rapuh dan mudah retak,
oia, metode yang aku pake presipitasi imersi,,yang ak maw tanya, zat aditif apa selain formamide yang bisa dipake sebagai campuran larutan casting (cetak) untuk membuat membran nanofiltrasi itu??trus kalo ada literatur tentang komposisi larutan casting yang memakai zat aditif, pliizzz kirimin ke email aku ya,,,
slain itu aku juga butuh info ttg formamide, coz yang aku dapet blum memuaskan,,rencananya, klo sampe akhir juni membran yang pake formamide ini blum kuat juga (masih rapuh) aku maw ganti zat aditifnya, coz formamide yang aku taw ternyata membuat sifat fisik membran menjadi lebih lemah, padahal berdasrkan literatur yang udah aku dapat, katanya formamide dapat mengecilkan ukuran pori suatu membran…pliiizz tolongin aku..aku maw ngejar sidang agustus ini…tolong bgd ya,,,makasi bgd sblumnya…hontouni arigatou gozaimasu,,,(shilmi_kawai@yahoo.com)
tata
Jun 21st, 2008
helllo,,,,,
menarik sekali teknologi membran, cuma bagi kalangan perusahaan benefit dari teknologi ini gak begitu jelas. ada gak yang bisa memaparkan benefit dari UFRO ini, misal 1 m3 air limbah yg direcycle butuh costnya sekian rupiah, ditambah biaya maintenancenya jadi sekian ribu rupiah per m3-nya. aku pikir kalo kita beri informasi kekalangan pengusaha / praktisi sperti demikian, itun akan lebih membantu dalam berkembangnya teknologi membran. kejelasan benefit bagi pengusaha / praktisi mutlak diperlukan, kalo banyak yang pake maka para insinyur muda kita ini tinggal mengobservasi dan bila mana mungkin mengembangkan teknologi membran ini.
aku punya pengalamn waktu masih kecil dulu; aku niup balon kemudian balon ini aku bungkus pake daun jati. walhasil balon kempes & tidak bisa ditiup lagi. aku coba isi balon dengan air, tp yang terjadi adalah air merembes seolah2 balon tersebut mempunyai pori-pori.
aku tidak begitu tahu tentang teknologi membrane, apakah mungkin membrane itu kasusnya seperti balon yang dibungkus daun jati???? please giv’me an answer and information.
Deny
Jul 7th, 2008
Mas majari tolong dunk, aku butuh jurnal ato bahan ilmiah bwt bahan penelitian “dehidrasi etanol dengan membran selulsoa asetat termodifikasi zeolit alam secara pervaporasi”. Ditunggu bgt balasannya! Thnks…..
aisyah
Aug 3rd, 2008
bs ksh tau ttg deguming membran dengan ultrafiltrasi g??????
suharisno
Sep 3rd, 2008
Apakah tehnologi membran bisa digunakan untuk mengubah air laut jadi air minum. Apa sudah ada model yang portable?
farid
Nov 9th, 2008
Mengubah air laut jadi air minum sudah lama dilakukan orang. Sejak loeb-sourirajan menemukan asymmetric cellulose acetate membrane sampai kemudian cadotte (1971) menemukan metode interfacial polymerization yang membuat teknologi RO lebih komersial. milestone pertama dari teknologi ini justru ada di jeddah saudi arabia. Namun demikian akhir-akhir ini teknologi yang sedang berkembang pesat adalah NF (nanofiltration) perbedaannya cukup tipis dengan RO. Di RO gampangnya hanya air yang boleh lewat..adapun NF ada dua setidaknya yaitu monovalent ion seperti sodium dll, dan air itu sendiri. Model portable sudah banyak..bisa lihat produk2nya di sterlitech.com
van
Nov 25th, 2008
mas/ mba….
toLong kasih informasi sedetail-detailnya mengenai RO untuk penanganan limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun),, data2 mengenai hal tersebut bisa dikirim saja lewat emaiL saya…
ditunggu ya,,
terima kasih banyak……
sofia
Feb 13th, 2009
salam kenal..
Saya kurang tw mengenai membran tp ini merupakan bahasan yang sangat menarik..
Beberapa hal yang akan saya tanyakan merupakan pertanyaan yang mendassar tp tolong di jelaskan cz sangat penting bagi saya…
Apakah perbedaan membran RO dan ultrafiltrasi itu hanya didasarkan pada ukuran pori?
Kegunaan dari tiap jenis membran berbeda-beda y…
Klo untuk filter enzim bisa ga?
Apakah membran itu rentan terhadap sesuatu yang berat?
Trima ksi atas bentuannya…
ikhsan nurhuda
Apr 1st, 2009
asw…
salam kenal smua!!!!
sy lg penelitian tentang membran CA termodifikasi zeolit alam!
barang kali rekan2 semua lbih tau tentang membran,ada yang tau g pengaruh pemanasan terhadap membran?? trus suhu optimum pemanasannya berapa derajat oC
Hadi M
May 7th, 2009
Jadi seru baca2 komen, temen-temen. Ada beberapa hal yang mau saya berikan gambaran. Untuk membran RO khusus digunakan untuk menghilangkan Total Dissolved Solid misal air laut (sea water or brekish water), air limbah yang akan di recycle dengan TDS diatas 1000 ppm. Untuk membran mikrofiltrasi dan ultrafiltrasi karena berkarakter porous prinsip kerjanya sama dengan filter biasa, berbeda dengan RO yang bersifat difusi. Jadi UF dan MF lebih utama untuk menghilangkan Total Suspended Solid (TSS) saja dan untuk aplikasi di air bersih atau PDAM lebih banyak menggunakan jenis membran ini dengan kualifikasi air tawar. Info aja kebetulan saya kerja di water treatment konsultan . Untuk membran UF sebagai aplikasi cost operation nya sekitar Rp 300 /m3 air dan sudah mulai dibangun di Pangkal Pinang. Untuk RO khusus air laut atau limbah recycle di beberapa mall Lendeteves Mall Glodok kebetulan kita yang buat sebagai recycle domestik water dapat menghemat hampir 100 juta/bulan operational cost management dibandingkan dengan air PDAM standar industri. Sebagai gambaran tarif PDAM di Jakarta untuk skala industri sekarang 10 rb/ m3, dengan sistem membran biorektor dapat diperoleh biaya operational Rp 5 rb/m3. Investasi tidak sampai 1 milyar. Kebetulan tempat saya kerja juga sudah bisa membuat membran khusus ultrafiltrasi sendiri (asli produk lokal) sehingga dapat memotong biaya investasi 50% dibandingkan import. Beberapa industri yang sudah menggunakan teknologi ini diantaranya: PT Fujitex -CGN Cimahi (Recycle Limbah Tekstil), PT Kamarga Kurni – Cimahi , PT Mulia Lestari Cimahi, Mall LTC Glodok (Membran Biorektor- MBR). Beberapa industri galangan kapal di batam menggunakan membran RO sebagai supplai kebutuhan air di kapal laut dengan kapasitas 5 m3/hari .
Sedikit beberap gambaran di industri kita yang sudah menggunakan teknologi ini.
HM
Naning
Jun 1st, 2009
Minta info kalo beli membran dimana n berapa harganya?
Leave a Comment