<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kuliah Transport Phenomena?</title>
	<atom:link href="http://majarimagazine.com/2007/11/kuliah-transport-phenomena/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://majarimagazine.com/2007/11/kuliah-transport-phenomena/</link>
	<description>No.1 Magazine and Forum for Indonesian Chemical Engineering Students. Articles about chemical process technology, fuel utilization, global issues, environmental issues, safety and health, university profile, scholarships, comic, and video.</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Jul 2009 07:40:51 -0600</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: el</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/11/kuliah-transport-phenomena/comment-page-1/#comment-2287</link>
		<dc:creator>el</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Sep 2008 14:21:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/11/kuliah-transport-phenomena/#comment-2287</guid>
		<description>u r not alone,,,we are here with u,,,hehehe,,,jadi inget waktu kuliah dulu,transport phenomena, kuliah 3 sks, dari jam 7 pagi (teng!) sampe jam 10! huaaaa,,,kayak dibawa ke awang2,up on cloud number 9 gitu deh
untunglah, masih ada orang2 yg berhati mulia di dunia ni, mengerjakan soal2 transport phenomena untuk kami pelajari,lumayan buat latihan. kalo ga belajar dari SP (baca:soal&amp;penyelesaian), ntah apa yg akan terjadi dg kami, huruf2 n simbol2 aneh bertebaran d sana, newtonian n non-newtonian fluid,dllnya membuat pagi yg indah sll trasa suram
but,,,we can passed it! yah,,,dengan sedikit berusaha tentunya, belajar kebut semalam, lumayan dapet B</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>u r not alone,,,we are here with u,,,hehehe,,,jadi inget waktu kuliah dulu,transport phenomena, kuliah 3 sks, dari jam 7 pagi (teng!) sampe jam 10! huaaaa,,,kayak dibawa ke awang2,up on cloud number 9 gitu deh<br />
untunglah, masih ada orang2 yg berhati mulia di dunia ni, mengerjakan soal2 transport phenomena untuk kami pelajari,lumayan buat latihan. kalo ga belajar dari SP (baca:soal&amp;penyelesaian), ntah apa yg akan terjadi dg kami, huruf2 n simbol2 aneh bertebaran d sana, newtonian n non-newtonian fluid,dllnya membuat pagi yg indah sll trasa suram<br />
but,,,we can passed it! yah,,,dengan sedikit berusaha tentunya, belajar kebut semalam, lumayan dapet B</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Andre1</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/11/kuliah-transport-phenomena/comment-page-1/#comment-1414</link>
		<dc:creator>Andre1</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2008 04:33:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/11/kuliah-transport-phenomena/#comment-1414</guid>
		<description>Yang sabar aja mas, masih beruntung dapet nilai E - saya sendiri waktu dulu kuliah nilainya - (strip) alias dikosongkan sama guru saya. 
semua peristiwa perpindahan yang terjadi diharapkan dapat di tulis dalam bentuk angka, sehingga dapat di analisis dengan tepat - kul pendukungnya yaitu matematika teknik kimia (MTK). inilah hakikat yg saya dapat dari kuliah ini, walau hrs jg mengulang......
untuk aplikasi di pekerjaan jangan khawatir, jelas sangat membantu sekali..........


Andria1</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yang sabar aja mas, masih beruntung dapet nilai E &#8211; saya sendiri waktu dulu kuliah nilainya &#8211; (strip) alias dikosongkan sama guru saya.<br />
semua peristiwa perpindahan yang terjadi diharapkan dapat di tulis dalam bentuk angka, sehingga dapat di analisis dengan tepat &#8211; kul pendukungnya yaitu matematika teknik kimia (MTK). inilah hakikat yg saya dapat dari kuliah ini, walau hrs jg mengulang&#8230;&#8230;<br />
untuk aplikasi di pekerjaan jangan khawatir, jelas sangat membantu sekali&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>Andria1</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hugy</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/11/kuliah-transport-phenomena/comment-page-1/#comment-797</link>
		<dc:creator>hugy</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2008 06:00:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/11/kuliah-transport-phenomena/#comment-797</guid>
		<description>Aslkm.. Bismilah
Sekedar ikut berpartisipasi... 

Kuliah Transport Phenomena? saya juga agak agak bingung tuh ngejelasinnya

Secara bahasa transport berarti (perpindahan)  dan phenomena berarti (gejala / peristiwa) jadi transport phenomena ialah PERISTIWA / GEJALA PERPINDAHAN.

PERISTIWA / GEJALA nya seperti apa? secara mikroskopis ada tiga gejala / peristiwa perpindahan yang umumnya terjadi; melalui diffusi, konveksi atau radiasi.

Apanya yang BERPINDAH? Bisa jadi perpindahan massa (mass transfer), perpindahan panas (heat transfer) atau perpindahan momentum / fluids dymanic. 
1. Bagaimana massa dapat berpindah, bisa jadi melalui diffusi didalam system yang mempunyai konsentrasi massa tinggi ke sintem yang mempunyai konsentrasi masa rendah
2. Bagaimana panas dapat berpindah, bisa jadi melalui konveksi atau radiasi
3. Bagaimana momentum / fluida dapat berpindah, bisa jadi melalui diffusi atau konveksi.

Nah permasalahannya perpindahan dan peristiwa tersebut terjadi secara mikroskopik, baik itu dalam bentuk molekul, partikel, ataupun energy, sehingga diperlukan cara mikroskopis juga untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Dalam teknik kimia ataupun ilmu ilmu yang lainnya, untuk menyelasaikan suatu permasalahan bisanya terdapat dua cara atau metode: yaitu secara numerik dan secara analitik. Metode Numerik adalah teknik yang digunakan untuk menformulasikan persoalan matematik sehingga dapat dipecahkan dengan operasi perhitungan/aritmatika biasa (tambah, kurang, kali dan bagi).  

Perbedaan utama antara Metode Numerik dengan Metode Analitik terletak pada dua hal.
Pertama: solusi dengan menggunakan Metode Numerik langsung berbentuk angka, sedangkan Metode Analitik biasanya menghasilkan solusi dalam bentuk fungsi matematik yang selanjutnya fungsi matematik tersebut dapat dievaluasi dan akhirnya menghasilkan nilai dalam bentuk angka.
Kedua: Metode numerik biasanya menghasilkan tingkat kesalahana (eror) sedangkan metode analitik tingkat kesalahannya = 0. 

Nah hal inilah yang menjadi dasar dalam penyelesaian permasalahan transport phenomena, kenapa banyak integral, log atupun fungsi matematika yang lainnnya.  Karena kita pengen menghasilakn penyelesainya dengan tingkat eror = 0 sebab yang kita amati ialah gejala mikroskopik. so jangan dibikin bingung, enjoy aja,,

semoga bermanfaat,

N Syarif</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aslkm.. Bismilah<br />
Sekedar ikut berpartisipasi&#8230; </p>
<p>Kuliah Transport Phenomena? saya juga agak agak bingung tuh ngejelasinnya</p>
<p>Secara bahasa transport berarti (perpindahan)  dan phenomena berarti (gejala / peristiwa) jadi transport phenomena ialah PERISTIWA / GEJALA PERPINDAHAN.</p>
<p>PERISTIWA / GEJALA nya seperti apa? secara mikroskopis ada tiga gejala / peristiwa perpindahan yang umumnya terjadi; melalui diffusi, konveksi atau radiasi.</p>
<p>Apanya yang BERPINDAH? Bisa jadi perpindahan massa (mass transfer), perpindahan panas (heat transfer) atau perpindahan momentum / fluids dymanic.<br />
1. Bagaimana massa dapat berpindah, bisa jadi melalui diffusi didalam system yang mempunyai konsentrasi massa tinggi ke sintem yang mempunyai konsentrasi masa rendah<br />
2. Bagaimana panas dapat berpindah, bisa jadi melalui konveksi atau radiasi<br />
3. Bagaimana momentum / fluida dapat berpindah, bisa jadi melalui diffusi atau konveksi.</p>
<p>Nah permasalahannya perpindahan dan peristiwa tersebut terjadi secara mikroskopik, baik itu dalam bentuk molekul, partikel, ataupun energy, sehingga diperlukan cara mikroskopis juga untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.</p>
<p>Dalam teknik kimia ataupun ilmu ilmu yang lainnya, untuk menyelasaikan suatu permasalahan bisanya terdapat dua cara atau metode: yaitu secara numerik dan secara analitik. Metode Numerik adalah teknik yang digunakan untuk menformulasikan persoalan matematik sehingga dapat dipecahkan dengan operasi perhitungan/aritmatika biasa (tambah, kurang, kali dan bagi).  </p>
<p>Perbedaan utama antara Metode Numerik dengan Metode Analitik terletak pada dua hal.<br />
Pertama: solusi dengan menggunakan Metode Numerik langsung berbentuk angka, sedangkan Metode Analitik biasanya menghasilkan solusi dalam bentuk fungsi matematik yang selanjutnya fungsi matematik tersebut dapat dievaluasi dan akhirnya menghasilkan nilai dalam bentuk angka.<br />
Kedua: Metode numerik biasanya menghasilkan tingkat kesalahana (eror) sedangkan metode analitik tingkat kesalahannya = 0. </p>
<p>Nah hal inilah yang menjadi dasar dalam penyelesaian permasalahan transport phenomena, kenapa banyak integral, log atupun fungsi matematika yang lainnnya.  Karena kita pengen menghasilakn penyelesainya dengan tingkat eror = 0 sebab yang kita amati ialah gejala mikroskopik. so jangan dibikin bingung, enjoy aja,,</p>
<p>semoga bermanfaat,</p>
<p>N Syarif</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Akmal</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/11/kuliah-transport-phenomena/comment-page-1/#comment-327</link>
		<dc:creator>Akmal</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Dec 2007 09:05:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/11/kuliah-transport-phenomena/#comment-327</guid>
		<description>Mungkin juga me-rephrase yang sebelum2nya,

Hasil simulasi dari metoda2 numerik beserta visualisasi telah banyak memberikan clue mengenai fenomena yang kita hadapi.

Namun, interpretasi yang akurat dari hasil simulasi tersebut memerlukan pemahaman yang cukup mendalam mengenai elemen2 dan infrastruktur dari fenomena tersebut.

Pada dasarnya, tidak ada jawaban yang &#039;100%&#039; benar, namun semakin &#039;dalam&#039; sebuah interpretasi, semakin tinggi pula chance kita untuk menangani permasalahan2 tsb dengan bijak.

Semoga dapat membantu.

Salam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin juga me-rephrase yang sebelum2nya,</p>
<p>Hasil simulasi dari metoda2 numerik beserta visualisasi telah banyak memberikan clue mengenai fenomena yang kita hadapi.</p>
<p>Namun, interpretasi yang akurat dari hasil simulasi tersebut memerlukan pemahaman yang cukup mendalam mengenai elemen2 dan infrastruktur dari fenomena tersebut.</p>
<p>Pada dasarnya, tidak ada jawaban yang &#8216;100%&#8217; benar, namun semakin &#8216;dalam&#8217; sebuah interpretasi, semakin tinggi pula chance kita untuk menangani permasalahan2 tsb dengan bijak.</p>
<p>Semoga dapat membantu.</p>
<p>Salam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Amy</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/11/kuliah-transport-phenomena/comment-page-1/#comment-184</link>
		<dc:creator>Amy</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Nov 2007 05:29:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/11/kuliah-transport-phenomena/#comment-184</guid>
		<description>Merupakan hal biasa kalo pertama ketemu langsung mendapatkan hal yang njelimet. Tapi jangan salah terkadang yang njelimet itu malah membawa berkah. Makanya kalo masih belajar jangan dimulai dengan &quot;ini susah, itu susah&quot;, yang akhirnya semua susah dan kita tidak melakukan sesuatu.

Transport phenomena merupakan ilmu yang benar-benar bermanfaat tidak hanya untuk jadi sarjana teknik kimia tapi juga untuk semua manusia yang harus mengerti apa yang namanya hidup. Boleh lihat dalam kehidupan sehari-hari. Dari sejak kita dilahirkan sampai detik ini transport phenomena ada dan selalu mengikuti kita. Sadar atau tidak kita selalu bercengkrama dengannya. Oleh sebab itu, enjoy saja belajarnya yang penting kita bisa pahami. Soal dapat A, B, C atau E bukan hal yang primer. Belum ngerti satu kali, dengan dua atau tiga kali akan lebih mantep, bukan!

Mengapa harus micro-analytic approach? Dalam industri baik yang bersifat operasional atau pun perancangan seringkali kita dihadapkan pada kenyataan bahwa data atau pendekatan yang digunakan pada saat design tidak tepat alias pemilihan data ataupun aplikasi empirical yang kurang sesuai dengan process yang berlangsung sehingga process behavior dari system yang kita kerjakan juga agak sedikit melenceng dan berakibat pada process-process berikutnya yang berkaitan seperti reactor performance, effeciency baik energy maupun product, dll. Nah, kalo kita benar-benar memahami mata kuliah tersebut insyaallah trouble shooting yang kita lakukan juga akan lebih cepat. 

Pengalaman saya pribadi dalam rancang bangun dan pengoperasion petrochemical plant, sejak masa basic engineering sampai start up dan normal commercial plant operation, banyak sekali ditemukan dimana micro-analytical approach diperlukan untuk memecahkan berbagai permasalahan baik dalam fluid transport, reaction control, atau pun general process control problem.

Selamat belajar, maju terus pantang mundur.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Merupakan hal biasa kalo pertama ketemu langsung mendapatkan hal yang njelimet. Tapi jangan salah terkadang yang njelimet itu malah membawa berkah. Makanya kalo masih belajar jangan dimulai dengan &#8220;ini susah, itu susah&#8221;, yang akhirnya semua susah dan kita tidak melakukan sesuatu.</p>
<p>Transport phenomena merupakan ilmu yang benar-benar bermanfaat tidak hanya untuk jadi sarjana teknik kimia tapi juga untuk semua manusia yang harus mengerti apa yang namanya hidup. Boleh lihat dalam kehidupan sehari-hari. Dari sejak kita dilahirkan sampai detik ini transport phenomena ada dan selalu mengikuti kita. Sadar atau tidak kita selalu bercengkrama dengannya. Oleh sebab itu, enjoy saja belajarnya yang penting kita bisa pahami. Soal dapat A, B, C atau E bukan hal yang primer. Belum ngerti satu kali, dengan dua atau tiga kali akan lebih mantep, bukan!</p>
<p>Mengapa harus micro-analytic approach? Dalam industri baik yang bersifat operasional atau pun perancangan seringkali kita dihadapkan pada kenyataan bahwa data atau pendekatan yang digunakan pada saat design tidak tepat alias pemilihan data ataupun aplikasi empirical yang kurang sesuai dengan process yang berlangsung sehingga process behavior dari system yang kita kerjakan juga agak sedikit melenceng dan berakibat pada process-process berikutnya yang berkaitan seperti reactor performance, effeciency baik energy maupun product, dll. Nah, kalo kita benar-benar memahami mata kuliah tersebut insyaallah trouble shooting yang kita lakukan juga akan lebih cepat. </p>
<p>Pengalaman saya pribadi dalam rancang bangun dan pengoperasion petrochemical plant, sejak masa basic engineering sampai start up dan normal commercial plant operation, banyak sekali ditemukan dimana micro-analytical approach diperlukan untuk memecahkan berbagai permasalahan baik dalam fluid transport, reaction control, atau pun general process control problem.</p>
<p>Selamat belajar, maju terus pantang mundur.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: gilberto</title>
		<link>http://majarimagazine.com/2007/11/kuliah-transport-phenomena/comment-page-1/#comment-180</link>
		<dc:creator>gilberto</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Nov 2007 01:38:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majarimagazine.com/2007/11/kuliah-transport-phenomena/#comment-180</guid>
		<description>Selama kuliah kita akan banyak bingung dengan mata kuliah, apalagi akan ada comment dari senior alumni yang mengatakan &quot;capek-capek ikut kuliah A, B dll tetapi belum tentu dipake pas kerja&quot;.
Comment seperti ini sering Saya dengar selama kuliah dan memang pernyataan itu tidak salah tetapi juga tidak benar.
Kenapa Saya bilang tidak salah? Karena itu tergantung sarjana teknik kimia itu bekerja dimana. Sarjana teknik kimia sekarang ini juga banyak bekerja di perbankkan, jadi ilmu teknik kimia akan sanagt sedikit digunakan di perbankan.
Inti dari semua mata kuliah yang ada di teknik kimia adalah bahwa seorang sarjana teknik kimia itu sudah dibekali keahlian yang berhubungan dengan teknik kimia sehingga jika dia kerja dibidang apa saja yang membutuhkan sarjana teknik kimia, sarjana tersebut sudah siap saji.
Untuk sarjana teknik kimia yang bekerja di bidang kontraktor (yang mendesign suatu plant) ilmu teknik kimia itu hampir semuanya bermamfaat. Salah satu ilmu Transport Phenomena sangat perlu pada saat rancangan pompa dan piping, karena karakter fluida harus spesifik diketahui untuk suatu rancangan piping dengan adanya campuran air, minyak, kotoran dll.

Memang banyak orang yang sangat membenci kuliah Transport Phenomena, termasuk saya pada saat kuliah, tetapi yakinlah bahwa suatu saat semuanya itu ada gunanya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Selama kuliah kita akan banyak bingung dengan mata kuliah, apalagi akan ada comment dari senior alumni yang mengatakan &#8220;capek-capek ikut kuliah A, B dll tetapi belum tentu dipake pas kerja&#8221;.<br />
Comment seperti ini sering Saya dengar selama kuliah dan memang pernyataan itu tidak salah tetapi juga tidak benar.<br />
Kenapa Saya bilang tidak salah? Karena itu tergantung sarjana teknik kimia itu bekerja dimana. Sarjana teknik kimia sekarang ini juga banyak bekerja di perbankkan, jadi ilmu teknik kimia akan sanagt sedikit digunakan di perbankan.<br />
Inti dari semua mata kuliah yang ada di teknik kimia adalah bahwa seorang sarjana teknik kimia itu sudah dibekali keahlian yang berhubungan dengan teknik kimia sehingga jika dia kerja dibidang apa saja yang membutuhkan sarjana teknik kimia, sarjana tersebut sudah siap saji.<br />
Untuk sarjana teknik kimia yang bekerja di bidang kontraktor (yang mendesign suatu plant) ilmu teknik kimia itu hampir semuanya bermamfaat. Salah satu ilmu Transport Phenomena sangat perlu pada saat rancangan pompa dan piping, karena karakter fluida harus spesifik diketahui untuk suatu rancangan piping dengan adanya campuran air, minyak, kotoran dll.</p>
<p>Memang banyak orang yang sangat membenci kuliah Transport Phenomena, termasuk saya pada saat kuliah, tetapi yakinlah bahwa suatu saat semuanya itu ada gunanya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
